10 Keuntungan Menggunakan AutoCAD LAyout

layoutfeat

Saya mulai menggunakan AutoCAD sejak R14. Pada waktu itu AutoCAD sudah punya paperspace (atau bagi yang muda-muda disebut layout), tapi penggunaan modelspace masih sangat umum. Dan sepertinya yang mengajari saya AutoCAD terlalu malas untuk mengajarkan saya layout. Ini lah masalahnya kalau belajar AutoCAD sendiri  dari teman atau ikut training yang kurang mumpuni. Mereka tidak terlalu mengupdate teknologi dari versi baru, dan mengajarkan kebiasaan mereka bekerja saja. Pendeknya, saya pernah terbiasa menggunakan modelspace untuk mengatur gambar saya, sampai kemudian saya memutuskan menggunakan layout.

Banyak keuntungan yang didapat dengan menggunakan layout. Berikut 10 keuntungan yang dapat saya simpulkan.

MENYEDERHANAKAN GAMBAR

Pertama, menggunakan layout akan menyederhanakan gambar. Di bawah ada beberapa gambar dengan skala yang berbeda. Bagaimana kita melakukannya di modelspace? Kita betul-betul menggambar objek itu beberapa kali (dengan mengkopinya). Jika anda punya gambar detail, maka anda harus mengkopinya dan menskalanya. Mungkin harus men-trim untuk merapikan gambar itu. Ketika kita harus melakukan perbaikan gambar, maka kita harus mengupdate setiap gambar secara manual.

section and details

Nah, kalau kita menggunakan layout, maka akan memberikan keuntungan-keuntungan berikut:

1. Kita selalu menggambar dengan skala 1:1

Tidak masalah jika di gambar anda saat dicetak ada beberapa skala sekaligus. Mau 1:1, 1:10, 1:100 di satu kertas, kita selalu menggambar dengan skala penuh 1:1. Bahkan pemula tidak perlu berpikir banyak untuk masalah skala saat menyelesaikan gambarnya.

Menggunakan modelspace? Kita harus menentukan bagian gambar yang utama, lalu bagian lain harus diskala, membuat dimension styles yang berbeda, dll.

2. Menampilkan Bagian yang Berbeda dari satu model

Kita cukup menggambar satu kali dengan skala penuh, namun kita dapat menampilkannya beberapa kali di gambar kita. Cukup dengan membuat beberapa viewport. Kadang kita membutuhkannya karena gambar kita terlalu besar untuk satu kertas saja, dan kadang kita perlu menampilkan detail dari gambar kita.

Saat ada perubahan, kita cukup mengupdate gambar di modelspace, dan semua viewport akan diupdate. Tidak perlu mengupdate setiap gambar secara manual.

3. Tidak Perlu Banyak Styles

Perhatikan gambar di bawah. Di bawah adalah gambar tangga dan detailnya. Detail dibuat dengan menskala bagian dari gambar tangga. Karena detail itu sudah bukan skala 1:1, saat kita perlu menambahkan dimensi, kita harus membuat dimension style baru. Jika detail itu diskala 4 kali, maka dimension style kita perlu dikoreksi dengan scale factor 1/4.

Bingung? Tidak apa. Masalah ini memang tidak bisa dijelaskan dalam 1-2 paragraf saja.

detail_view

Anda harus berpindah dari satu dimension style ke lainnya. Ini bisa membingungkan dan memungkinkan anda melakukan kesalahan. Bagaimana kalau anda punya 4-5 skala dalam satu gambar? Bagaimana kalau anda punya beberapa sheet di model space? Anda akan punya banyak styles untuk dipakai!

4. Mudah Mengontrol Skala Gambar

Dengan layout, mengontrol skala menjadi sangat mudah. Seperti yang disebutkan di no.1, kita hanya perlu menggambar dengan skala penuh. Kita dapat mengatur skala dengan mudah di layout.

Anda dapat membuat viewport, memilihnya, dan mengganti skala melalui viewport scale list di kanan bawah. viewport_scale

Kalau anda ingin melihat penggunaan viewport scale ini, bisa lihat di video YouTube di tulisan ini.

