Kompetisi rendering dengan AutoCAD

setting-up-computer.jpg

Kalau anda aktif di beberapa grup facebook CAD Indonesia, anda mungkin melihat banyak yang mengupload hasil karyanya berupa hasil render.

Karena itu, kami terinspirasi untuk mengadakan kompetisi rendering dengan menggunakan AutoCAD saja.

computer hacker at work

Model kami tentukan, namun diperbolehkan memodifikasi model. Namun dengan batasan-batasan tertentu.

Silahkan dibaca aturan di bawah untuk jelasnya.

Pengaturan rendering

Anda diperkenankan memodifikasi hasil render, selama memenuhi ketentuan berikut:

  1. Model untuk dirender ditentukan. Anda bisa download pada link di bagian bawah pengumuman ini.
  2. Rendering harus menggunakan AutoCAD. 3ds Max, Keyshot, Lumion dan sebagainya tidak diperbolehkan.
  3. Anda boleh memodifikasi model, seperti menambahkan atau menghapus objek, menggunakan material, lighting, dan seterusnya. Namun objek utama tetap harus menjadi fokus render.
  4. Anda harus membuat minimal dua hasil render. Satu dengan kondisi sinar matahari natural (siang hari) dan satu lagi dengan cahaya artificial (malam hari). Anda boleh membuat lebih dari dua hasil render.
  5. Anda bebas menentukan posisi kamera (elevation, perspektif, birds eye view, top view, low angle view, dll). Silahkan berkreasi dan bereksperimen dengan view.

Post rendering editing

Anda diperbolehkan mengedit hasil render di image editor (Photoshop) dengan ketentuan di bawah:

  1. Anda boleh mengedit untuk crop, resize image. Mengubah brightness dan contrast secara terbatas masih diperbolehkan.
  2. Anda tidak boleh menambahkan objek di image editor. Seperti menambahkan orang, pohon, dan objek lain. Anda harus menambahkannya di model AutoCAD.
  3. Anda juga tidak diperbolehkan menggunakan filter saat mengedit. Seperti blur, noise dan sebagainya tidak diperbolehkan.

Mengupload hasil render

  1. Anda dapat mengirimkan hasil render ke edo@tentangcad.com. Anda juga harus menyertakan file DWG yang dikerjakan untuk pemeriksaan hasil render.
  2. Foto akan diupload ke halaman facebook TentangCAD. Foto yang memperoleh jumlah ‘like’ terbanyak menjadi pemenang.
  3. Hasil rendering terakhir akan diterima hari Jumat tanggal 1 Agustus 2013 jam 24.00. Pemenang akan ditetapkan hari Senin tanggal 5 Agustus 2013.

Hadiah untuk pemenang

  1. Rp. 500.000,- untuk 1 pemenang.
  2. Rp. 250.000,- untuk 1 pemenang.
  3. Rp. 200.000,- untuk 1 pemenang.
  4. 5 karya teratas juga akan ditampilkan di TentangCAD.com.

Sponsorship

Kompetisi ini terselenggara atas kerjasama TentangCAD.com dengan:

  1. SolusiCAD
  2. ArtikelCAD
  3. KOMUNITAS AUTOCAD INDONESIA

Selama kompetisi berjalan, kami akan mencari sponsor dan sangat mungkin hadiah bertambah. Kami akan update pengumumannya saat kami memperoleh sponsor baru.

Model yang digunakan

Berikut adalah model yang digunakan untuk rendering. Masih belum ada material dan settingnya masih dasar. Silahkan anda kembangkan sesuai kreasi anda.

contoh render

Silahkan download model yang digunakan di sini.

Selamat merender! Semoga yang terbaik menjadi pemenangnya!

Project Neon: Network Rendering Service

neon.png

Kalau anda pernah berkunjung ke forum TentangCAD, di bagian galery 3D, mungkin anda bisa lihat teman-teman di sana menyebutkan lamanya waktu rendering. Sering semalaman. Nah, bagi yang punya masalah serupa, mungkin berpikir untuk membeli hardware baru multi-core. Dual core serasa tidak lagi cukup. Quad-core mungkin mulai dilirik. Kalau ada 20 core.

Tidak perlu! Autodesk baru-baru ini meliris sebuah rendering service bernama project Neon.

neon

Project Neon adalah salah satu perkembangan cloud computing yang sedang heboh di dunia maya. Autodesk sendiri tidak terlalu baru dengan ‘layanan awan’ ini. Autodesk Butterfly dan Homestyler contohnya. Nah, project Neon ini memungkinkan kita mengupload file DWG (sayangnya saat ini baru untuk DWG) dan merendernya secara online. Berbeda dengan rendering manual dengan satu komputer saja, project Neon memungkinkan anda merender dengan beberapa komputer yang terhubung melalui jaringan internet sekaligus! Diharapkan untuk merender image yang biasanya berjam-jam, bisa dilakukan jauh lebih cepat. Dan kita tetap dapat menggunakan komputer kita untuk pekerjaan lain.

