Mengkonversi unit gambar AutoCAD

computer-aided-design.jpg

Kami sudah pernah membahas bahwa menggunakan template yang tepat akan mempermudah kerja anda dengan AutoCAD. Nah, sekarang bagaimana cara mengkonversi gambar anda agar unitnya benar?

Computer monitor with blueprints and drawing board picture in screen on desktop

Mengubah satuan gambar di perintah UNITS tidak betul-betul memperbaiki satuan gambar anda. Hanya mendefenisikan konversi unit, tapi tidak untuk pengaturan skala lainnya.

Untuk bisa mengkonversi satuan gambar, anda dapat menggunakan command –DWGUNITS.

Menggunakan command –DWGUNITS

Sekarang coba anda ketik –DWGUNITS di command line (dengan tanda –).

Command: -DWGUNITS
Loading AEC Base…
Loading AEC Base Extended…
Loading AEC Core…

Mengubah units

Di sini kita mengubah unit gambar agar sesuai dengan yang diinginkan. Karena saya ingin mengubah gambar saya menjadi mm, saya memilih no. 3.

Drawing units:
1. Inches
2. Feet
3. Millimeters
4. Centimeters
5. Decimeters
6. Meters
Unit for length <1>: 3

Mengubah display format

Ini masih serupa dengan yang ada di command UNITS. Anda dapat mengganti display format di langkah ini.

Drawing unit display formats:
1. Scientific
2. Decimal
Linear display format <2>:

Mengubah presisi

Anda dapat mengubah presisi desimal di sini. Contoh: jika anda ingin melihat sampai 2 angka di belakang koma (0,00).

Linear display precision <4>: 2

Skala objek saat insert gambar lain

Jika anda tidak ingin AutoCAD menskala objek saat anda melakukan insert dari gambar lain, maka anda dapat menggantinya di sini. Defaultnya adalah Yes.

Scale objects from other drawings upon insert? [Yes/No] <Yes>:

Mengubah INSUNITS

Berkaitan dengan di atas, anda ditanya apakah anda juga ingin menyesuaikan INSUNITS dengan unit yang baru? Ingat, jika anda awalnya menggunakan acad.dwt, maka AutoCAD akan tetap menganggap gambar anda inch, meski anda telah mengubah setting di UNITS.

Jadi umumnya kita akan memilih jawaban Yes.

Match INSUNITS to drawing units? [Yes/No] <Yes>:
** WARNING: you have changed the unit for this drawing database.  **
** All new objects will be drawn according to the new unit, but   **
** existing objects will not change size unless you specifically  **
** ask to have automatic scaling occur.                           **

Menskala objek

Kali ini anda ditanya apakah anda ingin menskala juga gambar yang ada. Jika anda menerima gambar yang memang digambar dalam inch, maka anda akan menjawab Yes. Jika anda salah menggambar dalam mm di template imperial, maka jawab No.

Scale objects in current drawing to reflect change in units? [Yes/No] <Yes>:

Menskala Paper Space

Terakhir, AutoCAD akan menanyakan apakah anda ingin menskala objek di paper space juga.

Include objects in Paper Space? [Yes/No] <Yes>:
Scaling the entire database…
Scaling AecDbObject(s)…
Scaling entities in Model Space…
Scaling entities in Paper Space…
Scaling entities in Paper Space…

AutoCAD dan AutoCAD LT 2014 service pack 1 telah tersedia

stay_connected.png

Jika komputer anda terhubung dengan internet, anda tentu sudah melihat notifikasi ini saat membuka AutoCAD 2014. Ini merupakan pemberitahuan bahwa AutoCAD 2014 SP1 sudah tersedia.

stay_connected

 

Service Pack dirilis untuk memperbaiki crash dan bugs. Karena alasan ini lah banyak perusahaan yang menunda upgrade sampai SP1 tersedia. Dengan menginstall SP1, setidaknya masalah yang umum sudah diperbaiki.

Inilah sebabnya kenapa anda perlu mengirimkan CER (CUstomer Error Reporting) setiap kali AutoCAD crash. Ini akan membantu Autodesk dalam memperbaikinya di updates/service packs. Atau di versi selanjutnya.

cer

Cara mendownload Service Pack

Anda dapat mendownload SP1 dengan mengklik notifikasi di AutoCAD ataupun langsung mendownloadnya dari website.

Download AutoCAD 2014 Service Pack 1 di sini: http://usa.autodesk.com/getdoc/id=DL22264351

Download AutoCAD LT 2014 Service Pack 1 di sini: http://usa.autodesk.com/getdoc/id=DL22264544

Jika anda ingin mencari update atau service packs untuk software Autodesk lainnya, dapat mencarinya di sini: http://usa.autodesk.com/support/downloads/

Memutar gambar di AutoCAD viewport

gambar_miring.png

Pernahkah anda kesulitan dalam menggambar karena objek yang digambar miring, tidak paralel dengan monitor anda?

gambar_miring

Tentunya akan lebih mudah kalau kita bisa menggambar jika objek yang digambar sejajar dengan monitor. Kadang kita tidak boleh memutar objek karena hal tersebut akan mengakibatkan koordinat objek berubah. Atau memang desain yang besar dan beberapa bagian desainnya miring.

