Membuat Block

022210_0236_MembuatBloc1.png

Tutorial ini khusus untuk para drafter pemula yang baru mengenal Autocad, yang belum banyak mengenal banyak fungsi, fungsi block sangat banyak manfaatnya dan banyak di gunakan di dalam gambar, dan sangat pasti bagi drafter pemula setelah anda bisa merangkai gambar, akan mengarah ke penggunaan block, mudah-mudahan tutorial yang sangat sederhana ini bisa menambah pengetahuan anda.

Langkah pertama siapkan oleh anda sebuah gambar, atau anda bikin gambar dadakan sekehendak anda, arahkan kursor ke menu “Draw -> Block -> Make”, atau ingin lebih singkat pada command prompt ketik “Block”, akan muncul dialog ini.

Gambar 1. Tampilan definisi blok.

Isilah kotak “Name” dengan nama Bolt, di ikuti dengan tekan tombol “Select object” dan pilih gambar anda yang akan di jadikan block, lanjutkan dengan menekan tombol “Pick point” dan pilih sebagai patokan base pointnya, centang tombol “Convert to block”, kotak Description boleh di isi atau kosongkan saja.

Gambar 2. Tampilan berubah setelah langkah di atas di kerjakan.

Setelah selesai tekan tombol “OK”, gambar asli tetap masih ada di tempatnya , sekarang lakukan ketik pada command prompt “Insert” atau “ddinsert”, akan muncul lagi dialog ini

Gambar 3. Dialog insert yang di tampilkan.

Pada kotak “Name” cari nama block yang anda buat tadi, tidak tertutup kemungkinan nama block sudah banyak di data base anda, lanjutkan tekan tombol “OK”.

Begitu tombol ok anda tekan dialog inser langsung menghilang, tapi pada command muncul “Specify insertion point or [Scale/X/Y/Z/Rotate/PScale/PX/PY/PZ/PRotate]:”, disini anda boleh memilih tulisan yang berada dalam “[…..]” dan seting sendiri atau ingin lebih ringkas, di klik aja dimana anda suka.

Mengekstrak Multiple Point Coordinate dari Satu Block

pilecapblock.jpg

Beberapa waktu yang lalu saya menemukan kasus yang bagi saya cukup menarik. Masalahnya, bisa gak kita membuat report untuk beberapa point setup dari satu block? Misalnya kasus yang saya pakai pilecap. Dalam satu pilecap, ada beberapa tiang pancang. Surveyor terkadang butuh koordinat setiap tiang pancang untuk setup di lapangan, tidak hanya koordinat pilecap-nya. Bisakah kita melakukan ini?

pilecap block

Tentu saja. Tapi ada persiapan yang harus kita lakukan lebih dulu. Bagi yang ingin mencoba dapat mendownload file pilecap ini, atau membuat sendiri.

Idenya adalah menambahkan data ke dalam block. Bagi yang sudah terbiasa bekerja dengan block tentu tau caranya: dengan menambahkan attribute.

Menambahkan Point Acuan

Pertama, kita harus menetapkan point yang akan diekstrak. Ketik DDPTYPE [enter] untuk mengubah tampilan point untuk sementara. Pilih yang menurut anda paling jelas. Aktifkan point dan tambahkan point ke center dari tiang pancang.

point untuk mendefenisikan insertion tiang pancang

Menambahkan Attribute dan Field

Sekarang kita dapat menambahkan attribute. Ketik ATTDEF [enter].

AutoCAD attribute definition

Pada pilihan mode, aktifkan pilihan invisible. Kita tidak ingin melihat tag ini saat mencetak, kita hanya butuh untuk mengekstrak data. Beri nama tag, prompt. Ketik ‘XY = ‘ pada default value field. Klik tombol di sebelah default value. Ini akan mengaktifkan insert field.

Pada dialog field, ganti field category menjadi objects. Field names menjadi object. Click select object di sebelah object type. Pilih point pada pilecap yang atas.

object fields

ganti property menjadi position, dan ubah format koordinat seperlunya. karena gambar ini untuk 2D, kita tidak memperlukan nilai koordinat Z. Matikan nilai Z.

menetapkan koordinat

Klik OK.

