Dynamic Block Tip: Bagaimana Menjaga Attribute tetap di Tengah Block

stretch_to_both_direction.png

Di tip dynamic block ini, kita membuat beberapa elemen gambar dan menambahkan attribute di tengah-tengah block. Kita perlu menambahkan action stretch ke block ini, karena kita ingin mengubah ukuran block. Tantangannya adalah kita perlu menjaga agar attribute tetap di tengah-tengah block. Ada dua cara untuk melakukannya: pertama kita dapat membiarkan attribute tetap di tengah block dan menstretch block ke kedua sisinya. Atau cara kedua: kita men-stretch ke satu sisi dan pada saat yang sama memindahkan attribute namun tetap di tengah.

Mari kita coba. Saya menggunakan dynamic block sederhana: room tag.

Membuat attribute

Membuat attribute pada dasarnya sama, kita menggunakan ATTDEF.Untuk mempermudahnya kelak, atur agar justification ke center.

attribute_justification

Satu hal lagi: pastikan lock position aktif. Beberapa dynamic block action tidak akan bekerja jika tidak diset ke lock.

Alternatif satu: stretch ke kedua arah

Cara ini cukup mudah. Anda dapat mengubah parameter base location ke midpoint. Kemudian menambahkan dua stretch action pada kedua sisinya.

stretch_to_both_direction

Kalau anda belum paham dengan stretch action, dapat lihat tutorial dynamic block untuk membuat dinding ini.

Alternatif dua: Menambahkan action stretch dan move

Jika anda membuat dynamic block yang cukup kompleks, anda mungkin tidak ingin men-stretch-nya ke kedua arah. Misalnya anda ingin membuat meja yang juga punya action array. Ketika ukuran meja berubah, anda juga ingin jumlah kursi berubah. Anda juga bisa melihat beberapa contoh lain dari dynamic block di e-book AutoCAD Best Practices (bahasa Indonesia).

Pada situasi ini, akan lebih mudah jika kita men-stretch ke satu arah saja. Untuk menjaga agar attribute tetap di tengah block, kita tambahkan satu action lagi untuk memindahkan attribute.

stretch_side_but_move_the_attributes

Ingat: attribute harus dipindahkan 1/2 jarak dari perubahan ukuran block. Jika kia stretch 100, maka attribute harus berpindah 50, supaya tetap di tengah. Untuk mencapainya, pilih move action. Ubah pada properties palette nilai distance multiplier menjadi 0.5.

move_action_distance_multiplier

Cobalah dan selamat bersenang-senang! Anda dapat lihat pula video di bawah untuk jelasnya.

Dynamic block tip: How to keep attributes at block center

Menggunakan AutoCAD Command di MicroStation

MicroStation_DWG_configuration_variables.png

Saya belajar aplikasi CAD pertama menggunakan AutoCAD. Dan banyak pengguna CAD yang saya kenal juga mulai dari AutoCAD. Satu fitur yang sangat banyak digunakan di AutoCAD adalah command line. Pertanyaan mematikan yang sering saya dapatkan saat mengajar aplikasi CAD lain ke pengguna AutoCAD adalah: “Ada gak fasilitas seperti command line di program ini?”. Setiap software punya shortcut, tapi cara kerjanya berbeda. Tapi memang, banyak pengguna AutoCAD yang bisa menggunakan tools dengan mengetik di command line, tapi kelimpungan saat mencari icon-nya di toolbar.

Nah jika anda termasuk golongan ini, anda akan senang bahwa mengetahui command line bisa membantu anda saat belajar menggunakan MicroStation.

MicroStation Key–In

MicroStation juga punya fitur yang serupa dengan AutoCAD command line, yang disebut sebagai key-ins. Anda dapat membuka jendela key-in melalui menu: utilities>key-in.

MicroStation_Key-In_Window

Secara default, jendela key-in punya tiga baris: key-in field, list boxes, dan key-ins history.

Jendela ini dapat dikecilkan sehingga tinggal satu baris saja dan di dock ke status bar, seperti AutoCAD command line.

one_line_key-in_window

Penggunaannya juga mirip (tapi tidak sama) dengan AutoCAD command line. Anda dapat melihat list boxes memuat daftar key-ins yang ada di MicroStation. Anda dapat memilih dari daftar yang ada jika anda tidak ingat apa yang harus anda ketik.

