Menggunakan parameter di AutoCAD

daftar-parameter.png

Kita dapat menggambar secara presisi berdasarkan panjang dan sudut. Itu kita semua sudah tahu. Tapi apakah kita bisa menetapkan luas area, sementara panjang dan lebar yang menyesuaikan ukurannya? Tidak hanya pada saat rectangle dibuat, tapi juga kita dapat mengubah ukurannya kelak.

Tentu saja! Sejak AutoCAD 2010, AutoCAD sudah punya yang namanya geometric dan dimensional constrain. Ini bisa kita manfaatkan untuk keperluan di atas.

Bagi anda yang belum mengenal apa itu constrains, dapat membaca disini: geometric constrains dan dimension constrains.

Membuat rectangle

Untuk contoh ini, kita akan membuat sebuah contoh sederhana: rectangle. Anda dapat membuat sebuah rectangle dengan ukuran sembarang. Tapi sebaiknya jangan terlalu jauh dengan yang anda harapkan sebagai hasil akhir.

rectang

Memberikan automatic geometric constrain

Jika anda ingin lebih mendalami constrains, dapat membaca artikel yang dilink di atas. Untuk kali ini kita akan menggunakan cara mudah saja: auto constrain.

Jika anda menggunakan ribbon, pergi ke parametric tab> geometric panel. Klik auto constrain.

auto constrain

Setelah auto constrain aktif, pilih rectangle yang telah anda buat. AutoCAD akan memberikan constrain agar bentuk rectangle tidak berubah.

Mendefenisikan parameter

Langkah berikutnya adalah mendefenisikan parameter. Seperti yang sudah ditetapkan sebelumnya, kita akan menentukan ukuran rectangle dari luasnya. Aktifkan parameters manager.

parameter manager

Sekarang klik new user parameter di parameters manager palette.

new user parameter

Ketikkan parameter seperti yang tertera di bawah. Berikan nama area dan ganti expressionnya menjadi 1000000 (1 juta). Ulangi proses tersebut untuk panjang dan lebar.

Khusus untuk lebar, kita ganti menjadi rumus panjang/lebar.

daftar parameter

Anda bisa lihat bahwa nilai lebar otomatis dihitung.

Memberikan dimension constrains

Terakhir, kita dapat memberikan dimension constrain. Masih di parametric tab, sekarang kita pindah ke dimensional panel. Klik linear dimension.

linear constrain

Berikan dimensi untuk panjang. Caranya sama persis dengan membuat dimensi biasa.

Gerakkan pointer anda ke titik pertama sampai muncul lingkaran merah, klik. Gerakkan pointer ke titik kedua, klik. Terakhir gerakkan pointer untuk meletakkan dimensi, klik.

Kali ini AutoCAD akan meng-highlight nilai constrain. Ketikkan panjang. Ingat, huruf besar kecil pengaruh. Ketikkan persis sama dengan yang anda ketikkan di parameters manager.

meletakkan dimension constrain

Tekan enter. Anda akan lihat hasilnya menjadi seperti ini:

hasil akhir panjang

Perhatikan bahwa AutoCAD mengubah ukuran panjang sisi rectangle tersebut. Ulangi hal yang sama untuk lebar.

Hasil akhir rectangle akan menjadi seperti ini:

hasil akhir

Menguji rectangle

Sekarang anda dapat menguji rectangle ini dengan mengubah ukurannya. Buka kembali parameters manager kalau anda sudah menutupnya.

Ubah nilai area dan perhatikan apa yang terjadi. Ubah juga nilai panjang dan perhatikan perubahan ukuran rectangle tersebut.

Kegunaan parametric design lainnya

Yang kita lakukan di atas masih sangat sederhana. Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan parameter. Misalnya sebuah desain plat dan hole yang ada di plat tersebut. Kita bisa mengontrol dan mengubah ukuran dengan cepat jika mendefenisikan parameter.

Kita juga bisa membuat parametric block yang sifatnya serupa dengan dynamic block. Namun parametric block sifatnya lebih ke ukuran objek, sementara dynamic block lebih ke action yang dapat dilakukan pengguna.

Anda tahu tabel baja? Anda dapat membuat satu profil baja, memberikan parameter dan mengisikan tabel baja ke parameters manager.

Kelak kita akan lihat bagaimana penggunaan parameter yang lebih kompleks dalam contoh berikutnya.

Selamat mencoba!