Pengaturan Rendering AutoCAD 2016

render 2016

Bagi rekan-rekan yang sering membuat objek modeling 3d di AutoCAD tentu tidak asing lagi dengan istilah RENDER. Melalui proses Rendering ini ditambahkannya efek realistik komputer grafis dengan menambahkan kualitas tiga dimensi seperti variasi warna, pencahayaan dan bayangan yang terjadi.
Sejak mulai munculnya AutoCAD versi 2016 ini pengaturan rendering sedikit berbeda dengan versi-versi sebelumnya; dimana untuk opsi kwualitas Render mengalami penambahan termasuk pengaturan Environment dan Exposure.

render 2016

Tool Render

Tool Render ini berada di menu Ribbon Visualize. Dengan mengakses tanda panah akan memunculkan Render Preset Manager sedangkan untuk memunculkan pengaturan Environment dan Exposure anda dengan mudahnya memilih tanda segitiga terbalik dari tool Render di atas tadi.

Environment dan Exposure

Tool Environment dan Exposure

Penjelasan mengenai Environment dan Exposure sudah cukup jelas dari gambar di atas dimana AutoCAD 2016 memiliki pilihan proses rendering yang bervariasi seperti yang tercantum di bawah ini.

proses render 2016

Selain itu juga AutoCAD versi terbaru ini memanjakan penggunanya dengan adanya pilihan pengaturan kadar tingkat penerangan pencahayaan melalui Render Environment dan Exposure.

setingan pengaturan Environment dan Exposure

setingan pengaturan Environment dan Exposure 2

Anda dapat dengan leluasa menerapkan pengaturan yang baru ditambahkan pada versi autocad 2016 dan lakukanlah metode penerapan kwualitas rendering minimal hingga maksimal jika diperlukan aktifkan pilihan pencahayaan matahari sehingga akan didapat bayangan yang memiliki hasil realistis dari semua perpaduan yang anda terapkan.

Berikut ini contoh hasil rendering dengan tingkat kwalitas paling rendah sampai maksimal :

Low

– Low Quality Render

medium

– Medium Quality Render

high

– High Quality Render

Coffe-break quality

– Coffe-break Quality Render

lunch quality

– Lunch Quality Render

SELAMAT MENCOBA !!!

Mendefenisikan Kamera di AutoCAD

camera_placement_thumb

Cukup banyak yang menanyakan bagaimana caranya membuat hasil rendering yang realistis di AutoCAD. Sejak AutoCAD 2007, AutoCAD memang sudah dibekali mental ray. Sehingga yang ingin merender, bisa langsung merendernya di AutoCAD tanpa harus belajar software lain (baca: 3ds Max). Hasilnya memang tidak secanggih hasil render 3ds Max, tapi cukup OK. Setidaknya bagi para kebanyakan engineer. Beberapa contoh rendering AutoCAD bisa dilihat di sini.

Bagi yang ingin mencoba merender di AutoCAD, saya akan menulis seri rendering tutorial (basic) untuk pengguna AutoCAD 2011. Ada beberapa perubahan mendasar di material, karena itu mungkin yang menggunakan versi di bawahnya akan melihat perbedaan cukup menyolok.

Pada dasarnya langkah-langkah untuk merender adalah sebagai berikut:

  1. Membuat model 3D. Tahap ini tidak dibahas dalam seri tutorial ini. Anda dapat menggunakan model anda sendiri atau menggunakan model yang sama dengan yang digunakan di sini. Silahkan download filenya disini.
  2. Mengatur kamera. Dibahas di artikel ini.
  3. Mengatur material.
  4. Mengatur konfigurasi rendering.

Membuat Kamera

Hal pertama yang kita lakukan adalah membuat kamera view. Kita dapat membuatnya dengan mengetik CAMERA lalu menekan [enter]. Klik titik pertama sebagai posisi kamera, lalu titik kedua sebagai target kamera.

camera_placement

Setelah meletakkan kamera, AutoCAD akan memberikan beberapa pilihan. Berikan nama untuk kamera tersebut.

camera_name

Jangan pikirkan dulu pilihan lainnya. Kita akan mengubahnya belakangan.