Untuk bisa menggunakan project Neon, anda harus memiliki login komunitas Autodesk. Kalau belum punya, jangan khawatir, bisa register secara free.

Yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan file DWG lengkap dengan material dan lightingnya, setidaknya satu camera view. Setelah itu bisa upload dan mulai merender. File DWG yang disupport adalah AutoCAD 2010 dan 2011. Jika anda punya custom material yang harus menyertakan image untuk material tersebut, bisa disimpan sebagai paket e-transmit dan diupload dalam format zip. Lebih detail bisa baca di help online-nya.

Berdasarkan diskusi yang muncul, ini adalah teknologi preview. Jika sukses, bukan tidak mungkin akan mensupport Revit, 3ds Max, Inventor, dsb. Mungkin malah ada plugin yang memungkinkan langsung mengupload dari aplikasi seperti Green Building Studio. Saat ini masih free, tidak jelas apa nantinya akan dipungut bayaran atau terbatas untuk pemilik account subscription saja.

Jadi tunggu apa lagi? Coba sekarang juga! Klik di sini untuk mengakses project Neon.

Memberi Material Berbeda pada Tembok

ab_thumb.jpg

Disini kita akan memberi material berbeda pada wall, pada pembahasan kali ini kita memakai wall pada no 2

pada wall ini terdiri dari dua lapisan material, yang pertama adalah brick dan yang kedua adalah pleter and gypsum (tampilan dapat anda lihat ketika anda merender wall tersebut) lihat gambar 1.b

ab

gambar 1.a. dan 1.b.

Sekarang kita mulai menggambar wall dengan bentuk seperti gambar disamping gambar 1.c

c

Pada visual style realistic kita akan melihat bentuk pada wall berupa brick,tapi jika kita render maka akan berbentuk seperti gambar 1.b. Setelah kita gambar, kemudia kita ubah dari desaign ke workspace visualization seperti gambar 1.d

d

Setelah selesai kita buat new material, dan kita namakan cat tembok dalam. Kemudian pada rollout material kita buka select image seperti terlihat pada gambar 1.e Kemudian kita klik select image, dan kita buka material yang akan kita gunakan, disini penulis menggunakan materil seperti gambar 1.g

f

g 

Setelah menentukan material maka kita klik object yang akan kita rubah, Kemudian klik kanan dan select edit wall style seperti terlihat pada gambar 1.h

h

Kemudian kita klik pada gwb gambar 1.i  kemudian klik seperti terlihat pada tanda panah

i

kemudian terlihat gambar 1.j dan klik pada tanda panah

j

Setelah itu rubah surface render dan live section rendering dengan material cat tembok dalam. Kemudian render lah

Hasilnya….. selamat menikmati…… ( autocad architecture 2008)

l

Merender model (Revit 2009 tutorial)

rendering-option.jpg

Model 3D sering dikaitkan dengan rendering, terutama di dunia arsitektur. Bagi anda yang sudah mahir membuat desain, dan memodelkannya, rendering sering jadi masalah pelik. Kok hasilnya gak bagus? Kok susah ngatur lightingnya? Dan berbagai macam masalah lain. Anda akan mencoba bahwa merender model di Revit cukup mudah, bahkan sebagian diantara anda yang sudah mencoba peliknya merender di program lain akan menganggapnya sangat sederhana.

[Read more…]

Revit Artificial Light

lighting-fixtures.jpg

Pada bagian yang lalu, saya membahas bagaimana mendefenisikan cahaya matahari, dan melakukan solar study. Di bagian ini, akan dibahas bagaimana mendefenisikan cahaya buatan atau artificial light. Yang dimaksud dengan artificial light adalah lampu, baik pada ceiling, wall, atau floor.

Pada dasarnya, mendefenisikan lighting di Revit sangat mudah. Anda ingin meletakkan dua lampu TL di ruangan anda? Anda cukup meletakkan dua komponen lampu TL. Tidak perlu mengatur intensitas cahaya lagi. Lighting di Revit telah menggunakan IES atau photometric lights. Atau ada juga yang menyebutnya sebagai weblight.

[Read more…]

Mengatur Cahaya Matahari di Revit

sun-and-shadow-settings.jpg

Setelah anda membuat model bangunan, anda tentu ingin merepresentasikannya dengan lebih menarik. Dan mungkin lebih realistik. Anda dapat menampilkan model bangunan anda dengan rendering yang cukup baik di Revit Architecture 2009. Jika anda cukup telaten mengatur lighting dan material, hasil renderingnya bisa mendekati hasil rendering 3ds Max. Atau mungkin melebihi, jika yang menggunakan 3ds Max tidak terlalu mahir.

Salah satu hal yang perlu diatur sebelum melakukan rendering adalah lighting. Di bagian ini kita akan coba mengintip sedikit bagaimana mendefenisikan cahaya matahari.

