Bagaimana menampilkan dialog Array?

array_dialog.png

AutoCAD 2012 secara default tidak lagi menggunakan dialog box untuk command Array. Jika anda merasa kehilangan, bagaimana cara menggunakan dialog box untuk command array tersebut?

Untuk pengguna AutoCAD 2012, anda harus menginstall AutoCAD service pack minimal SP1. SP terakhir adalah SP2, jadi sebaiknya anda menginstall yang terakhir.

Anda dapat mendownload service pack software Autodesk di sini: http://usa.autodesk.com/support/downloads/

Bagi pengguna AutoCAD 2012 SP1 atau versi yang lebih baru, dapat mengetikkan command ARRAYCLASSIC. Anda akan dapat menggunakan dialog box seperti versi sebelumnya.

array_dialog

Perlu diingat, mengunakan dialog box berarti anda tidak dapat menggunakan array path. Dan juga tidak dapat membuat array associative.

Karena itu, lebih baik anda membiasakan diri menggunakan ribbon interface agar dapat mengoptimalkan semua fitur yang ada.

Mengatur default template dan library di Revit

Lokasi Revit Library

Menginstall Revit tidaklah hanya sekedar mengklik next dan install. Jika anda melakukannya, Revit memang akan tetap terinstall. Namun pada saat anda menggunakannya, mungkin anda tidak akan menemukan library yang dibutuhkan. Mungkin juga menggunakan template imperial (feet dan inch) atau standard lain yang tidak anda inginkan.

Bagaimana memperbaiki instalasi tersebut, agar kita dapat menggunakan template dan library yang dibutuhkan?

Menambahkan library

Pertama kita akan menambahkan library apa saja yang kita butuhkan. Mungkin anda perlu menambahkan standar JIS atau Inggris, misalnya.

Anda dapat menambahkan library yang terinstall di Revit dengan mengakses Program and Features di Windows 7 atau Windows 8. Atau add/remove Programs di Windows XP.

Pilih software Autodesk Revit, lalu klik Uninstall/Change.

change_installation

Klik Add or Remove Features untuk mengedit instalasi. Dengan cara ini anda dapat memodifikasi instalasi tanpa harus menginstall ulang software anda.

add_remove_features

Di halaman selanjutnya, aktifkan content yang ingin anda tambahkan atau hapus. Jangan lupa untuk memilih default content yang ingin anda load secara default (Lihat image di bawah).

Ada banyak sekali standar content di sini. Jika kapasitas harddisk bukan masalah, anda boleh menginstall semuanya.

Contents

Klik next, maka installer akan menambahkan content yang anda inginkan.

Jika anda punya custom content, anda dapat mengklik add content dan memilih custom content yang ingin diinstall.

Mengedit file location

Langkah selanjutnya adalah memeriksa lokasi folder default. Dengan demikian anda dapat membuat file baru dan load library dengan file default, tidak perlu mencari file-file tersebut setiap kali bekerja.

Buka Revit option. Anda dapat mengaksesnya dengan mengklik logo R besar di kiri atas dan mengklik options.

revit_options

Di Revit options, klik file locations. Aturlah path yang ingin anda ubah.

Anda bisa mengubah lokasi default untuk:

  1. Lokasi template dan default template
  2. User files (lokasi save)
  3. Rooth path untuk point clouds

Catatan: Revit yang saya gunakan adalah Revit 2014. Anda mungkin akan melihat tampilannya sedikit berbeda.

File_Location

Untuk mendefenisikan lokasi default untuk Revit library, klik tombol places.

Defenisikan path yang anda inginkan di sini. Jangan lupa untuk memindahkan lokasi default ke paling atas. Anda dapat mengklik tombol panah ke atas atau ke bawah untuk melakukannya.

revit_library_location

Mengakses library melalui Look in panel

Jika anda menginstall library, Revit akan menambahkan lokasi library itu di sidebar. Setiap anda mengklik load family, di open dialog box anda dapat melihat daftar folder library.

lokasi_look_in_

Cara ini sangat memudahkan untuk berpindah library, misalnya dari US metric ke JIS. Tidak perlu mengklik berkali-kali pada drop down atau file dialog.

Penutup

Menginstall software sekarang harus jeli. Anda tidak dapat begitu saja mengklik next berkali-kali sambil tutup mata. Jika anda melakukannya dengan benar, maka anda terbebas dari kerepotan merapikan instalasi anda kelak.