Lakukan untuk ketiga insertion point. Buat pilecap dan attribute menjadi block. Ganti lagi DDPTYPE agar point tidak terlihat.

Sekarang coba buat gambar kira-kira seperti ini dengan block tadi.

penempatan pilecap

Ingat, jangan diedit value untuk koordinat tiang pancangnya!

Mengekstrak Koordinat

Sudah tau apa tool yang akan kita gunakan? Yup, data extraction! Ketik DATAEXTRACTION [enter]. Bagi yang belum terbiasa dengan data extraction dapat membaca artikel ini.

Kunci dari mengekstrak point ini ada di halaman ke 4: pilih attribute pilecap saja, sementara yang lain dimatikan.

pilecap attributes

Di halaman berikutnya, kita bisa lihat semua koordinat tiang pancang!

pile coordinates

Tentu saja, kalau ingin menambahkan identitas untuk setiap tiang pancang, kita bisa menambahkan attribute lainnya.

Tutorial Membuat Block Table

dyn-block-tab

Berikut adalah tutorial yang menggunakan parametric design pada block. Sebagai ilustrasi, kita akan membuat sebuah block sederhana berupa gambar kotak atau kolom seperti pada gambar.

dyn-block-tab

Dengan membuat block table kita dapat dengan mudah menentukan ukuran kolom hanya dengan mengklik pada grip berbentuk segitiga.

Mulailah dengan membuat sebuah rectangle atau kotak sembarang. Buatlah block dari rectangle tersebut. Beri nama ‘kolom’ untuk nama block.  (Cara membuat block bisa dilihat pada artikel-artikel sebelumnya misalnya “Mengenal Block” atau “Menggunakan dan Mengedit Block“)

Masuklah ke block editor. Buat attribute definition (ATTDEF) seperti berikut:

attdef

Tempatkan attribute disamping gambar kolom yang kita buat.

attdef2

Masih pada Block Editor, selanjutnya kita mulai memberikan contraint pada gambar kita. Untuk mempermudah, gunakan Auto Constraint pada panel Geometric.

auto-cons

Pilihlah gambar kolom.

Kemudian buatlah parameter pada Parameters Manager dengan nama ‘panjang’ dan ‘lebar’ masukan nilai 200 pada kolom expression. Kemudian berikan Dimensional Constraint pada gambar kita dengan d1= panjang dan d2=lebar. masukan 1 untuk jumlah grip pada setiap dimensi. (Bagaimana membuat parameter dan dimensional constraint dapat dilihat pada artikel ‘Dimension Constraint pada AutoCAD 2010‘)

Gambar kita akan tampak seperti berikut:

block-dim

param-man

Selanjutnya kita akan membuat block table.

Masih pada tab Block Editor, pada panel dimensional klik pada icon’ Block Table”, klik pada kanan atas gambar untuk penempatan grip table dan masukan 1 untuk jumlah grip, kemudian block properties tabel akan tampil. Klik pada tombol ‘Add properties which appear as columns in the table‘. Pilih nama UKURAN, pajang dan lebar.

addparam

Kemudian klik OK. Maka sekarang pada block properties table kita memiliki tiga kolom yaitu UKURAN, panjang dan lebar. Masukan input pada masing-masing kolom seperti pada gambar berikut:

block-prop-tab

Bila sudah selesai, klik OK maka block table kita telah selesai dibuat. Lakukan test pada block kita.

Klik pada ‘Test Block’ yang ada pada panel ‘Open/Save’. Bila sudah sesuai keinginan kita maka simpan lah block yang sudah kita buat, keluar dari Block Editor dan simpan file untuk kita gunakan block pada gambar lain.

dyn-block-tab

Seperti pada block lainnya, kita bisa menambahkan variasi misalnya dengan hatch seperti berikut:

blocktable

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

~igun~

Menggunakan BURST untuk block dengan attribute

explodeblock.jpg

explode block

Pernahkah anda meng-explode block dengan attribute? Jika ya, tentu anda bisa lihat bahwa attribute block tersebut akan menjadi nilai tag awalnya. Dan anda akan kehilangan data yang sudah anda isikan ke attribute block itu.

Lalu, bagaimana jika anda ingin mengubah block ke elemen pembentuknya tanpa kehilangan data attribute?
[Read more…]