[Read more…]

Revit Architecture 2009: Semua Orang Bisa Photorealistic Rendering!

Revit 2009 Rendering

Revit 2009 Rendering

Ini mungkin fitur yang paling ditunggu-tunggu pengguna Revit: MentalRay rendering engine! Siapa tidak kenal MentalRay? 3Ds Max menggunakannya. Rasanya tidak ada yang meragukan MentalRay rendering. Menurut saya pribadi, bahkan VRay tidak bisa menyaingi MentalRay. Kelebihan VRay mungkin pada rendering setup yang cepat. Tapi hasil rendering? MentalRay masih lebih baik. Pada awal saya melihat MentalRay rendering di Revit, sempat terbersit rasa kecewa. Menurut saya, ini mah main-main. Terlalu sederhana! Bahkan dibandingkan MentalRay rendering di AutoCAD, masih terlalu simpel. Tapi rasanya saya salah. MentalRay di Revit ternyata tetap powerful, tapi penggunaannya sangat simpel. Rasanya, cukup pantas disebut MentalRay untuk arsitek. Tidak perlu ribet mengatur lighting, atau material seperti di Max. Semua predefined untuk arsitektur! Rasanya saya berani bilang, dengan Revit Architecture 2009, semua arsitek bisa membuat photorealistic rendering!

[Read more…]

Merender model Revit di AutoCAD

3D+View+1
Loh? Kenapa harus dirender di AutoCAD? Kan Revit sudah punya fasilitas rendering sendiri? Mungkin sebagian dari anda bertanya-tanya seperti itu. Jujur saja, buat saya hasil rendering Revit masih jauh dari memuaskan. Scanlines rendering dari Accurender masih belum sepadan dengan hasil render software lain, bahkan dibandingkan AutoCAD sekalipun! Kalau penasaran, silahkan coba buka TAB rendering di design bar. Gunakan raytrace pada panel bar, dan klik go pada option bar. Gunakan settings pada design bar untuk mengubah-ubah parameter rendering. Hasilnya tidak akan jauh dari di bawah ini. Sekarang kita akan coba merendernya di AutoCAD, nanti anda dapat bandingkan sendiri bedanya. Jika menurut anda hasil render Revit cukup (dan tidak butuh usaha lebih) anda dapat menggunakan rendering di Revit. Namun jika tidak, anda dapat menggunakan cara ini sebagai guidelines. Pertama, bukalah 3D View, dan export lah model anda ke format DWG. Dengan menggunakan menu file>export>cad formats. Ini optional, klik lah option pada dialog yang terbuka. Ubahlah unit export ke DWG dari mm ke m, dan ubahlah bentuk solid menjadi ACIS solids. Bagi anda yang telah berpengalaman merender di AutoCAD rasanya paham bahwa menggunakan unit m lebih memudahkan saat mengatur material dan lighting daripada mm. Polymesh memberikan keleluasaan lebih dalam mengaplikasikan material. Dinding anda dapat memiliki material yang berbeda di bagian luar dan bagian dalam. Namun ACIS solids tidak membutuhkan memori yang besar, dan waktu render lebih cepat. Kali ini saya pakai solid. Klik OK dan simpan file tersebut sebagai AutoCAD 2007 DWG. Tutuplah Revit, dan bukalah AutoCAD. PURGE semua item. Meski anda dapat menggunakan material yang ada, menurut saya akan lebih baik jika anda mendefenisikan material sendiri. Revit menggunakan material AccuRender yang mungkin tidak sesuai dengan harapan anda saat di render di AutoCAD yang menggunakan MentalRay. Buatlah kamera baru untuk perspektif anda. Berikutnya saya menambahkan entourage berupa pohon dari EasyNAT. Langkah berikut yang saya lakukan sama dengan yang pernah saya bahas di tutorial ini. Buatlah material global menjadi putih polos, matikan color by object.Atur solar light dan environment sampai anda puas. Jangan lupa mengatur setting rendering. Hasil yang saya peroleh dari proses ini, kurang lebih seperti ini. Bahkan tanpa material pun, hasil render ini tampak lebih baik! Kemudian saya membuat beberapa material dengan menggunakan material template. Saya assign material tersebut berdasarkan layer dengan command MATERIALATTACH. Terakhir, saya tinggal merendernya dengan kualitas yang saya inginkan. Jujur saja, anda dapat memperoleh hasil render yang lebih baik. Saya tidak menghabiskan cukup waktu untuk bereksperimen dengan material dan entourage. Pohonnya saja saya lupa ganti materialnya, daunnya masih putih! Dan ini masih kualitas render medium. Karena ini proyek ‘main-main’, saya memang tidak bermaksud menghabiskan waktu untuk merendernya secara optimal. Anda bisa bandingkan dengan hasil render dari Revit sendiri. Dengan setting cepat saja hasilnya jelas lebih baik.