Tutorial #1: Membuat Dinding

wall_thumb.jpg

wall

Beberapa waktu yang lalu saya sudah memposting mengenai sistem penggambaran di AutoCAD. Kali ini kita akan meneruskan secara detail menyiapkan reusable content berupa dinding. Meski ini mungkin sedikit banyak overlap dengan tutorial dynamic block, tapi tujuan kali ini berbeda.

Bukalah sebuah gambar baru. PASTIKAN ANDA MENGGUNAKAN TEMPLATE ISO.

Persiapkan 2 layer berikut:

  1. A-Wall
  2. A-Wall-Detail

layers

Kenapa kita membuat dua layer untuk dinding? Kita akan menggambarkan secara lengkap dinding tersebut. Namun sebagian kita gambar di layer detail. Tujuannya pada saat kita menampilkan pada gambar dengan skala relatif kecil, kita akan tampilkan semuanya. Namun untuk skala kecil, seperti siteplan, kita tidak akan tampilkan detailnya.

Aktifkan layer A-Wall. Gambarlah rectangle dengan ukuran 500×150.

Aktifkan layer A-Wall-Detail. Buatlah rectangle dengan ukuran 500×110. Isi dengan hatch ANSI32.

dinding bata

Sekarang, buatlah menjadi block. Berikan insert point pada midpoint sisi dinding. Setelah jadi, buka di block editor.

Tambahkan parameter distance seperti berikut.

distance

Bukalah properties palette. Pilih parameter tersebut.

Ubah properties berikut:

  1. Distance name menjadi Length.
  2. Number of Grips menjadi 1.

tambahkan action stretch. Hasilnya akan seperti berikut:

stretch

Jika and tidak terlalu jelas langkah-langkah memberikan parameter dan action, dapat lihat di tutorial dynamic block ini.

Kita akan menambahkan satu lagi parameter. Tambahkan parameter alignment, snap ke insertion point block anda. Ingat, titik acuan alignment harus sama dengan titik acuan insert point. Jika tidak, parameter ini tidak akan bekerja. Klik titik kedua ke arah panjang dinding.

alignment

Save block ini, dan tutup block editor. Ujilah block anda. Coba apakah sudah sesuai fungsi stretchnya, dan apakah jika disnap ke garis vertikal atau miring sudah mengikuti orientasi garis tersebut.

Selanjutnya kita akan membuat kolom, lalu pintu.

Membuat Sistem Penggambaran di AutoCAD

printing

printing

Menggambar dengan AutoCAD tidak semestinya sulit. Dan banyak trik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produktifitas dalam menggunakan AutoCAD. Di sini saya akan membahas secara overall sebelum masuk ke detailnya. Perhatikan video berikut ini.


@ Yahoo! Video

Jika dalam satu perusahaan sudah menerapkan standar dan sistem yang baku, seharusnya ini akan memudahkan semua orang. Dengan cara ini, anda hanya butuh waktu beberapa menit untuk membuat denah sederhana, termasuk sampai membuat schedule/BQ.

Jika anda tertarik menerapkan sistem seperti ini, saya mempersiapkan beberapa tutorial agar anda bisa membuat denah seperti di atas.

Reusable Content

Dalam menggambar, banyak sekali object yang sebetulnya dipakai berulang-ulang. Daripada menggambarnya dari awal, tentu lebih baik kita patenkan sebagai library. Di sini nanti kita akan mempelajari beberapa teknik di dynamic block. Sebagai awalan, saya pernah mengulas dynamic block untuk dinding. Kita juga akan membuat kolom dan pintu kelak.

Mengatur Reusable Content

Banyaknya reusable content bisa tidak berguna kalau tidak di manage dengan baik. Kita akan mempelajari tool palettes di sini. Tidak saja untuk block, tapi juga untuk lines, dimension, hatch, dll.

Mendefenisikan Template

Template sangat berguna untuk mengurangi waktu yang terbuang saat membuat gambar baru. Kita tidak perlu lagi membuat dari awal semua styles, layout, dsb. Template akan sangat berguna saat anda menggunakan fitur lanjutan seperti sheet set. Template juga akan membuat drawing anda lebih konsisten. Jika tidak menggunakan template, mungkin kali ini anda membuat layer ‘dinding’ tapi kelak ‘wall’.

Mendefenisikan CAD Standard

Memiliki standard mungkin tidak terlalu penting jika anda bekerja sendiri. Namun jika anda bekerja dalam lingkungan corporate, standard sangat penting. Ini akan memudahkan semua orang bekerja tanpa harus mencari-cari objek ini pakai style apa… layernya apa… kalau dicetak tebalnya berapa… Dalam setahun berpuluh-puluh jam waktu terbuang! Pemborosan besar bagi perusahaan. Kita akan mempelajari ini lagi kelak.

Membuat Schedule secara Otomatis

Di sini kita akan membahas cara membuat BQ atau schedule dari gambar yang ada. Berapa jumlah kolom, pintu, dan panjang dinding. Otomatis tentu saja, kalau manual tidak akan saya bahas di sini :)

Representasi Drawing dengan Layer States

Kita akan mengatur beberapa kondisi, apakah gambar ini ditampilkan secara detail atau tidak. Kita akan mengatur dua kondisi ini dengan layer states.

Setiap perusahaan tentu memiliki workflow sendiri. Setiap industri akan bekerja dengan cara yang berbeda. Namun setidaknya saya berharap ini akan memberikan gambaran bahwa menggambar dengan AutoCAD tidak melulu urusan lines dan dimension. Mungkin anda akan menyesuaikan dengan workflow anda sendiri.

Saya akan membahas hal-hal di atas dalam posting-posting selanjutnya :) Sengaja saya posting ini untuk panduan saya sendiri, dan bagi yang ingin mengikutinya tahu apa kira-kira selanjutnya yang akan dibahas.