Mengatur default template dan library di Revit

Menginstall Revit tidaklah hanya sekedar mengklik next dan install. Jika anda melakukannya, Revit memang akan tetap terinstall. Namun pada saat anda menggunakannya, mungkin anda tidak akan menemukan library yang dibutuhkan. Mungkin juga menggunakan template imperial (feet dan inch) atau standard lain yang tidak anda inginkan.

Bagaimana memperbaiki instalasi tersebut, agar kita dapat menggunakan template dan library yang dibutuhkan?

Menambahkan library

Pertama kita akan menambahkan library apa saja yang kita butuhkan. Mungkin anda perlu menambahkan standar JIS atau Inggris, misalnya.

Anda dapat menambahkan library yang terinstall di Revit dengan mengakses Program and Features di Windows 7 atau Windows 8. Atau add/remove Programs di Windows XP.

Pilih software Autodesk Revit, lalu klik Uninstall/Change.

change_installation

Klik Add or Remove Features untuk mengedit instalasi. Dengan cara ini anda dapat memodifikasi instalasi tanpa harus menginstall ulang software anda.

add_remove_features

Di halaman selanjutnya, aktifkan content yang ingin anda tambahkan atau hapus. Jangan lupa untuk memilih default content yang ingin anda load secara default (Lihat image di bawah).

Ada banyak sekali standar content di sini. Jika kapasitas harddisk bukan masalah, anda boleh menginstall semuanya.

Contents

Klik next, maka installer akan menambahkan content yang anda inginkan.

Jika anda punya custom content, anda dapat mengklik add content dan memilih custom content yang ingin diinstall.

Mengedit file location

Langkah selanjutnya adalah memeriksa lokasi folder default. Dengan demikian anda dapat membuat file baru dan load library dengan file default, tidak perlu mencari file-file tersebut setiap kali bekerja.

Buka Revit option. Anda dapat mengaksesnya dengan mengklik logo R besar di kiri atas dan mengklik options.

revit_options

Di Revit options, klik file locations. Aturlah path yang ingin anda ubah.

Anda bisa mengubah lokasi default untuk:

  1. Lokasi template dan default template
  2. User files (lokasi save)
  3. Rooth path untuk point clouds

Catatan: Revit yang saya gunakan adalah Revit 2014. Anda mungkin akan melihat tampilannya sedikit berbeda.

File_Location

Untuk mendefenisikan lokasi default untuk Revit library, klik tombol places.

Defenisikan path yang anda inginkan di sini. Jangan lupa untuk memindahkan lokasi default ke paling atas. Anda dapat mengklik tombol panah ke atas atau ke bawah untuk melakukannya.

revit_library_location

Mengakses library melalui Look in panel

Jika anda menginstall library, Revit akan menambahkan lokasi library itu di sidebar. Setiap anda mengklik load family, di open dialog box anda dapat melihat daftar folder library.

lokasi_look_in_

Cara ini sangat memudahkan untuk berpindah library, misalnya dari US metric ke JIS. Tidak perlu mengklik berkali-kali pada drop down atau file dialog.

Penutup

Menginstall software sekarang harus jeli. Anda tidak dapat begitu saja mengklik next berkali-kali sambil tutup mata. Jika anda melakukannya dengan benar, maka anda terbebas dari kerepotan merapikan instalasi anda kelak.

Untuk instalasi massal, ke puluhan workstation sekaligus anda dapat mempertimbangkan menggunakan deployment. Atur semua setting di sana, dan anda dapat langsung men-deploy sekaligus ke puluhan komputer tanpa harus mengatur setting berulang-ulang.

Apakah anda punya pengalaman sejenis saat melakukan instalasi? Silahkan diceritakan di sini!







  • Abdullah

    Saya sudah download revit 2014 versi trial di web autodesk, kemudian melakukan setting seperti di atas tetapi kenapa ketika saya buka revit dan mengklik ikon pintu atau jendela tetap tidak mau muncul library atau templatenya, malah disuruh load file *.rfa, padahal ketika di add or remove feature revit mengatakan sudah sukses, Saya sudah coba instal di windows 7 baik 32 bit atau 64 bit. Terima kasih.