Membuat Gambar Dengan File Xref

020910_0147_MembuatGamb1.png

Menggambar di Autocad kalau kita kurang trik, memori gambar bisa sangat besar apalagi bila anda menggambar bentuk 3D, dengan memori besar akan sangat berpengaruh pada aktivitas saat anda menjalankannya. Ada cara untu k berusaha mempertahankan supaya memori gambar tidak terlalu besar, pertama gunakan sistim “Xref” dan kedua gunakan sistim block, saya akan coba membahas sistim xref dan mungkin untuk para pemula belum mengerti apa itu xref, xref (external references) adalah suatu file yang tersimpan terpisah dari gambar induk, sebagai ilustrasi gambar induk adalah sebuah gambar mobil, yang tentu saja gambar mobil tersebut sangat banyak membutuhkan gambar part atau komponen, seperti ban, pelek, pentil, kaca spion, mesin, radiator dll. Gambar induk akan memakai atau mendatangkan gambar komponen atau part dari file yang terpisah, yaitu file xref dimana lokasi penyimpanannya terpisah dari file induk.

Langkah pertama anda buat dulu gambar partnya/komponen, simpan di file tersendiri atau folder khusus , kita akan coba gambar besi siku

Gambar 1. Gambar besi siku dengan ukuran sembarang

Kemudian gambar lagi seperti ini atau terserah anda gambar apa saja, bisa pula anda manfaatkan gambar anda yang ada.

Gambar 2. Gambar besi UNP dengan ukuran sembarang pula.

Penulis hanya akan menyajikan dua contoh saja gambar dari komponen, sekarang anda buat untuk di gambar induk, klik ikon “Qnew” setelah terbuka pada command prompt ketik “xref” beberapa saat kemudian akan muncul dialog box seperti di bawah ini

Gambar 3. Gambar dialog xref .

Amati dialog tersebut pada pojok kanan atas ada tombol “Attach” di klik tombol tsb, dan akan muncul lagi dialog box seperti di bawah ini, kemudian anda cari dimana lokasi file komponen yang anda simpan.

Gambar 4. Gambar tempat lokasi file referensi berada.

Di klik nama file yang berada di kotak,kotak “file name” harus terisi sesuai yang anda pilih, lanjutkan klik tombol open selanjutnya akan muncul lagi dialog box.

Gambar 5. Dialog box untuk external referensi.

Lakukan klik “OK” seketika itu pula dialog box akan hilang, tapi muncul pada kursor di area gambar Autocad anda sebuah gambar yang anda pilih tadi, silahkan anda letakkan sesuai keinginan anda, setelah gambar tadi diletakkan ulangi dengan cara ketik xref, begitu seterusnya tergantung berapa gambar yang akan anda sisipkan pada gambar induk tadi.

Setelah anda selesai menyisipkan semua gambar komponen, jangan lupa file yang anda buat segera di save sebagai file induk.

Menyimpan data material

att-mode.jpg

Mungkin metoda ini bisa sedikit berguna bagi rekan-rekan AutoCAD mania. Dimana pada kesempatan ini kita akan coba membahas bagaimana cara menyimpan spesifikasi data material sebuah komponen. Hal ini coba diangkat karena banyaknya rekan-rekan pengguna AutoCAD yang mengandalkan perhitungan secara manual untuk menentukan jumlah komponen standard seperti halnya valve, konektor dll. Dan mengisi spesifkasinya secara manual untuk keperluan BOM (Bill Of Material).

Saya rasa cukup pembukaannya :). [Read more…]

Mengoptimalkan perintah break (Bagian 2)

Nah, bisakah hal ini di optimalkan lagi? Tanpa susah-susah menggunakan osnap override pada mode select object di cara pertama atau atau memasukkan ‘f’ pada keyboard…

Cape’ deh harus bolak-balik liat monitor dan keyboard bergantian…

Kalau opsi ‘f’ dihilangkan aja… terus perintah break, stepnya menjadi ‘select object:’ langsung ‘first point’, & ‘second point’. Gak pake liat-liat keyboard. Enak khan?

Modif aja command aliases break jadi begini;

1. Ketik / copy AutoLISP dibawah ini pada command line:

(defun c:br (/ )(command “_.break” pause “_f”))

2. Coba masukkan command aliases perintah break br

Atau membagi 2 garis menjadi 2 di titik yang ditentukan, dengan 1 kali klik? Bisa koq… pake command break. Langkah-langkahnya;

1. Tentukan perintah command baru di AutoCAD untuk step diatas, misal: split

2. Ketik / copy AutoLISP dibawah ini pada command line:

(defun c:split (/ )(command “_.break” pause “@0,0” ))

2. Coba masukkan command aliases perintah break ‘split?.

Hidup menjadi lebih mudah…

Mengoptimalkan perintah break (bagian 1)

break1

Bila kita ingin memisahkan atau memotong obyek 2D seperti line, arc, circle, polyline, ellipse, splines, dan donuts. Berbagai cara bisa digunakan. Salah satunya dengan perintah break.