Agar lebih mudah bekerja di 3D, akan lebih nyaman kalau kita membuka beberapa view agar dapat melihat model dari beberapa sudut sekaligus. Klik viewport configurations, lalu pilih 3 viewports (atau 2 kalau anda merasa sudah cukup).

viewport_configurations

Click view cube agar anda dapat melihat model dari beberapa sudut. Pada contoh ini dari atas, depan, dan kanan.

AutoCAD_viewports

Sekarang pilih kamera anda. Jika kesulitan, tahan [shift] lalu tekan [space] beberapa kali sampai kamera dihighlight. Klik untuk memilih kamera tersebut.

AutoCAD akan membuka jendela kamera preview seperti di bawah.

camera_preview

Perhatikan kamera anda. Ada beberapa grip yang bisa digunakan untuk mengontrol posisi kamera, target, dan panjang lensa (FOV).

Gerakkan pointer anda ke atas grip, tunggu sebentar. Sekarang anda akan dapat melihat gizmo atau sumbu koordinat di grip tersebut.

grip_control

Pindahkan pointer anda ke atas axis, ada akan melihat garis tipis dengan panjang tak terhingga. Artinya kalau anda memilih axis itu, pergerakan objek akan terkunci pada sumbu tersebut. Klik dan tahan tombol kiri mouse anda, lalu gerakkan ke posisi baru. Cukup mudah bukan?

Lakukan sampai anda merasa puas dengan hasil yang ditampilkan di preview.

Anda juga dapat memperhalus posisi dan target kamera dengan menggunakan properties palette. Kalau ingin menggeser sedikit, terkadang lebih mudah memasukkan angkanya daripada mendrag kamera tersebut.

camera_properties

Setelah selesai, dengan kamera terpilih, klik kanan, lalu pilih set camera view dari contextual menu. Sekarang viewport anda menunjukkan apa yang dilihat kamera.

Ubahlah visual styles menjadi shading, hidden lines, atau style lain untuk memeriksa posisi kamera sudah benar.

visual_styles_panel

Kita akan mengatur cahaya matahari di tutorial selanjutnya.

Section Plane pada AutoCAD

sectionplane

sectionplane

Pada AutoCAD 2007 keatas kita bisa membuat section plane untuk membuat potongan pada objek 3D dengan cukup mudah. Bahkan kita bisa menggeser bidang potong yang kita buat, atau istilahnya ‘Live Section’ [Read more…]

Mesh Modeling

meshoption

Masih ingat tulisan “AutoCAD 2010: Sedikit Rasa Inventor, Sedikit Rasa 3ds Max” ? Salah satu fitur terbaru AutoCAD 2010 adadalah pada Mesh Modeling dimana kita bisa membuat free form design dari primitive object yang ada. Kita bisa atur kerapatan mesh pada objek yang akan kita buat melalui Mesh Primitive Option.

meshoption

Primitive mesh yang ada terdiri dari box, cone, cylinder, pyramid, sphere, wedge dan torus.

meshbox

Dengan bantuan gizmo kita bisa menggerakan setiap permukaan mesh atau ujung-ujungnya.

Untuk mempermudah gunakan visual style ‘conceptual’. Ubah variable VSEDGES menjadi 1

vsedges

Untuk melakukan editing pada mesh tidak diperlukan perintah khusus. Kita hanya melakukan stretch pada sub object, bisa pada face, edge, atau pada vertex nya. Yang perlu kita lakukan hanyalah menekan tombol  “Ctrl” pada keyboard, selanjutnya pilih sub object yang akan kita stretch. Saat sub object dipilih maka AutoCAD akan menampilkan gizmo sebai panduan untuk melakukan stretch.

Berikut contoh bagaimana melakukan stretch pada mesh modeling.

meshface

meshedges

Kita bisa lakukan smoothing pada mesh. Pilih smooth more pada panel mesh dan lihat perbedaannya.

meshsmooth

Dengan mesh modeling ini kita bisa lebih kreatif menuangkan ide 3D dalam AutoCAD

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

~igun~

Latihan 3D: Membuat Pintu

profile

Di beberapa tutorial 3D yang lalu kita sudah mempelajari basic features dari 3D. Sekarang kita akan coba berlatih menggunakannya: membuat pintu. Kita akan menggunakan extrude, UCS, revolve, sweep, dan sebagai tambahan… DUCS dan presspull.

