Memindahkan License untuk Produk Autodesk

binary-code.jpg

binary-code.jpg

Sebuah pertanyaan muncul di forum. Yang ditanyakan, apakah jika kita memiliki software AutoCAD original, dapat dipindahkan ke komputer lain? Bagaimana caranya?

Jawaban pendeknya: Bisa, dengan portable license utility.

Di sini kita akan coba bahas cara memindahkan license ini. Dan ini berlaku untuk semua produk Autodesk, tidak hanya AutoCAD.

[Read more…]

Persamaan Dasar Software 3D MCAD

Terkadang kita terjebak dan dipusingkan oleh pemilihan software apa yang akan digunakan untuk memudahkan pekerjaan. Terlampau banyak hal yang harus dipertimbangkan. Padahal berbagai macam software tersebut memiliki banyak persamaan. Hanya saja penamaannya yang berbeda. Disini saya akan coba berbagi sedikit pengalaman dalam menggunakan software Mechanical CAD/MCAD. Apa saja persamaan yang terdapat didalamnya. [Read more…]

DWFx

Anda sudah kenal format DWF? Apakah anda sudah mencoba menggunakan DWFx? Format ini adalah format XPS dari DWF. Format ini sudah dijadikan default pada produk 2009 dari Autodesk. Kelebihannya apa? Berbeda dengan DWF yang dulu harus dibuka dengan DWF Viewer, Design Review, DWFx dapat dibuka hanya dengan Internet Explorer 7 tanpa harus diinstall program tambahan! IE 7 di Vista dapat langsung membukanya. Sementara IE 7 di XP juga bisa, dengan syarat menginstall .NET versi terakhir.

[Read more…]

DWG TrueView

autodesk_dwg

DWG TrueView adalah DWG viewer yang dapat di download gratis dari situs Autodesk. Resmi, bukan bajakan. Karena memang fungsinya hanya viewer, tidak dapat untuk mengedit file DWG. Namun belakangan, TrueView diintegrasikan dengan kemampuan TrueConvert, anda dapat menggunakannya untuk membuka dan men-save as file DWG yang ada ke versi di bawahnya!

[Read more…]

Autodesk Impression

elevation

Menurut anda, dengan software apakah image berikut ini dibuat? Mungkin kebanyakan akan menyebutkan CorelDraw. Memang tidak salah, CorelDraw banyak digunakan untuk efek-efek seperti ini. Namun ini bukan dibuat dengan CorelDraw, tapi dengan software gratisan dari Autodesk. Namanya Autodesk Impression.

[Read more…]

Autodesk Knowledge Base

Semasa saya kuliah dulu, langkah andalan saat saya mengalami trouble saat menggunakan AutoCAD adalah install ulang! Kalau sering hang, tidak bisa loading, fatal error, dan lain-lain. Seringkali, menginstall ulang AutoCAD saja tidak menyelesaikan masalah. Yang akhirnya saya lakukan adalah memformat ulang harddisk, dan menginstall ‘from scratch’! Tentu saja, karena dulu pakai software bajakan tanpa license resmi, saya cuek-cuek saja. Menghabiskan waktu, memang… tapi sebagai mahasiswa, saya punya waktu banyak dan data-data saya tidak banyak dan tidak terlalu penting.

[Read more…]

Autodesk Seek

Butuh library CAD? Autodesk seek mungkin akan menyenangkan bagi anda. Jika anda ingin mencari library dalam format file CAD tertentu, dapat menggunakan fitur ini. Misalkan anda ingin mencari library pintu untuk Revit. Anda dapat memfilter pencarian dengan hanya memilih tipe rfa. Ketik door pada field pencarian, dan klik search. Maka berbagai tipe pintu akan muncul.

Tentu, anda dapat menggunakan google atau search engine lain. Tapi jika anda ketik ‘door library’, maka banyak sekali informasi yang sebetulnya tidak anda butuhkan ikut muncul.

Ada berbagai file CAD dapat anda cari di sini, DWG, DGN, RFA dan beberapa jenis file CAD lain. Masih versi beta, namun rasanya cukup membantu.

Jika anda tidak dapat melihat link di atas, ini linknya: http://seek.autodesk.com/