SATU GAMBAR, BANYAK REPRESENTASI

kalau kita bekerja dengan modelspace, kita memperlakukannya seperti menggambar secara manual di kertas. Ketika anda butuh menampilkan satu model beberapa kali, maka anda harus mengkopinya untuk menampilkan setiap kali. Layout memungkinkan anda menggambar hanya sekali, menampilkannya dengan gaya berbeda. Tidak hanya skala, seperti yang sudah dibahas di no.2.

5. Orientasi Sudut yang Berbeda

Setiap viewport dapat dibuat untuk memiliki orientasi sudut berbeda. Misalnya anda butuh menampilkan siteplan dengan arah sesuai arah utara desain. Anda dapat menampilkan gambar yang sama dengan sudut yang berbeda. Sangat mudah untuk dilakukan di layout.

different_orientation

6. Gambar yang Berbeda dengan Layer Properties per Viewport

Sejak AutoCAD 2008, kita memiliki fitur ini. Kita dapat mengatur layer properties yang berbeda untuk setiap viewport. Misalnya, anda dapat menampilkan hatch pada gambar detail, tapi menyembunyikannya di gambar berskala besar.

Anda dapat melihat contoh penggunaan layer properties per viewport di tulisan ini.

layer_properties_manager

7. Keuntungan dari Annotation Scaling

Fitur lain yang dapat kita manfaatkan bersama layout adalah annotation scaling. Kita dapat menggunakannya di model space, tapi keuntungan terbesar diperoleh dengan menggunakan layout.

alt

Annotation scaling dapat membuat annotasi anda selalu terbaca, bahkan pada skala yang berbeda.

MANAJEMEN GAMBAR DAN OTOMATISASI

Dengan mendefenisikan layout, kita memberitahukan AutoCAD untuk mengenali kertas kita. Ini memungkinkan kita menggunakan fitur lain terkait dengan layout untuk manajemen dan mengotomatisasi beberapa proses.

8. Mengontrol Pengaturan Cetak dengan Mudah

Pengaturan cetak sangat mudah digunakan ketika anda menggunakan layout. Ingat, kita selalu menggunakan full scale, baik di modelspace ataupun di page setup.

Satu-satunya yang kita ubah skalanya hanya di paperspace, dan caranya juga sangat mudah. Bandingkan jika anda menggunakan modelspace. Anda harus mengubah skala di modelspace, dan juga di dialog cetak ini.

AutoCAD_page_setup_manager

Dengan menggunakan layout, kita cukup mengganti ukuran kertas, dan selalu menggunakan skala 1:1. Margin cetak ditampilkan dengan garis putus-putus. Cukup mudah dipahami dan diprediksi hasil cetaknya.

sheet_layout

9. Keuntungan Sheet Set

Sheet set merupakan fitur yang bagus untuk manajemen gambar anda. Ada beberapa white paper di sini yang bisa anda pelajari jika anda berminat. Pendeknya, kita dapat mengatur agar gambar tersebut lebih teratur dan mudah diakses, dimanapun lokasi setiap file. Setelah kita punya satu set gambar, kita dapat menggunakan eTransmit dan mengirimkan seluruh project dalam satu file zip. Kita juga dapat memplot seluruh gambar project dengan mudah, cukup beberapa kali klik.

sheet_set_manager

Beberapa keuntungan lain adalah menggunakan sheet set fields. Sheet set punya beberapa properties yang memungkinkan teks otomatis muncul di title block. Seperti nama project, no kertas, dll. Bahkan anda dapat membuat daftar isi gambar secara otomatis.

sheet_set_fields

10. Batch Plot

Kalau anda masih enggan menggunakan sheet set, anda tetap dapat menggunakan batch plot. Batch plot memungkinkan anda mencetak ratusan gambar sekaligus tanpa harus membuka file satu persatu, bahkan ke beberapa printer sekaligus!

Bagaimana dengan Anda?

Apakah anda sudah menggunakan layout? Jika belum, apa menurut anda keuntungan modelspace dibandingkan menggunakan layout? Dan jika sudah, apakah anda punya alasan lain kenapa kita mesti menggunakan layout?