Tidak seperti AutoCAD, key-in punya hirarki. Key-in utama ada di kolom pertama dari list boxes. Kalau ada key-in yang menjadi anak (child) dari key-in utama, akan ditampilkan di sini. Begitu selanjutnya dengan kolom ke tiga. Setiap key-in akan otomatis terpisah di setiap kolom jika anda menggunakan spasi, saat mengetik di key-in field.

DWG Commands

Nah, kalau anda sangat tergantung dengan command line, anda dapat mencoba mengakses command AutoCAD dari MicroStation key-in ini. Ada dua cara yang dapat anda lakukan”:

  1. Ketik DWG lalu spasi. Anda akan melihat semua command AutoCAD yang disupport di kolom selanjutnya.
  2. Anda dapat juga menggunakan prefix \, lalu command AutoCAD.

DWG_commands

Ingat, anda tidak dapat membuat MicroStation jadi berasa AutoCAD. Mereka bekerja dengan cara berbeda, dan menggunakan key-in sebagai pengganti command line tidak akan berhasil. Anda dapat menggunakan key-in untuk mencari tool yang setara (atau serupa) dengan di AutoCAD. Ini akan membantu anda belajar MicroStation, tapi tidak untuk pemakaian seterusnya.

Misalnya, anda ingin tahu tool apa yang dapat digunakan untuk membuat rectangle di MicroStation. Ketikkan DWG rectangle (atau \rectangle) dan cari tool mana yang aktif. Anda akan dapat melihat bahwa place block yang aktif. Kelak, jika anda butuh membuat rectangle, anda dapat langsung menggunakannya. Shortcut untuk place block adalah W lalu 1. Akan lebih cepat daripada anda memaksakan menggunakan AutoCAD command di MicroStation. Kecuali, jika anda memang jarang menggunakannya.

Menggunakan AutoCAD PGP

Bagaimana jika anda sudah mengkostumisasi acad.pgp? Tidak masalah. Secara default, MicroStation akan menggunakan acad.pgp di folder instalasi AutoCAD. Anda dapat menggunakan shortcut di acad.pgp dengan cara yang sama.

Jika di komputer anda tidak terinstall AutoCAD, anda dapat men-setting lokasinya di configuration variables. Configuration variables serupa dengan AutoCAD system variables.

MicroStation Configuration Variables

Anda dapat membuka MicroStation configuration dialog dengan mengakses MicroStation menu: workspace>configuration.

MicroStation_DWG_configuration_variables

Cari configuration variable berikut:

MS_DWG_COMMANDPREFIX

Anda dapat lihat di sini bahwa default untuk DWG command prefix adalah “\”. Anda dapat menggantinya dengan yang lain.

MS_DWG_PGPFILE

Ini adalah configuration untuk mendefenisikan lokasi acad.pgp.

Membackup dan Me-restore System Variable AutoCAD

System_Variable_Editor_dialog.png

Kalau anda sering bergabung dengan forum diskusi AutoCAD, anda mungkin sering melihat pertanyaan yang mengatakan AutoCAD bermasalah. Namun ternyata solusinya cukup sederhana, hanya mengganti system variable. Misalnya saja variable FILEDIA. Masih banyak lagi, tapi FILEDIA adalah yang paling umum.

Kenapa system variable bisa berubah? Nilai system variable bisa berubah jika anda menggunakan command AutoCAD (terutama pada AutoCAD based – vertical product) dan meng-cancel-nya sebelum command itu selesai. Atau karena suatu sebab, command itu berhenti. Hal lain yang dapat menyebabkannya adalah anda menggunakan aplikasi AutoLISP yang memang mengubah system variable. Karena programnya tidak sempurna, nilai default tidak dikembalikan ke default value setelah selesai.

AutoCAD punya ratusan system variable. Rasanya hampir tidak mungkin mengingat setiap fungsinya dan nilai defaultnya. Jadi rasanya lebih baik anda membackup semua variable anda. Jadi saat anda menguji LISP atau entah karena suatu sebab ada yang tidak wajar, anda bisa me-restore system variable anda.

Ada satu tool yang bisa kita gunakan untuk keperluan ini: system variable editor.

System_Variable_Editor

Tool ini adalah bagian dari express tools, jadi pastikan anda menginstall express tools. System variable editor digunakan untuk mengedit system variable dengan mudah. Anda dapat melihat variable, membaca keterangan mengenai variable itu, membandingkan nilai awal dan yang aktif sekarang. Sangat berguna jika anda banyak bermain dengan variable. Coba perhatikan bagian di kotak merah.

System_Variable_Editor_dialog

Simpan system variable anda sekarang!