Buatlah dua profil tertutup seperti ini. Gunakan polyline, dan pastikan keduanya adalah polyline tertutup. Warna, lineweight, dan dimensi hanya sebagai panduan, tidak perlu dibuat juga.

profile

Sekarang putar view menjadi SW Isometric. Extrude rectangle dengan ukuran 800×50 setinggi 2150 mm.

Pastikan dynamic UCS aktif. Ada di drafting settings. Bagi anda yang menggunakan AutoCAD 2008 atau sebelumnya, masih berupa teks DUCS.

ducs

Coba aktifkan polyline. Geser pointer anda ke sisi vertikal pintu. Tunggu dan pastikan sampai tampak garis putus-putus. Itu berarti dynamic UCS telah mengenali bidang itu sebagai UCS yang baru.

pl2

Snap ke titik bawah daun pintu, dan buat profil seperti ini.

pl3

Aktifkan sweep. Pilih profil pertama sebagai objek yang akan di sweep. Dan pilih polyline yang baru saja anda buat untuk pathnya.

extrude n sweep

Sekarang kita akan menambahkan sedikit detail di pintu ini.

Klik front pada view cube. Anda akan sering menggunakan view control saat bekerja dengan 3D. Usahakan agar anda terbiasa. Buatlah profil seperti ini di bagian dalam pintu. Ingat, pastikan DUCS aktif sebelum anda mulai menggambar. Ukuran terserah anda.

pl4

Pastikan dynamic input aktif. Aktifkan extrude. Pilih rectangle itu, gerakkan pointer anda sampai extrusion tampak ke arah yang benar. Ketik 20. Dynamic Input memungkinkan kita mengisi nilai 20 saja, tanpa harus memikirkan nilainya + atau -. Tanpa dynamic input, kita harus mempertimbangkan arah sumbu Z waktu objek dibuat. Searah sumbu positif, nilainya positif. Berlawanan, negatif. Masih benci dengan dynamic input? :)

Subtract. Pilih panel pintu sebagai yang pertama, enter, lalu pilih hasil extrusion terakhir sebagai pemotong.

Buat lagi sebuah rectangle di dalamnya, extrude 20. Union daun pintu dan hasil extrusion terakhir.

union

Extrude, subtract, extrude, union. Kita akan sering menggunakannya saat menggambar dengan AutoCAD 3D. Ribet? Memang seperti itu caranya :)

Maaf untuk kali ini saya tidak membahas terlalu detail. Namun jika anda mengikuti tutorial ini berurutan, seharusnya bisa mengikutinya. Jangan lupa, bisa didiskusikan juga di komentar :)

Sekarang coba buat lagi profil seperti ini di atas hasil kerja kita sebelumnya.

p5

Kali ini langsung buat 2 buah rectangle. Aktifkan presspull. Pastikan area yang terpilih seperti berikut.

presspull

Gerakkan kembali pointer anda ke dalam pintu, ketik 20. Voila! Awalnya kita harus menggunakan extrude, subtract dan union… Kali ini cukup sekali presspull!

Sebagai tantangan, buatlah handle pintu untuk melengkapinya.

Hasil pintu kita akan menjadi seperti ini:

result

Bagaimana tutorial 3D ini sampai di sini?

Mengenal 3D Modeling di AutoCAD 2009: Konsep dan Navigasi

ViewCube

viewcube

AutoCAD memiliki fitur 3D modeling. Meski hanya terbatas untuk visualisasi, tapi cukup baik. Dan memang seringkali hanya visualisasi yang dibutuhkan.

Mulai sekarang, saya akan mencoba membahas tutorial AutoCAD 3D. Tidak ada salahnya bagi yang sudah menguasainya mengikutinya juga, karena ada cukup banyak perbedaan dengan versi lama.

[Read more…]

AutoCAD Loft

profiles-1

LOFT juga merupakan satu tool 3D modeling yang baru muncul di AutoCAD 2007. Loft dapat membuat solid atau surface dari beberapa profile. Seperti gambar berikut. Keduanya masing-masing gambar kontur dan cross section dari data lahan.

Keduanya adalah satu seri 2D profile yang dapat dibentuk menjadi 3D model dengan LOFT. Untuk profile yang pertama adalah beberapa garis kontur yang tertutup. Bentuk tertutup ini akan membentuk solid.

Profile kedua adalah seri dari beberapa profile dari polyline terbuka. Polyline terbuka akan membentuk surface.