CAD hanyalah tools…

Saya mendapat komentar tentang mahasiswa(i) sekarang yang karena adanya aplikasi CAD jadi kurang memahami konsep skala. Dan sebetulnya, masalahnya tidak hanya itu. Banyak hal-hal yang sekarang tidak lagi bisa dilakukan oleh mahasiswa dan lulusan baru karena sangat bergantung pada software.
Komentar saya begini: CAD dan software lain hanyalah tools. Hanya alat bantu. Sama halnya dengan pensil, meja gambar, dan alat bantu lain.Kalau seorang arsitek diberi selembar kertas dan pensil tidak lagi dapat mengutarakan idenya, itu berarti ada masalah. Saya gunakan bidang arsitektur karena komentar waktu itu tentang arsitektur ya… Kampus seharusnya menjadi tempat menggembleng mahasiswanya untuk dapat mendesain. CAD dapat membantu seorang arsitek untuk menuangkan idenya dengan lebih mudah. Itu saja. Tapi kalau tanpa CAD dia tidak bisa mendesain? Mungkin ia memang sebetulnya tidak bisa mendesain…! Mungkin hanya mengandalkan copy-paste?
Sama halnya dengan jurusan teknik sipil… sebelum ia diperkenalkan dengan software analisis seperti SAP2000, STAADPRO, ETABS, dll… ia diajarkan menghitung secara manual. Tidak seharusnya tanpa software ia tidak lagi bisa bekerja.
Sayangnya, ketergantungan sama aplikasi CAD seperti diamini oleh penyedia lowongan kerja di Indonesia. Cobalah buka info lowongan di harian, website, mailing list, dan sarana lainnya. Untuk arsitek minimal diminta bisa AutoCAD dan 3ds Max. Akhirnya semua mahasiswa dari awal sudah ‘diam-diam’ mempelajari software desain. Itu nilai tambah kan? Keenakan pakai software, akhirnya kebablasan.
Banyak orang yang menuding kerasnya razia terhadap penggunaan software bajakan akan membuat lemahnya kualitas SDM Indonesia. Orang kita bisa bersaing karena mudahnya mempelajari software yang harganya puluhan juta dengan membelinya seharga 15ribu perak saja. Tapi apa iya itu keuntungan? Think again!
Dalam kasus seperti ini justru membuat SDM kita melemah. Sekarang mahasiswa lebih sibuk belajar CAD daripada belajar mendesain. CAD yang harusnya cuma jadi alat bantu justru jadi andalan. Seandainya saja memang tidak ada software bajakan di Indonesia, kampus dapat mengontrol penggunaan software oleh mahasiswa. Mahasiswa bisa dipaksa untuk belajar mendesain secara manual sampai mereka siap. Kampus dapat berkonsentrasi untuk memberikan porsi yang seharusnya: belajar mendesain.
Bagaimanapun… tulisan di atas adalah pendapat saya pribadi. Mungkin ada yang berpendapat berbeda…

AutoCAD vs AutoCAD LT

AutoCAD LT akhir-akhir ini menjadi primadona karena harganya yang jauh lebih rendah dari AutoCAD. Terutama karena sepak terjang BSA yang rajin ‘mengunjungi’ perusahaan-perusahaan untuk legalisasi, harga sekian tentu sangat menarik. Apalagi AutoCAD LT disebut-sebut sebagai ‘AutoCAD tanpa fitur 3D’.

Hal itu tidak sepenuhnya benar. Karena fungsi AutoCAD yang dipangkas tidak hanya 3D. Lalu apa bedanya AutoCAD dan AutoCAD LT?

Pada dasarnya anda dapat membaca perbandingannya pada release comparison matrix yang dikeluarkan Autodesk. Namun anda harus mencarinya untuk release yang sesuai. Silahkan coba cari di Google. Dulu, di AutoCAD LT 2006, anda tidak dapat membuat dynamic block. Namun di versi 2008, hal ini bisa dilakukan. Jadi matrix ini tidak dapat dijadikan patokan untuk semua versi.

Tidak semua fitur di comparison matrix itu disebutkan. Ada beberapa fitur yang tidak ada, namun tidak disebutkan. Namun secara garis besar, AutoCAD LT tidak memiliki fitur 3D dan automatisasi (VBA, AutoLISP). Hal ini bisa merembet ke express tools, yang dibuat dengan kumpulan command AutoLISP. Lalu tidak ada text field… Sheet set manager… dan berbagai tools automatisasi lain.

Lalu bagaimana anda bisa memutuskan apakah AutoCAD LT layak dipakai atau tidak? Jika anda bisa melupakan 3D modeling dan VBA/AutoLISP… anda masih bisa mempertimbangkannya dengan pertimbangan berikut…

Jika selama ini anda selalu menggunakan AutoCAD, ada baiknya anda meminta CD trial dan mencobanya terlebih dahulu. Seringkali objek yang dibuat dengan fitur automatisasi AutoCAD akan menyebabkan error di AutoCAD LT. Jika hal ini terjadi, pikirkan kemungkinan bahwa anda akan harus melakukan redraw semua library dan template anda untuk menghindari masalah. Objek-objek tersebut tidak hanya tidak dapat digunakan dan dilihat di AutoCAD LT, namun file DWG-nya dapat dianggap corrupt. Fatal error akan sangat mungkin sering terjadi.

Jika anda tidak pernah menggunakan fitur automatisasi AutoCAD, hanya garis, arc, pattern, dan objek geometri lain saja… kemungkinan besar anda tidak akan mengalami masalah. Namun tetap saja, pastikan semua berjalan lancar dengan menggunakan versi trialnya terlebih dulu.

Bagaimanapun, menggunakan AutoCAD LT jika anda sering menerima file dari perusahaan lain (outsource ataupun partner) mungkin bukan langkah bijaksana. Hal ini bisa menurunkan produktifitas karena AutoCAD dan AutoCAD LT tidak 100% kompatibel. Kecuali… anda dan partner anda dulu menggunakan AutoCAD seperti menggunakan AutoCAD LT.