Untuk instalasi massal, ke puluhan workstation sekaligus anda dapat mempertimbangkan menggunakan deployment. Atur semua setting di sana, dan anda dapat langsung men-deploy sekaligus ke puluhan komputer tanpa harus mengatur setting berulang-ulang.

Apakah anda punya pengalaman sejenis saat melakukan instalasi? Silahkan diceritakan di sini!

Bekerja dengan unit yang berbeda di AutoCAD

meter_unit.png

Pada saat anda menggambar dengan AutoCAD, hanya ada dua unit yang seharusnya anda gunakan: imperial atau metric.

Imperial menggunakan feet dan inch, sementara metric menggunakan millimeter.

Perhatikan di plot scale sewaktu anda mencetak, hanya ada dua satuan: inch dan mm.

plot_scale

Di Indonesia, meski kita bisa dikatakan menggunakan standar metric, tapi banyak juga yang tidak terbiasa menggunakan mm. Tapi bisa cm atau mm. Malah mungkin km.

Tentu saja, AutoCAD mendukung format unit lain. Namun karena pada dasarnya dua unit itu lah yang didukung, maka pekerjaan anda akan jauh lebih mudah jika menggunakan mm atau inch. Seperti pada tips untuk mudah mencetak gambar ini. AutoCAD cukup sederhana jika anda menggunakan mm, tapi butuh banyak penyesuaian lagi jika anda menggunakan m atau cm.

Lalu bagaimana jika kita ingin tetap menggambar dengan satuan m, tapi ingin hasil akhir dalam mm?

Tujuannya agar saat mengatur konfigurasi dan setting lain dalam mm tanpa harus konversi skala lagi. Seperti jika anda menggambar dalam mm, maka di plot dialog akan cukup mengisi 1:100 untuk plot 1:100. Anda juga tidak perlu lagi repot mengatur linetype scale dan berbagai pengaturan lainnya.

Mempersiapkan file gambar final

Anda dapat mempersiapkan sebuah file DWG untuk hasil akhir. Buatlah file ini dalam satuan mm. Ingat, gunakan template ISO.

iso_template

Buatlah beberapa objek untuk referensi dan untuk memilih objek ini di gambar kerja nantinya. Anda harus punya objek di gambar ini. Gambarlah dengan unit yang presisi (bukan asal-asalan) agar kita dapat memeriksanya nanti.

Save file ini.

Membuat file kerja

Sekarang buat file DWG baru. Bukalah setting units dan ubah unitnya ke satuan yang biasa anda gunakan untuk bekerja.

Anda dapat menggunakan perintah UNITS atau –DWGUNITS (perhatikan tanda –) untuk mengubah unit kerja.

meter_unit

Untuk contoh ini, gunakan saja meter agar seragam. Biarkan file ini kosong saja. Simpan file ini.

Menggunakan XREF

Sekarang di file kerja, bukalah reference palettes dan attach gambar final anda. Perhatikan bahwa AutoCAD otomatis mendeteksi nilai konversi dari gambar final ke gambar kerja.

convertion_factor

Sekarang anda seharusnya sudah melihat objek di gambar final anda. Pilihlah objek itu.

Edit Reference In-Place

Jika anda menggunakan ribbon, maka anda akan melihat contextual tab. Pilihlah edit reference in-place. Jika anda menggunakan command line, ketikkan REFEDIT lalu pilih objek di file asli.

edit_ref_in_place

Ingatlah bahwa:

  1. File aslinya adalah dalam mm.
  2. File yang sedang kita buka sekarang adalah dalam meter.

Sekarang cobalah anda menggambar. Anda dapat menggambar dalam meter! Buatlah beberapa objek sederhana, lalu simpan file aslinya dengan mengklik save changes di ribbon.

Juga ukurlah objek yang sebelumnya anda gambar dalam mm, berapa sekarang ukurannya?

save_changes

Sekarang anda dapat menutup file kerja dan memeriksa di file akhir. Biarpun anda bekerja dalam cm, meter, km, atau inch, hasil akhirnya akan tetap dalam mm!

Pemenang kontes Rendering AutoCAD

alif-siang.jpg

Kontes rendering TentangCAD sudah berakhir! Jumlah vote akhir sudah dihitung, dan pemenang telah ditentukan!