Aktifkan LOFT, dan pilih profile-profilenya secara berurutan.

Command: loft
Select cross sections in lofting order: 1 found
Select cross sections in lofting order: 1 found, 2 total
Select cross sections in lofting order: 1 found, 3 total
Select cross sections in lofting order: 1 found, 4 total
Select cross sections in lofting order: 1 found, 5 total
Select cross sections in lofting order:
Enter an option [Guides/Path/Cross sections only] <Cross sections only>: C

Loft memiliki beberapa pilihan, dengan guide, path, atau hanya cross section.  Berikut saya ambil dari help file, apa beda keduanya. Dikiri menggunakan beberapa garis guide. Yang dikanan (hanya bisa) 1 garis path.

Umumnya data pengukuran survey tidak diutak-atik. Kecuali kita tahu betul bagaimana kondisi di lapangan. Jadi saya pakai hanya cross section agar digambar apa adanya.

Selanjutnya anda akan diminta memilih bagaimana anda mengontrol bentuk loft. Apakah ruled, smooth fit, atau normal. Untuk detailnya saya sarankan membaca help file lebih lanjut. Untuk hasil pengukuran, smooth fit tidak saya sarankan. Meski hasilnya tampak smooth, tapi kita tidak boleh berasumsi demi bentuk ‘yang lebih cantik’ semata. Buat bentuknya sesuai data yang ada saja.

Hasil akhirnya akan seperti ini.

Sayangnya, untuk data point X,Y,Z tidak bisa langsung digambar menjadi surface. Kita harus menggambarkan point lebih dulu dan menggambar kan profile secara manual. Baru bisa dilakukan proses LOFT.

AutoCAD Sweep

helix-and-profile

Sweep merupakan satu fitur 3D modeling baru di AutoCAD 2007. Sebetulnya sweep tidak jauh berbeda dengan extrude menggunakan path. Namun sweep jauh lebih baik. Sweep dapat menangani geometri terbuka (tidak harus polyline atau geometri tertutup lainnya), dan dapat menangani path tertutup dengan baik. Extrude menggunakan path selain tidak bisa bentuk terbuka, juga sering salah orientasinya saat menggunakan path tertutup.

Di contoh ini, saya akan membuat sebuah ramp. Untuk path saya buat dengan tool HELIX. Lalu saya buat satu profile dengan polyline tertutup.

Command: sweep
Current wire frame density:  ISOLINES=4
Select objects to sweep: 1 found
Select objects to sweep:
Select sweep path or [Alignment/Base point/Scale/Twist]:

Perhatikan bahwa anda memiliki option! Anda dapat mengubah alignment, base point, scale dan twist. Twist memungkinkan anda memutar profile pada saat di sweep. Untuk contoh ini, saya tidak mengubah apapun, kecuali memilih profile dan path.

Metoda lain membuat asbak

xline.jpg

Membuat objek 3D selain dengan cara extrude, bisa juga di lakukan dengan cara revolve, ikuti langkahnya sebagai berikut

1). Buat garis dengan menggunakan “Xline”

Command: _xline Specify a point or [Hor/Ver/Ang/Bisect/Offset]: h
Specify through point: 0,0
Specify through point: (tekan tombol enter)
Command: _xline Specify a point or [Hor/Ver/Ang/Bisect/Offset]: v
Specify through point: 0,0
Specify through point: : (tekan tombol enter)

xline.jpg

[Read more…]

Membuat asbak dengan DUCS dan Presspull

Melihat tutorial yang buat ‘Abah’ Adesu di sini, saya tertarik untuk mencoba memperlihatkan ‘cara alternatif’ yang dapat dilakukan oleh AutoCAD 2007 atau yang lebih baru.

Jangan dianggap bahwa cara ini adalah cara yang lebih baik. Karena bagaimanapun, setiap orang dapat memiliki workflow yang berbeda di AutoCAD. Dan satu hal yang perlu saya garis bawahi, jika anda baru bermain-main di 3D AutoCAD, cara ini bukanlah cara yang akan saya ajarkan. Bagaimanapun, ‘cara lama’ lebih fleksibel dalam banyak kasus, dan harus anda kuasai lebih dulu. Tapi punya alternatif akan menyenangkan bukan?

[Read more…]