Mengenal lebih dekat tentang Drafting Setting (DSettings)

Terimakasih kepada Kang Dadang Fauzi dan Mas edo yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk ikut sharing tentangCAD di tentangCad.com ini

Materi pertama kita akan membahas autocad lebih dalam lagi mengenai Drafting Setting /Dsetting.

A. Tentang Drafting Setting (Dsetting) di Autocad 2013

Autocad>Tools>Drafting setting:

1. Snap and Grid

Dsetting

Pada kotak ini kita akan mengatur besaran grid yang akan dipakai pada suatu gambar, aktivasi snap ke grid serta hal mengenai grid. Besar atau jarak X dan Y untuk snap bisa berbeda dengan jarak X dan Y untuk grid ( misalnya: snap spacing X dan Y = 1 dan grid spacing X dan Y = 10, maka grid yang tampil dijendela gambar akan berjarak 10,10 tetapi pergerakan kursor akan 1,1). Nilai X dan Y akan selalu sama.

Grid sendiri adalah suatu kerangka yang dibangun atas beberapa garis vertikal dan garis horizotal dengan jarak tertentu yang akan membantu dalam perencanaan atau proses penggambaran terutama dalam ukuran atau konsistensi jarak.

  • Snap on (F9)
    Bila Snap on (F9) diaktifkan maka kursor akan bergerak sejauh nilai X dan Y yang ditentukan secara vertikal dan horizontal. Bila tidak diaktivkan kursor bergerak bebas.

Polar snap

Snap Type
Ada 2 (dua) tipe snap:
untuk sistem penggambaran yang umum, kita dapat menggunakan tipe ractangular snap dimana kursor akan bergerak secara tegak lurus.
Tetapi bila sistem penggambaran isometris akan lebih mudah bila snap settingnya isometric sehingga kursor gambar akan selalu bergerak isometris tanpa harus mengatur rotasi setiap menarik garis atau menggambar.

Grid on (F7)
Untuk tampilan grid bisa berbentuk garis atau titik, gunakan command GRIDSTYLE untuk merubah tampilan grid: variabel <0> untuk garis dan <1> untuk titik.

Tampilan grid dapat diaplikasikan pada jendela
– 2D model
– Block editor
– Laout

  •  Grid Spacing
    Besaran yang kita inginkan untuk jarak antar grid. Bila kita memerlukan ketelitian yang sangat detil kita dapat

Adaptive Grid
Limits the density of the grid when zoomed out. ( GRIDDISPLAY system variable)
• Allow Subdivision Below Grid Spacing:
Generates additional, more closely spaced grid lines when zoomed in. The frequency of these grid lines is determined by the frequency of the major grid lines. ( GRIDDISPLAY and GRIDMAJOR system variables)
2. Polar Track
3. Object Snap
4. 3D Object Snap
5. Dynamic Input
Pada saat editing garis kita akan memasukan nilai panjang dari garis yang kita edit baik total panjang atau nilai tambahan dari garis yang ada.
Untuk merubah nilai masukan tersebut dapat dilakukan pada menu drafting setting.

6. Quick Properties
7. Selection Cycling

ds
Selection Cycling memungkinkan kita untuk memilih atau mencari objek-objek yang tumpang tindih/double pada file gambar. Pada saat kursor berada diatas objek yang double kursor akan otomatis berubah menjadi biru.

# Allow Selection Cycling
Checklist kolom ini untuk mengaktifkan menu selection cycling.

# Display Selection Cycling List Box
Menampilkan objek-objek yang bertumpuk dalam suatu jendela/kotak daftar tersendiri, berisi daftar semua objek tumpang tindih pada saat dipilih.

  • Cursor-dependent
    Mengatur parameter posisi kotak daftar/jendela selection cycling.
    Quadrant:
    Menentukan di mana kuadran dari kursor ke posisi kotak daftar. Bergerak kotak daftar relatif terhadap kursor.
    Distance in pixels:
    Menentukan jarak antara kursor dan kotak daftar.
  • Static
    Kotak daftar tidak bergerak dengan kursor dan tetap di posisi yang sama. Untuk mengubah posisi kotak daftar, klik dan geser.

# Show title bar
Untuk menampilkan title bar, lebih baik menu ini tidak dicheck list untuk menghemat tampilan pada layar gambar.

Contoh desain Revit

Saya menemukan hasil rendering ini di RevitCity. Sangat mengesankan, dan hebatnya project ini di Palembang, Indonesia! Kurang tahu pasti apakah yang mendesain memang orang Indonesia, sepertinya sih melihat desainnya… iya. Sayangnya saya tidak bisa mengakses profil pengirimnya.

Senang juga melihat bahwa ternyata Revit sudah cukup banyak penggunanya di Indonesia. Bahkan yang mengirim mengklaim desain itu dengan Revit 5!

Bagi yang ingin melihat desainnya, bisa lihat di sini.

Inventor untuk Desain Produk Interior

rack
Jika anda sedang berpikir untuk mengganti software AutoCAD anda ke software yang lebih cocok untuk bidang pekerjaan anda, mungkin ini bisa jadi salah satu pertimbangan.

Meskipun Inventor adalah software manufaktur, Inventor mungkin akan lebih berguna bagi mereka yang bekerja di perusahaan desain interior. Bukan, bukan desain interior yang mendesain layout interiornya. Jika anda mendesain layoutnya, mungkin Revit lebih cocok. Tapi ini buat mereka yang mendesain dan memproduksi produknya. Saya bukan desainer interior, jadi maaf kalau desainnya sangat sederhana :D Jika anda ingin memberikan masukan desain yang lebih baik, akan saya update artikel ini.

Anda bisa lihat bahwa Inventor dapat digunakan cukup baik untuk desain produk interior.

Simple Project dengan Revit

perspective
Sebetulnya bukan suatu desain yang patut dibanggakan. Hanya sebuah desain masjid sederhana, bantu-bantu teman untuk proposal pembangunan masjid sebagai pengganti masjid yang rubuh karena gempa di Bengkulu.

Saya ingin menunjukkan bahwa dengan Revit, kita dapat menghasilkan drawing yang cukup detail dengan waktu relatif singkat. Termasuk menunjukkan perspektifnya. Saya memang tidak merender model ini karena memang tidak diperlukan. Tapi saya pikir dengan shaded view pun, cukup mewakili bukan?

Waktu pengerjaan 2 jam lebih, mungkin hampir 3 jam. Termasuk membuat custom library pintu, jendela, dinding kamar mandi, dan toilet jongkok.