Terima kasih kepada sponsor

Terima kasih kepada para sponsor, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik.

  1. TentangCAD
  2. SolusiCAD
  3. ArtikelCAD
  4. KOMUNITAS AUTOCAD INDONESIA

Para pemenang

Berikut adalah posisi akhir dari jumlah ‘like’ tertinggi:

  1. Jundi Afgani memperoleh uang tunai Rp. 500.000,-
  2. Bagyo Bag memperoleh uang tunai Rp. 250.000,-
  3. Koeshariatmo memperoleh uang tunai Rp. 200.000,-

Selamat kepada para pemenang! Bagi yang tercantum namanya sebagai pemenang dapat mengirimkan no rekening ke email edo@tentangcad.com dengan menggunakan alamat email yang sama untuk mengirimkan hasil render. Jika anda menggunakan alamat email yang berbeda tidak akan digunakan.

Atau dapat juga menggunakan fasilitas private message di facebook.

Hasil render 5 posisi teratas

Hasil render yang masuk bagus-bagus. Namun karena kita menghitung dari dua hasil render tertinggi (siang dan malam) maka hanya dua yang ditampilkan di sini. Namun anda dapat melihat seluruh hasil render yang diterima di album facebook ini.

Ada dua peserta yang ditolak karena tidak memenuhi syarat. Yang satu hanya menyertakan render siang tanpa menyertakan render malam. Yang satu lagi modifikasi model terlalu ekstrim sehingga model asli tidak lagi menjadi fokus utama.

jundi siang jundi malam
Jundi Afgani – render siang Jundi Afgani – render malam
bagyo siang bagyo malam
Bagyo Bag – render siang Bagyo Bag – render malam
koes2 koes1
Koeshariatmo – render siang Koeshariatmo – render malam
misbah siang misbah malam
Misbah Saputra – render siang Misbah Saputra – render malam
alif siang alif malam
Alif Syarifudin – render siang Alif Syarifudin – render malam

Nilai akhir peserta

Jundi Afgani

Render siang 1 :  46 likes
Render siang 2: 156 likes
Render malam 1 : 152 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 308

Bagyo Bag

Render siang 1 : 116 likes
Render siang 2: 142 likes
Render malam 1 : 135 likes
Render malam 2 : 114 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 277

Koeshariatmo

Render siang 1 :  38 likes
Render siang 2: 32 likes
Render siang 3 : 48 likes
Render malam 1 : 54 likes
Render malam 2 : 44 likes
Render malam 3 : 32 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 102

Misbah Saputra

Render siang 1 :  12 likes
Render siang 2: 12 likes
Render siang 3 : 38 likes
Render malam 1 : 20 likes
Render malam 2 : 16 likes
Render malam 3 : 24 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 62

Alif Syarifudin

Render siang 1 :  16 likes
Render siang 2 :  10 likes
Render siang 3 :  8 likes
Render siang 4 :  8 likes
Render siang 5 :  10 likes
Render siang 6 :  9 likes
Render malam 1 : 36 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 52

Aprian Rudina Sukma

Render siang 1 :  23 likes
Render malam 1 : 28 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 51

Ahmad Cabase Basiri

Render siang 1 :  15 likes
Render siang 2: 17 likes
Render siang 3 : 13 likes
Render malam 1 : 11 likes
Render malam 2 : 26 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 43

Sulaiman Bani Adam

Render siang 1 :  13 likes
Render malam 1 : 17 likes
Render malam 2 : 9 likes
Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 30

Posisi sementara kompetisi render AutoCAD

koeshariatmo.jpg

Kompetisi rendering AutoCAD hampir selesai. Hari Jumat tengah malam adalah hari terakhir memasukkan hasil rendering anda, dan Senin siang akan diumumkan pemenangnya.

Ingat, pemilihan pemenang adalah berdasarkan jumlah ‘like’ yang diterima. Satu hasil render siang dengan like terbanyak dan satu hasil render malam dengan like terbanyak.

Anda masih punya waktu untuk mendapatkan jumlah vote! Bagi yang ingin ikut berpartisipasi memilih hasil render yang anda pikir layak menang, silahkan lihat hasil rendernya di halaman facebook ini.