Mengontrol Tampilan Revit Viewport

Revit_view_title.png

Pada saat kita meletakkan sebuah Revit view ke sebuah sheet, kita akan melihat view title di bawah viewport tersebut. Kadang kita tidak ingin view title itu ada di sana. Terutama kalau kita hanya punya satu view di sheet tersebut. Mungkin kita hanya ingin view itu ada di titleblock, tapi tidak di bawah viewport. Bagaimana cara menghilangkannya? Klik kanan lalu delete? Tidak!

Revit_view_title

Cobalah pilih view title tersebut atau anda dapat juga memilih viewportnya. Sekarang lihat pada properties palette. Klik edit type.

Revit_viewport_edit_type

Anda akan melihat parameter-parameter yang mengontrol tampilan view. Hal pertama yang mungkin ingin anda periksa adalah show title. Anda bisa memilih yes untuk selalu menampilkan view title, no untuk selalu tidak menampilkannya, atau when multiple viewport agar ditampilkan hanya jika ada lebih dari satu viewport di sana.

Di bawah parameter tersebut, anda juga dapat memilih untuk tidak menampilkan garis extension.

show_hide_Revit_viewport_title

Pertanyaan selanjutnya mungkin, bisakah kita mengubah format text atau mengubah simbol lingkaran? Bisa. Anda dapat edit di folder library > annotation. File-file tersebut bernama m_view title … .rfa. Load family tersebut, dan ganti di bagian title di viewport type parameters.

Beberapa Viewport Tip Lain

Secara default, detail number akan diberikan 1 untuk gambar yang pertama diletakkan dan ditambahkan setiap kali anda meletakkan gambar baru. Anda dapat mengubah nilai tersebut pada properties palette.

Revit_viewport_detail_number

Judul view diambil dari view name di project browser. Anda dapat meng-override judul tersebut tanpa mengubah nama view sebenarnya dengan mengedit parameter title on sheet.

Revit_viewport_title_on_sheet

AutoCAD Tips: Mencetak Banyak Gambar AutoCAD dengan Sekali Klik!

publish_dialog_thumb.png

Salah satu tip yang sering ditanyakan oleh pengguna AutoCAD adalah mencetak banyak gambar sekaligus, atau dikenal sebagai batch plot. Tentunya tidak praktis kalau kita butuh mencetak ratusan gambar dan harus pick boundary dari model untuk setiap lembarnya. Nah, ini alasan kenapa anda butuh menggunakan layout! Tidak hanya mencetak ratusan gambar sekaligus, anda dapat mencetaknya ke beberapa plotter juga. Misalnya anda butuh mencetak dalam format A1 dan A3 ke printer berbeda, atau anda punya beberapa plotter dan ingin mencetak ratusan gambar ke plotter-plotter tersebut. Banyak plotter yang bekerja, akan lebih cepat bukan?

Page Setup Manager

Sebelum anda menggunakan AutoCAD batch plot, anda harus mengatur gambar anda di layout dengan menggunakan page setup yang benar.

Anda dapat mendefenisikan page setup di page setup manager. Anda dapat membukanya melalui menu AutoCAD menu> print> page setup. Atau anda dapat membuka layout, klik kanan pada tab layout dan memilih page setup manager dari contextual menu.

page setup Need Batch Plot Your AutoCAD Drawings to Several Plotters at Once?

Sekarang anda akan melihat page setup manager terbuka. Di beberapa template AutoCAD standar, beberapa page setup sudah terinstall, tapi umumnya belum. Kita dapat membuat baru dengan mengklik new.

page setup manager Need Batch Plot Your AutoCAD Drawings to Several Plotters at Once?

Beri nama page setup yang sesuai. Di sini saya menggunakan A1 dwf. Di page setup ini saya ingin mengatur ukuran kertas menjadi A1 dan saya ingin mencetaknya ke printer DWF.

Sekarang saya buat satu lagi: A3 pdf. Saya ingin yang satu ini ke printer PDF. Kalau anda punya printer, anda dapat mengaturnya ke sana.

Jangan lupa untuk mengatur layout AutoCAD untuk menggunakan page setup tersebut. Bukalah layout yang ingin anda set, lalu buka page setup manager. Anda dapat melihat nama layout di bagian current layout. Di bawah ini layout saya adalah layout3.