Di tutorial ini kita akan membahas bagaimana kita dapat memutar viewport tanpa harus mengubah koordinat objek.

Mendefenisikan sudut putar

Untuk mendefenisikan sudut putar, kita perlu memutar UCS agar sejajar dengan objek lebih dulu.

Ketik UCS, lalu enter. Klik 3 point berturut-turut:

  1. Origin (titik 0,0)
  2. Titik yang mendefenisikan sumbu X
  3. Titik yang mendefenisikan sumbu Y

 

UCS

Memutar view

Sekarang ketik PLAN lalu tekan enter. Pilih Current UCS lalu enter.

plan_current_ucs

Sekarang view anda sudah terputar! Sumbu UCS juga sudah sesuai dan anda dapat bekerja dengan lebih mudah.

Untuk mengembalikan view ke sudut semula, aktifkan lagi PLAN dan pilih World.

Memutar gambar viewport pada layout

Anda juga dapat memutar isi viewport di layout dengan teknik yang sama. Untuk melakukannya, anda harus mengaktifkan viewport lebih dulu dengan command MS atau double click viewportnya.

title_block

Jika anda punya gambar yang memiliki sudut seperti pada contoh, cara termudah untuk mencetaknya kelak adalah dengan melalui layout. Ini hanya salah satu keuntungan dari banyak keuntungan layout. Di daftar ini, anda bisa melihat 10 keuntungan diantaranya.

Mengedit objek AutoCAD 3D dengan sub object

3d_grip.png

AutoCAD sekarang memiliki kemampuan 3D modeling yang cukup baik. Dulu modifikasi objek 3D cukup rumit dan membosankan. Misalnya salah membuat diameter hole, harus membuat solid lain dan menggabungkannya dengan union. Sekarang, anda dapat memanfaatkan solid history dan mendrag gripnya saja. Jika anda ingin mengubah panjang extrusion, anda juga cukup mendrag grip saja.

3d_grip

Di bagian ini kita akan membahas cara mengedit model 3D menggunakan sub object.

Apa itu sub object?

Sub object adalah bagian dari objek utama. Untuk objek tiga dimensi, sub objectnya adalah face, edge dan vertex.

sub_objek

Anda dapat melakukan modifikasi sub objek seperti halnya objek lain. Misalnya move, rotate dan scale.

Memilih sub objek

Anda dapat memilih sub objek dengan menahan CTRL dan menggerakkan cursor anda ke sub objek yang ingin dipilih. Jika AutoCAD meng-highlight sub objek yang diinginkan, klik tombol mouse.

Anda dapat juga mengaktifkan selection filter. Anda dapat menemukan selection filter dengan mengaktifkan 3D modeling workspace. Di home tab> Selection panel anda dapat memilih sub object yang ingin dipilih.

filter

Contoh modifikasi dengan sub object

Anda dapat melihat bagaimana modifikasi dengan sub objek di video ini.

Unable to display content. Adobe Flash is required.

Bagaimana caranya agar XREF dapat terbaca setelah dikirimkan?

block-and-references.jpg

Mengirimkan file AutoCAD punya kesulitan tersendiri. Kalau filenya terdiri dari beberapa XREF, kadang di komputer yang menerimanya tidak terbuka. Atau font yang kita gunakan tidak ada. Kalau anda mengirimkan file 3D kompllit dengan materialnya, materialnya tidak terbawa.

Di tulisan ini, kita hanya akan membahas bagaimana agar XREF tetap terbaca di komputer lain.

Building a house

Mengirimkan file

Cara mengirimkan file paling baik adalah dengan menggunakan eTransmit. eTransmit akan mengambil semua file yang dibutuhkan oleh file yang akan anda kirim. Mulai dari XREF, plot style (stb, ctb), font dan sebagainya.

ETransmit dapat secara otomatis membuat zip file dengan struktur folder yang sama. Hal ini akan mempermudah yang menerima file.

Menerima file

Bagaimana jika anda yang menerima file? Anda melihat bahwa file yang anda terima tidak terbaca XREF-nya. Padahal file XREF-nya juga dikirimkan. Hanya saja path-nya kacau.

Apakah anda harus mengubah path XREF satu demi satu?

Tidak perlu. Anda dapat move semua file XREF ke folder yang sama. Setelah anda kopi ke satu folder, coba lagi buka file AutoCAD anda. Semua file XREF sudah terbaca!