Berikut adalah posisi sementara:

Koeshariatmo

  • Render siang 1 :  28 likes
  • Render siang 2: 21 likes
  • Render siang 3 : 37 likes
  • Render malam 1 : 43 likes
  • Render malam 2 : 31 likes
  • Render malam 3 : 23 likes

Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 71

Aprian Rudina Sukma

  • Render siang 1 :  12 likes
  • Render malam 1 : 16 likes

Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 28

Jundi Afgani

  • Render siang 1 :  17 likes
  • Render siang 2: 105 likes
  • Render malam 1 : 21 likes

Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 126

Ahmad Cabase Basiri

  • Render siang 1 :  3 likes
  • Render siang 2: 5 likes
  • Render siang 3 : 5 likes
  • Render malam 1 : 5 likes
  • Render malam 2 : 6 likes

Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 11

Bagyo Bag

  • Render siang 1 : 30 likes
  • Render siang 2: 39 likes
  • Render malam 1 : 35 likes
  • Render malam 2 : 27 likes

Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 74

Misbah Saputra

  • Render siang 1 :  4 likes
  • Render siang 2: 2 likes
  • Render siang 3 : 10 likes
  • Render malam 1 : 7 likes
  • Render malam 2 : 5 likes
  • Render malam 3 : 6 likes

Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 17

Sulaiman Bani Adam

  • Render siang 1 :  2 likes
  • Render malam 1 : 4 likes
  • Render malam 2 : 2 likes

Total like (1 render siang dan 1 render malam tertinggi) adalah: 6

Menggunakan parameter di AutoCAD

daftar-parameter.png

Kita dapat menggambar secara presisi berdasarkan panjang dan sudut. Itu kita semua sudah tahu. Tapi apakah kita bisa menetapkan luas area, sementara panjang dan lebar yang menyesuaikan ukurannya? Tidak hanya pada saat rectangle dibuat, tapi juga kita dapat mengubah ukurannya kelak.

Tentu saja! Sejak AutoCAD 2010, AutoCAD sudah punya yang namanya geometric dan dimensional constrain. Ini bisa kita manfaatkan untuk keperluan di atas.

Bagi anda yang belum mengenal apa itu constrains, dapat membaca disini: geometric constrains dan dimension constrains.

Membuat rectangle

Untuk contoh ini, kita akan membuat sebuah contoh sederhana: rectangle. Anda dapat membuat sebuah rectangle dengan ukuran sembarang. Tapi sebaiknya jangan terlalu jauh dengan yang anda harapkan sebagai hasil akhir.

rectang

Memberikan automatic geometric constrain

Jika anda ingin lebih mendalami constrains, dapat membaca artikel yang dilink di atas. Untuk kali ini kita akan menggunakan cara mudah saja: auto constrain.

Jika anda menggunakan ribbon, pergi ke parametric tab> geometric panel. Klik auto constrain.

auto constrain

Setelah auto constrain aktif, pilih rectangle yang telah anda buat. AutoCAD akan memberikan constrain agar bentuk rectangle tidak berubah.

Mendefenisikan parameter

Langkah berikutnya adalah mendefenisikan parameter. Seperti yang sudah ditetapkan sebelumnya, kita akan menentukan ukuran rectangle dari luasnya. Aktifkan parameters manager.

parameter manager

Sekarang klik new user parameter di parameters manager palette.

new user parameter

Ketikkan parameter seperti yang tertera di bawah. Berikan nama area dan ganti expressionnya menjadi 1000000 (1 juta). Ulangi proses tersebut untuk panjang dan lebar.

Khusus untuk lebar, kita ganti menjadi rumus panjang/lebar.

daftar parameter

Anda bisa lihat bahwa nilai lebar otomatis dihitung.

Memberikan dimension constrains

Terakhir, kita dapat memberikan dimension constrain. Masih di parametric tab, sekarang kita pindah ke dimensional panel. Klik linear dimension.

linear constrain

Berikan dimensi untuk panjang. Caranya sama persis dengan membuat dimensi biasa.

Gerakkan pointer anda ke titik pertama sampai muncul lingkaran merah, klik. Gerakkan pointer ke titik kedua, klik. Terakhir gerakkan pointer untuk meletakkan dimensi, klik.

Kali ini AutoCAD akan meng-highlight nilai constrain. Ketikkan panjang. Ingat, huruf besar kecil pengaruh. Ketikkan persis sama dengan yang anda ketikkan di parameters manager.

meletakkan dimension constrain

Tekan enter. Anda akan lihat hasilnya menjadi seperti ini:

hasil akhir panjang

Perhatikan bahwa AutoCAD mengubah ukuran panjang sisi rectangle tersebut. Ulangi hal yang sama untuk lebar.