Pilih page setup yang ingin anda gunakan, lalu klik set current. Anda akan melihat nama page setup di sebalah layout di dalam tanda kurung.

page setup manager with page setup Need Batch Plot Your AutoCAD Drawings to Several Plotters at Once?

Sekarang periksalah sheet AutoCAD tersebut. Jika ada tampilan yang belum sesuai perbaikilah sekarang. Tambahkan semua informasi yang masih tertinggal.

Batch Plot

Sekarang setelah anda memiliki beberapa sheet untuk dicetak, anda dapat mencoba mencetak seluruhnya sekaligus. Anda dapat membuka dialog publish dengan mengakses AutoCAD menu > publish atau print> batch plot.

Di bawah, anda dapat melihat model dan layout dari gambar saya. Anda dapat juga menambahkan layout dari gambar lain tanpa membuka gambar tersebut.

publish_dialog_thumb

Kesimpulannya, menggunakan layout banyak memiliki keuntungan. Batch plot hanya lah salah satunya. Apakah anda sudah menggunakan layout?

Rekomendasi Buku: Autodesk Official Training Guides

aotg recommendation

Beberapa bulan yang lalu, saya menerima satu kopi buku AutoCAD 2011 and AutoCAD LT 2011 – No Experience Required dari Wiley publisher untuk saya review. Buku tersebut ditulis oleh Donny Gladfelter yang memiliki blog The CAD Geek, dan juga Board of Directors dari AUGI. Buku tersebut sangat menarik, sangat lengkap bagi anda yang ingin menguasai AutoCAD sampai tahap lanjut. Bahkan bagi anda yang sudah bertahun-tahun menggunakan AutoCAD, banyak hal baru yang bisa anda dapatkan di sana. Jujur, saya berani bilang 90% training AutoCAD yang ada di Indonesia tidak selengkap itu pembahasannya. Apalagi buku di Indonesia yang cenderung judulnya cukup bombastis, seperti 7 jam mahir AutoCAD. 7 jam? Bahkan untuk mengetahui semua fitur AutoCAD saja kurang. Apalagi mahir.

Nah yang menarik adalah adanya logo Autodesk official training guide, artinya buku itu sudah direview oleh tim Autodesk dan direkomendasikan untuk materi training dan yang ingin belajar sendiri. Jadi kualitasnya tidak diragukan lagi. Saya berharap penerbit lokal mau menerjemahkan dan menerbitkan buku tersebut untuk pasar Indonesia.

Karena penasaran, saya mencoba melakukan pencarian, buku-buku apa saja yang punya label Autodesk official training guide itu. Berikut adalah buku-buku yang direkomendasikan Autodesk. Kalau anda menemukannya di toko buku lokal (mungkin yang menjual buku import ada) jangan ragu untuk membelinya. Dan kalau anda tidak menemukannya, dan ingin membelinya secara online dapat mengklik link yang tersedia dan membelinya dari Amazon. Bagi yang punya ‘usaha’ training, juga tidak rugi untuk membelinya dan menggunakannya sebagai acuan.

51ykhbF9uIL. SL160  Book Recommendation: Autodesk Official Training Guide

AutoCAD 2011 and AutoCAD LT 2011 – No Experience Required

51hZWWgK9FL. SL160  Book Recommendation: Autodesk Official Training Guide

Mastering Autodesk Revit Architecture 2011

revit mep aotg Book Recommendation: Autodesk Official Training Guide

Mastering Autodesk Revit MEP 2011

51Gi5VKSb%2BL. SL160  Book Recommendation: Autodesk Official Training Guide Mastering Autodesk 3ds Max Design 2011 maya aotg Book Recommendation: Autodesk Official Training Guide

Mastering Autodesk Maya 2011

civil3d aotg Book Recommendation: Autodesk Official Training Guide

Mastering AutoCAD Civil 3D 2011

inventor aotg Book Recommendation: Autodesk Official Training Guide

Mastering Autodesk Inventor and Autodesk Inventor LT 2011

Kalau anda ingin mencari buku-buku versi lama (semua di atas untuk 2011), anda dapat menemukannya di Autodesk Store.

Tips: Membuat Multiple dan Irregular Viewports

polygonal_viewport.png

Apakah anda sudah mulai menggunakan layout? Jika belum, sudah waktunya anda beralih ke fitur ini.

