Mengenal Fungsi COND Pada Autolisp

Salah satu fungsi yang juga banyak di gunakan para programer Autolisp adalah “COND”, cond adalah merupakan singkatan untuk “CONDITION”, fungsi ini merupakan fungsi yang semua variable inputnya benar semua, tetapi harus di pilih salah satu.

Format utama cond seperti ini

Gambar 1. Bentuk format untuk fungsi cond.

Variable “opt” adalah variable input dari pemakai yang akan memasukan nilai, fungsi alert disini adalah salah satu contoh fungsi yang di gunakan, anda bisa ganti dengan fungsi program lain, tergantung kebutuhan dari program tersebut, jadi cara kerja fungsi “cond” ini adalah bila pemakai memasukin nilai “1 s/d 4″, semua nilai ini adalah benar tetapi program harus memilih salah satu nilai.

Contoh fungsi cond

Gambar 2. Salah satu contoh fungsi cond di gunakan lebih luas.

Pada gambar 2 di atas pemakai akan memilih salah satu tipe baut yang akan di olah, karena pada variable “ext_db” hanya membutuhkan data dari asosiasi tipe baut tersebut.

Gambar 3. Contoh lain penggunaan cond.