Hasil akhir rectangle akan menjadi seperti ini:

hasil akhir

Menguji rectangle

Sekarang anda dapat menguji rectangle ini dengan mengubah ukurannya. Buka kembali parameters manager kalau anda sudah menutupnya.

Ubah nilai area dan perhatikan apa yang terjadi. Ubah juga nilai panjang dan perhatikan perubahan ukuran rectangle tersebut.

Kegunaan parametric design lainnya

Yang kita lakukan di atas masih sangat sederhana. Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan parameter. Misalnya sebuah desain plat dan hole yang ada di plat tersebut. Kita bisa mengontrol dan mengubah ukuran dengan cepat jika mendefenisikan parameter.

Kita juga bisa membuat parametric block yang sifatnya serupa dengan dynamic block. Namun parametric block sifatnya lebih ke ukuran objek, sementara dynamic block lebih ke action yang dapat dilakukan pengguna.

Anda tahu tabel baja? Anda dapat membuat satu profil baja, memberikan parameter dan mengisikan tabel baja ke parameters manager.

Kelak kita akan lihat bagaimana penggunaan parameter yang lebih kompleks dalam contoh berikutnya.

Selamat mencoba!

Kontes rendering masih terbuka

koeshariatmo.jpg

Jika anda mahir merender, maka anda masih punya kesempatan untuk mengikuti kontes rendering. Kesempatan anda masih terbuka sampai tanggal 2 Agustus 2013.

Jika anda berminat, silahkan lihat cara anda aturan mainnya di sini.

Berikut contoh hasil rendering yang sudah masuk ke kami.

koeshariatmo

Anda dapat melihat semua hasil render yang sudah masuk di album facebook ini.

Silahkan segera submit hasil rendering anda. Makin awal anda submit, makin besar kemungkinan anda memperoleh jumlah vote yang banyak.

Memberi material rendering pada objek

material_attach.png

Saya banyak menerima komentar bahwa tidak bisa memberikan material pada objek yang akan di render pada kompetisi rendering kami. Karena itu, saya akan sedikit memberikan bocoran teknik bagaimana memberikan material di AutoCAD bisa dilakukan.

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan, berikut diantaranya.

Menggunakan layer properties

Jika anda membuat model dengan layer, anda dapat memberikan material ke layer. Artinya semua objek yang ada dilayer itu akan menggunakan material ini. Untuk melakukannya, anda dapat menggunakan command: MATERIALATTACH.

material_attach

Di dialog yang terbuka, anda dapat mendrag and drop material ke layer yang diinginkan. Jika anda tidak dapat melihat material di daftar ini, itu artinya anda belum memasukkan material ke dokumen.

link_material_ke_layer

Assign ke objek

Ini merupakan cara yang cukup umum bagi pengguna AutoCAD. Anda dapat memilih objek, lalu mengklik material yang ada di daftar material. Atau memilih objek, lalu klik kanan di material library. Pilih assign to selection.

assign_to_selection

Assign ke sub-objek

Satu teknik lagi, adalah memberikan material ke sub-objek. Setiap objek terdiri dari beberapa objek pembentuk. Misalnya sebuah kubus dibentuk dari face, edge, dan point. Anda bisa memberikan material ke sub-objek tersebut. Tentunya untuk kasus ini, paling kecil adalah face.

Untuk memilih sub-objek, anda dapat menahan CTRL, lalu memilih objek yang diinginkan.

Atau untuk lebih mudahnya, anda dapat mengaktifkan selection filter. Jika anda mengaktifkan selection filter ke face, maka setiap anda memilih objek, hanya face yang terpilih.

face_filter

Untuk jelasnya bisa melihat video berikut:

Cukup mudah bukan? Silahkan anda coba lagi pada model yang dilombakan! Semoga anda menjadi pemenangnya!

Kompetisi rendering dengan AutoCAD

setting-up-computer.jpg

Kalau anda aktif di beberapa grup facebook CAD Indonesia, anda mungkin melihat banyak yang mengupload hasil karyanya berupa hasil render.

Karena itu, kami terinspirasi untuk mengadakan kompetisi rendering dengan menggunakan AutoCAD saja.

computer hacker at work

Model kami tentukan, namun diperbolehkan memodifikasi model. Namun dengan batasan-batasan tertentu.