Sebelumnya kita harus mengetahui step-step standar perintah ‘break’. Step-step standarnya adalah sebagai berikut:

Cara pertama:
;;; 1. Memilih obyek yang di ‘break’
Select object:
;;; 2. Memilih titik ‘break’ yang kedua
Specify second break point or [First point]:

Pada langkah pertama anda memilih obyek dan posisi anda memilih obyek tersebut menjadi titik awal dari perintah ‘break’. Pada langkah kedua anda memilih titik kedua. Jarak titik awal dengan titik kedua menjadi gap antara dua obyek yang terpisah oleh perintah ‘break’ ini.

Cara kedua:
;;; 1. Memilih obyek yang di ‘break’
Select object:
;;; 2. Memilih opsi untuk pilihan titik pertama
Specify second break point or [First point]: f
;;; 3. Memilih titik ‘break’ pertama
Specify first break point:
;;; 4. Memilih titik ‘break’ kedua
Specify second break point:

Cara kedua ini anda pada step pertama hanya memilih obyek. Pada step kedua memilih opsi untuk menentukan titik pertama dan kedua dengan cara memasukkan ‘f’ dalam command. Step ketiga dan keempat memilih titik pertama dan kedua.

Kalau anda amati cara pertama dan kedua menghasilkan efek yang sama tetapi cara kedua terlalu panjang selain itu juga harus memasukkan opsi ‘f’… lalu mengapa AutoCAD tetap mempertahankan cara kedua dalam perintah ‘break’?

Menurut saya begini…

Kelemahan pada cara pertama adalah pada step 1 anda masuk pada mode ‘select object:’ sehingga ‘osnap’ tidak aktif. Sehingga anda kurang leluasa menentukan titik pertama. Anda harus mengaktifkan osnap sendiri dengan toolbar osnap atau cara yang lain.

Pada cara kedua pada pemilihan titik kedua masuk mode ‘specify point’ sehingga ‘osnap’ aktif.

Optimalkan Tombol Kanan Mouse Anda

klik-kanan

Bagi para pengguna AutoCAD yang  telah lama menggunakannya dari sebelum versi 14 tentu terbiasa dengan menggunakan tombol kanan mouse sebagai fungsi tombol enter. Bahkan pada masa AutoCAD 13 kebawah, mouse dengan tiga tombol sangat difavoritkan para pengguna AutoCAD karena fungsi object snap dapat diaktifkan dengan klik pada tombol tengah tanpa harus menekan Shift + Klik kanan.
Saat ini fungsi klik kanan paada AutoCAD sangat banyak sekali. Dengan klik kanan kita bisa memunculkan shortcut menu dengan option yang sangat berguna. Apalagi pada versi terbaru, option yang diberikan lebih interaktif. Bahkan kalau perlu, option pada shortcut menu ini bisa kita kita customize.  Oleh karena itu sayang sekali kalau tombol kanan mouse kita tidak digunakan dengan optimal

klik-kanan
[Read more…]

AutoCAD Object Selection [basic]

crosshair

da artikel sebelumnya telah dibahas mengenai AutoCAD QSelect oleh Mas Edo. Berikut saya uraikan AutoCAD Object Selection yang merupakan dasar pemilihan objek pada AutoCAD.

Memilih objek pada autocad merupakan bagian dasar yang sangat penting. Semua perintah modifikasi objek pada AuotCAD mengharuskan kita memilih satu atau lebih objek pada gambar. AutoCAD akan meminta kita untuk memilih objek dengan memunculkan “Select objects: ” pada command line. Pada layar pun kita akan melihat perubahan kursor dari bentuk ‘crosshair’ menjadi ‘pickbox’.

Gambar sebelah kanan menunjukkan AutoCAD siap memilih objek. Objek yang telah dipilih akan ditandai menjadi ‘higlighted objek’ dengan bentuk garis putus-putus.

Melilih langsung dengan mengklik objek
Cara ini paling sering digunakan terutama untuk memilih objek tunggal.  Milsalnya pada perintah ‘ERASE’

Command: ERASE <enter>
Select objects: <saatnya memilih objek>

pick object

[Read more…]