Pada tulisan ini, saya akan membagikan sedikit tips cara membuat beberapa viewport sekaligus, dan juga membuat viewport yang bentuknya tidak beraturan, bukan persegi yang umum kita lihat selama ini.

Membuat beberapa viewport sekaligus

Viewport adalah bagian dari view tools. Karena itu ada di tab view, panel viewports.

new_viewport

Cobalah klik new. Sebuah dialog akan terbuka. Nah, anda dapat memilih standard konfigurasi viewports yang ada atau bahkan dari named viewports.

Agar ada jarak antara viewport, berikan nilai pada viewport spacing.

standard_viewports_configuration

Klik OK dan letakkan viewport pada lokasi yang anda inginkan.

Membuat viewport iregular

Bagaimana dengan irregular viewports? Apakah kita bisa membuat viewport dengan bentuk selain rectangular? Tentu saja!

Masih di panel viewport, kali ini pilih create polygonal.

polygonal_viewport

Membuat polygonal viewport sama dengan membuat polyline tertutup. Anda dapat mengubah bentuknya menjadi arc, dan membuat bentuk polygon yang anda inginkan.

Cara lain yang bisa digunakan adalah membuat gambar objek tertutup (circle, polygon, etc) dan memilih create from object.

Animasi

Masih bingung? Coba perhatikan animasi ini!

Creating Multiple Viewports and Irregular Viewports

DraftSight: Alternatif AutoCAD Gratisan

draftsight_interface_thumb.png

Sebetulnya aplikasi ini sudah beberapa waktu yang lalu dirilis. Namun mungkin belum semuanya tahu, jadi saya pikir tidak ada salahnya saya share lagi di sini.

DraftSight adalah aplikasi tiruan dari AutoCAD yang dapat anda download dan gunakan secara gratis. Meski gratis, pembuat aplikasi CAD ini bukan vendor sembarangan, yaitu Dassault Systemes. Mungkin yang bekerja di bidang manufaktur sudah tau, DS adalah vendor yang punya produk CAD yang sangat disegani: CATIA dan SolidWorks.

Menurut cerita yang beredar di internet, DraftSight dirilis untuk menggantikan DWG editor yang dulu dibundle dengan SolidWorks. Dan kalau dulu DWG editor hanya dibundle dengan SW, sekarang semua jajaran produk DS juga dibundle dengan aplikasi ini. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga bisa didownload dari situs DS oleh semua orang… dan gratis!

Coba perhatikan tampilan DraftSight berikut ini, sangat mirip dengan AutoCAD. Dan ukuran file source-nya juga kecil. Hanya sekitar 40MB!

Bagi para pengguna veteran, tidak akan terlalu lama butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Ya, anda bisa menggunakan command alias AutoCAD di command line-nya!

draftsight_interface

Jadi bagi anda yang ingin punya software legal dan halal, aplikasi ini bisa jadi alternatif. Anda bisa gunakan untuk nyambi di rumah, atau sebagai aplikasi pelengkap.

Limitasi

Meski keliatannya aplikasi ini cukup menjanjikan, namun aplikasi ini bukanlah AutoCAD sungguhan. Artinya meski hampir semua fitur basic ada, banyak juga fitur lain yang tidak ada. Hal lain yang patut jadi pertimbangan adalah Autodesk seringkali memblokir file DWG dari aplikasi yang bukan partner Autodesk. File DWG anda mungkin tidak bisa dibuka di AutoCAD. Saya pernah lihat file dari ProgeCAD tidak bisa dibuka di AutoCAD. Rekan-rekan mungkin sudah tahu, ProgeCAD juga tiruan dari AutoCAD, tapi berharga murah.

Jadi aplikasi ini tidak saya sarankan untuk skala korporat, atau kalau perusahaan anda perlu banyak mengirimkan gambar ke client. Tapi aplikasi ini sangat cocok untuk perorangan yang ingin punya aplikasi CAD di rumah, atau perusahaan kecil yang ingin punya aplikasi CAD sebagai pengganti meja gambar.

Ingin coba? Silahkan download aplikasinya di situs Dassault Systemes! Aplikasi ini tersedia untuk platform Windows dan Mac, jadi Mac users bisa ikutan coba!