Bagaimana menampilkan dialog Array?

array_dialog.png

AutoCAD 2012 secara default tidak lagi menggunakan dialog box untuk command Array. Jika anda merasa kehilangan, bagaimana cara menggunakan dialog box untuk command array tersebut?

Untuk pengguna AutoCAD 2012, anda harus menginstall AutoCAD service pack minimal SP1. SP terakhir adalah SP2, jadi sebaiknya anda menginstall yang terakhir.

Anda dapat mendownload service pack software Autodesk di sini: http://usa.autodesk.com/support/downloads/

Bagi pengguna AutoCAD 2012 SP1 atau versi yang lebih baru, dapat mengetikkan command ARRAYCLASSIC. Anda akan dapat menggunakan dialog box seperti versi sebelumnya.

array_dialog

Perlu diingat, mengunakan dialog box berarti anda tidak dapat menggunakan array path. Dan juga tidak dapat membuat array associative.

Karena itu, lebih baik anda membiasakan diri menggunakan ribbon interface agar dapat mengoptimalkan semua fitur yang ada.

Mengatur default template dan library di Revit

Lokasi Revit Library

Menginstall Revit tidaklah hanya sekedar mengklik next dan install. Jika anda melakukannya, Revit memang akan tetap terinstall. Namun pada saat anda menggunakannya, mungkin anda tidak akan menemukan library yang dibutuhkan. Mungkin juga menggunakan template imperial (feet dan inch) atau standard lain yang tidak anda inginkan.

Bagaimana memperbaiki instalasi tersebut, agar kita dapat menggunakan template dan library yang dibutuhkan?

Menambahkan library

Pertama kita akan menambahkan library apa saja yang kita butuhkan. Mungkin anda perlu menambahkan standar JIS atau Inggris, misalnya.

Anda dapat menambahkan library yang terinstall di Revit dengan mengakses Program and Features di Windows 7 atau Windows 8. Atau add/remove Programs di Windows XP.

Pilih software Autodesk Revit, lalu klik Uninstall/Change.

change_installation

Klik Add or Remove Features untuk mengedit instalasi. Dengan cara ini anda dapat memodifikasi instalasi tanpa harus menginstall ulang software anda.

add_remove_features

Di halaman selanjutnya, aktifkan content yang ingin anda tambahkan atau hapus. Jangan lupa untuk memilih default content yang ingin anda load secara default (Lihat image di bawah).

Ada banyak sekali standar content di sini. Jika kapasitas harddisk bukan masalah, anda boleh menginstall semuanya.

Contents

Klik next, maka installer akan menambahkan content yang anda inginkan.

Jika anda punya custom content, anda dapat mengklik add content dan memilih custom content yang ingin diinstall.

Mengedit file location

Langkah selanjutnya adalah memeriksa lokasi folder default. Dengan demikian anda dapat membuat file baru dan load library dengan file default, tidak perlu mencari file-file tersebut setiap kali bekerja.

Buka Revit option. Anda dapat mengaksesnya dengan mengklik logo R besar di kiri atas dan mengklik options.

revit_options

Di Revit options, klik file locations. Aturlah path yang ingin anda ubah.

Anda bisa mengubah lokasi default untuk:

  1. Lokasi template dan default template
  2. User files (lokasi save)
  3. Rooth path untuk point clouds

Catatan: Revit yang saya gunakan adalah Revit 2014. Anda mungkin akan melihat tampilannya sedikit berbeda.

File_Location

Untuk mendefenisikan lokasi default untuk Revit library, klik tombol places.

Defenisikan path yang anda inginkan di sini. Jangan lupa untuk memindahkan lokasi default ke paling atas. Anda dapat mengklik tombol panah ke atas atau ke bawah untuk melakukannya.

revit_library_location

Mengakses library melalui Look in panel

Jika anda menginstall library, Revit akan menambahkan lokasi library itu di sidebar. Setiap anda mengklik load family, di open dialog box anda dapat melihat daftar folder library.

lokasi_look_in_

Cara ini sangat memudahkan untuk berpindah library, misalnya dari US metric ke JIS. Tidak perlu mengklik berkali-kali pada drop down atau file dialog.

Penutup

Menginstall software sekarang harus jeli. Anda tidak dapat begitu saja mengklik next berkali-kali sambil tutup mata. Jika anda melakukannya dengan benar, maka anda terbebas dari kerepotan merapikan instalasi anda kelak.

Untuk instalasi massal, ke puluhan workstation sekaligus anda dapat mempertimbangkan menggunakan deployment. Atur semua setting di sana, dan anda dapat langsung men-deploy sekaligus ke puluhan komputer tanpa harus mengatur setting berulang-ulang.

Apakah anda punya pengalaman sejenis saat melakukan instalasi? Silahkan diceritakan di sini!