Silahkan dibaca aturan di bawah untuk jelasnya.

Pengaturan rendering

Anda diperkenankan memodifikasi hasil render, selama memenuhi ketentuan berikut:

  1. Model untuk dirender ditentukan. Anda bisa download pada link di bagian bawah pengumuman ini.
  2. Rendering harus menggunakan AutoCAD. 3ds Max, Keyshot, Lumion dan sebagainya tidak diperbolehkan.
  3. Anda boleh memodifikasi model, seperti menambahkan atau menghapus objek, menggunakan material, lighting, dan seterusnya. Namun objek utama tetap harus menjadi fokus render.
  4. Anda harus membuat minimal dua hasil render. Satu dengan kondisi sinar matahari natural (siang hari) dan satu lagi dengan cahaya artificial (malam hari). Anda boleh membuat lebih dari dua hasil render.
  5. Anda bebas menentukan posisi kamera (elevation, perspektif, birds eye view, top view, low angle view, dll). Silahkan berkreasi dan bereksperimen dengan view.

Post rendering editing

Anda diperbolehkan mengedit hasil render di image editor (Photoshop) dengan ketentuan di bawah:

  1. Anda boleh mengedit untuk crop, resize image. Mengubah brightness dan contrast secara terbatas masih diperbolehkan.
  2. Anda tidak boleh menambahkan objek di image editor. Seperti menambahkan orang, pohon, dan objek lain. Anda harus menambahkannya di model AutoCAD.
  3. Anda juga tidak diperbolehkan menggunakan filter saat mengedit. Seperti blur, noise dan sebagainya tidak diperbolehkan.

Mengupload hasil render

  1. Anda dapat mengirimkan hasil render ke edo@tentangcad.com. Anda juga harus menyertakan file DWG yang dikerjakan untuk pemeriksaan hasil render.
  2. Foto akan diupload ke halaman facebook TentangCAD. Foto yang memperoleh jumlah ‘like’ terbanyak menjadi pemenang.
  3. Hasil rendering terakhir akan diterima hari Jumat tanggal 1 Agustus 2013 jam 24.00. Pemenang akan ditetapkan hari Senin tanggal 5 Agustus 2013.

Hadiah untuk pemenang

  1. Rp. 500.000,- untuk 1 pemenang.
  2. Rp. 250.000,- untuk 1 pemenang.
  3. Rp. 200.000,- untuk 1 pemenang.
  4. 5 karya teratas juga akan ditampilkan di TentangCAD.com.

Sponsorship

Kompetisi ini terselenggara atas kerjasama TentangCAD.com dengan:

  1. SolusiCAD
  2. ArtikelCAD
  3. KOMUNITAS AUTOCAD INDONESIA

Selama kompetisi berjalan, kami akan mencari sponsor dan sangat mungkin hadiah bertambah. Kami akan update pengumumannya saat kami memperoleh sponsor baru.

Model yang digunakan

Berikut adalah model yang digunakan untuk rendering. Masih belum ada material dan settingnya masih dasar. Silahkan anda kembangkan sesuai kreasi anda.

contoh render

Silahkan download model yang digunakan di sini.

Selamat merender! Semoga yang terbaik menjadi pemenangnya!

Menginstall AutoCAD offline help

download_link.png

Sudah beberapa versi belakangan, Autodesk tidak lagi menggunakan offline help secara default. Anda harus terkoneksi dengan internet untuk dapat membaca help file. Kondisi ini tentu tidak ideal di Indonesia. Kadang internetnya lemot, atau malah banyak yang tidak diberi akses internet sama sekali. Anda bisa minta pihak IT di kantor untuk mendownload offline help seperti yang dijelaskan berikut ini.

Namun sebenarnya, Autodesk menyediakan offline help untuk didownload. Setelah di download, anda dapat menyimpannya di local drive atau dishare di server.

AutoCAD_2014_online_help

Jika anda ingin mendownloadnya, dapat mendownloadnya di sini.

Atau anda dapat mengklik dari panah ke bawah di sebelah help, lalu download offline help.

download_link

Jika anda tidak ingin menginstall di setiap komputer yang ada, anda dapat menyimpannya di server (misalnya \\serverhelp\help2014\ )

Lalu anda dapat mengubah default help location di AutoCAD options.

help_file_location