Desain baru TentangCAD

chat_di_TentangCAD.png

Jika rekan-rekan beberapa hari ini berkunjung ke TentangCAD, mungkin melihat desain TentangCAD sedikit berbeda. Memang saya baru saja melakukan redesain dan disamakan dengan ‘saudaranya’ yang berbahasa Inggris: CAD Notes. Selain itu juga sedikit penyegaran agar lebih semangat dalam merilis artikel baru :)

Selain desain tema, TentangCAD juga sekarang punya sebuah bar di bagian bawah situs. Tujuannya agar pengunjung lebih mudah berinteraksi di situs ini. Bagi yang punya facebook, bisa sharing dengan teman-temannya kalau menemukan tulisan yang menarik. Cukup klik ‘like this’. Atau share si Twitter. Juga ke email.

Bagi rekan-rekan yang belum terhubung dengan facebook, twitter, atau YouTube-nya TentangCAD, bisa lihat-lihat di bar tersebut. Sekarang juga ada fitur chat, yang memungkinkan rekan-rekan sign in dengan account twitter, facebook, dll! Mungkin kapan-kapan kita bisa schedule-kan untuk chat di sana. Ya, kurang lebih kaya chat-nya facebook ;)

chat_di_TentangCAD

Pada kesempatan ini saya juga minta bantuan rekan-rekan yang aktif di social media, terutama facebook dan twitter. Kalau rekan-rekan menjumpai tulisan yang disukai, harap bantu sebarkan dengan menggunakan ‘like this’, share on facebook, share via email, share on twitter, atau retweet. Hanya kalau suka ya, kalau memang gak suka ya nggak usah :)

Terima kasih atas dukungannya pada TentangCAD!

AutoCAD WS Mobile: Bawa gambar DWG-mu kemana saja dengan iPhone!

AutoCAD_WS600x408.jpg

Jika anda sudah mengikuti tulisan di TentangCAD, anda mungkin sudah membaca mengenai project Butterfly. Sekarang project ini sudah hilang, keluar dari versi beta, dari kepompong jadi kupu-kupu yang cantik: AutoCAD WS and AutoCAD WS Mobile. Kalau anda rajin mengikuti berita seputar dunia CAD, mungkin anda sudah mendengar ramai yang membicarakannya sejak minggu lalu. Atau jika anda terlewat, atau bingung apa itu AutoCAD WS, anda mungkin akan ingin mencobanya sekarang.

AutoCAD WS adalah aplikasi desktop yang dapat anda gunakan di komputer, project asli dari Butterfly. Anda hanya butuh browser dan koneksi internet, maka anda dapat menggunakannya di mana saja. Aplikasi ini gratis, dan anda dapat menggunakan account yang pernah anda buat di project Butterfly atau membuat baru.

Saya tidak akan menulis lebih jauh mengenai aplikasi dektop ini lebih jauh di sini. Mungkin lain kali.

AutoCAD_WS (600x408)

AutoCAD WS Mobile

Versi mobile ini cukup mengejutkan saya. Saya tidak pernah berharap melihat service ini di mobile device. Di browser saja sudah keren, dan sekarang di mobile? Ini artinya kita dapat mengakses gambar kita di mana saja. Saya mulai berpikir bahwa ini adalah tujuan sesungguhnya dari Project Butterfly. 5 taun yang lalu, tidak banyak orang bisa mengakses internet lewat ponsel. Sekarang ponsel seharga 500rb saja sudah bisa membuka detik.com atau TentangCAD.com. Di dalam bus, kita bisa lihat orang membaca email, berita, dan update status dari ponsel. Jadi rasanya masuk akal kalau Autodesk ingin mendahului meloncat ke masa depan. Tidak masalah kalau hari ini masih sedikit yang menggunakan aplikasi online (yang beken dengan istilah cloud computing), suatu hari nanti, kita semua akan menggunakannya. Sudahkah anda mendengar bahwa beberapa states di Amerika beralih ke Google Docs?

Dengan AutoCAD WS dan AutoCAD WS Mobile, rekan anda dapat mengupload gambar dari AutoCAD menggunakan AutoCAD plugin, dan anda dapat mengaksesnya online. Keren bukan?

Bayangkan begini:

  1. Sekarang kita bisa membuang gulungan kertas besar yang tebal itu saat ke lapangan. Jika anda punya satu bundel setebal 500 lembar berukuran A1, anda tentu tahu apa yang saya maksud. Anda cukup membawa iPad dan bisa mengakses seluruh gambar! iPad saat ini memang mahal, tapi iPoud touch sepertinya cukup terjangkau. Mencetak kertas A1 dan blue printnya juga tidak murah bukan? Mungkin jika kelak juga terdapat Android apps, aplikasi ini jadi semakin terjangkau. Anda juga dapat membawa laptop dan mengaksesnya di lapangan. Ingat, kita tidak hanya bicara membuka gambar. Tapi ini adalah gambar yang sama yang akan dilihat seluruh tim, tidak ada lagi yang bisa ngeles salah melihat revisi lama.
  2. Anda dapat mengakses gambar ini di mana saja. Selama terhubung dengan internet, anda dapat mereview dan bahkan membuat perubahan gambar. Di luar, di dalam pesawat kita bisa memperoleh wireless connection, di lobby, di café, kapan saja! Memang saat ini koneksi internet tidak terlalu mudah ditemui. Tapi coba bandingkan dengan 5 tahun lalu.

Mungkin masih ada keuntungan lainnya, tapi saat ini hanya itu yang terpikir oleh saya. Mungkin ada bisa pikirkan keuntungan lainnya?

Sayangnya saat ini aplikasi ini aplikasi ini hanya tersedia untuk iOS. Artinya hanya iPod touch, iPhone, dan iPad. Bagaimanapun, Shaan Hurley menyebutkan di blognya bahwa Android dipertimbangkan untuk ke depannya. Saya sendiri cukup yakin akan hal ini karena saat ini Android sudah sangat populer.

Tampilan AutoCAD WS Mobile

Saya tidak punya gadget dengan iOS device, jadi ini adalah capture general yang saya dapat dari Autodesk. Berikut adalah pada iPad. Klik image untuk melihat gambar besarnya.

ipad03_editText (450x600)[10] ipad05_measure (450x600)[9] iPad04_grayscale (450x600)[9]
Kita dapat mengedit drawing, salah satunya elemen text. Ingin tahu jarak objek? Measure saja! Tampilan grayscale, preview utk di plot.

Dan ini bagaimana tampak di iPhone

iPhone04_drawingsManager (320x480) iPhone06_measureTool (320x480) iPhone03_moveTool (320x480)
Keren bukan? File manager dengan preview! Biar kecil, tapi di iPhone kita juga bisa mengukur jarak. Modify gambar? Tentu saja!

Kalau anda punya iPhone atau iPad, silahkan coba download aplikasinya di iTunes: www.itunes.com/app/autocad-ws. Jika anda menemui kesulitan, bisa lihat di tutorial berikut. Pada saat launching, tanggapan atas aplikasi ini cukup heboh. Setidaknya seperti yang dilaporkan di blog Between the Lines.

Tips: Memilih Semua Garis Horizontal dan Vertikal di Dalam Gambar

Select_all_horizontal_lines.png

Ada waktunya kita butuh untuk memilih semua garis horizontal atau garis vertikal di dalam sebuah gambar. Hal ini tidak mudah dan bisa membosankan, terutama jika kita bekerja pada gambar yang lumayan kompleks. Kita dapat menggunakan QSELECT untuk melakukan pekerjaan ini dengan cepat!

Bagaimana cara menggunakannya? Mudah saja. Garis vertikal berarti garis-garis tersebut memiliki nilai X yang sama, sementara garis horizontal memiliki nilai Y yang sama!

Coba perhatikan pada QSELECT. Ubah tipe objek ke line, properties ke delta X (atau delta Y, tergantung jenis garis yang ingin anda pilih), dan ubah value ke 0. Klik OK, dan anda selesai!

Select_all_horizontal_lines

Catatan:

Anda dapat melakukan filtering lebih jauh. Anda bisa saja memilih semua garis vertikal yang berada di Layer A, atau garis horizontal yang punya warna merah dan panjang 100 unit, dst. Anda tahu bagaimana caranya kan? ;)