Mencari Kekeliruaan di Program DCL

“Saya coba memodifikasi program tersebut menjadi lebih detail namun gak bisa proses. Gambar tidak muncul di previewnya dan bila di OK programnya tidak membuat gambar…”

Anda bisa buka topik yang dibicarakan dan bisa mengunduh kode lisp, dcl maupun slide, pada kalimat di bawah ini

[url]http://forum.tentangcad.com/viewtopic.php?f=6&t=503[/url]

Kalimat paling atas sering di temui, ketika programer pemula membuat program Autolisp maupun DCL nya, keluhan tersebut adalah saya sunting dari sebuah topik yang di sampaikan oleh rekan kita, yaitu Bung “Pither”, saya bukan untuk mengekspos Bung Pither, tapi saya akan mempersembahkan buat semua pembaca tutorial ini, “cara mencari di mana letak kekeliruan” kode Autolisp maupun pada dclnya, hal ini paling sering di temui oleh programer pemula, sangat beruntung Bung Pither punya masalah “tidak” di telan sendiri, tetapi di lempar ke forum yang tepat sehingga saya bisa ikut memecahkan permasalahan yang di hadapinya. Kesulitan yang di hadapi oleh Bung Pither merupakan inspirasi buat saya lebih korektif melihat dan mencari kekeliruan pada setiap kode.

Pertama kita akan bahas dulu kode dclnya, mengapa kode dcl ini tidak bisa tampil ketika kode lisp sudah di panggil

Gambar 1. Sebuah kode dcl yang akan di cari kekeliruannya.

Langkah pertama buka editor Autolisp anda, lantas buka file dcl yang bernama “pondt.dcl” , arahkan kursor anda ke “Tools -> Interface Tools -> Preview DCL in Editor”, setelah itu akan tampil sebuah dialog box, lihat gambar di bawah ini dan coba perhatikan pada kotak editnya tidak tampil kode panggil dari kode dcl itu.

Gambar 2. Dialog box yang akan menampilkan kode panggil dcl.

Seharusnya kode panggil yang bernama “pondt” harus muncul di kotak edit, ini artinya ada ketidak beresan dengan kode panggil, atau memang pada kode nya sendiri ada yang tidak beres, maka kita coba lagi “Tools -> Interface Tools -> Preview DCL in Editor”, setelah muncul ketik “pondt”.

Gambar 4. Kata “pondt” sudah di ketik pada kotak edit.

Sekarang anda lakukan tekan tombol “OK” untuk melihat kejadian yang akan datang

Gambar 5. Dialog box yang menampilkan kekeliruan.

Ini artinya ada ketidak beresan pada akhir kode, mungkin tanda tutup “kurung kurawalnya” kurang atau keliru, kita lanjutkan dengan tekan tombol “OK”, maka akan muncul lagi dialog berikutnya.

Gambar 6. Dialog box lanjutan menampilkan kekeliruan.

Pada dialog box ini masih terjadi kekeliruan pada syntaxnya, mari kita koreksi kodenya.

Gambar 7. Kode dcl yang terdapat kekeliruan lihat tanda kotak merah bandingkan dengan gambar 1.

Mari kita kode pada gambar 7 kita eksekusi gimana hasilnya

Gambar 8. Kode panggil dcl langsung muncul dengan sendirinya.

Ternyata setelah di revisi kode pada gambar 1 diatas, ketika di eksekusi kode panggilnya langsung muncul tanpa kita melakukan pengetikan, ini artinya kode tersebut sudah bisa tampil.

Gambar 9. Tampilan dialog box dari kode gambar 7

Kita sekarang beralih ke kode lispnya

Gambar 10. Kode lisp yang di potong karena terlalu panjang

Gambar 11. Kode sambungan dari gambar 10

Gambar 12. Kode sambungan dari gambar 11.

Dari kode yang di tampilkan oleh gambar 10 s/d 12, kita eksekusi lihat hasilnya

Gambar 13. Hasil eksekusi dari kode lisp

Ternyata dialog sudah bisa tampil, tapi kenapa gambar “image” tidak muncul, ini artinya kode dcl maupun kode lispnya masih ada kekeliruan, mari kita koreksi

Pada kode dcl kita tambahkan kalimat ini, agar gambar image bisa tampil

“: radio_button {label = “Tampilkan”;key = “gbr”;}”

Lihat pada gambar 14 setelah kode di tambah kode tambahan.

Gambar 14. Lihat tanda kotak merah adalah kode tambahan.

Alihkan perhatian kita pada kode lispnya, lihat atau bandingkan gambar 10 dengan gambar 15 yang telah di revisi

Gambar 15 . Gambar 10 yang di revisi, lihat tanda kotak merah.

 

Gambar 16. Gambar image sudah muncul.

Ketik “pondt” pada command prompt maka akan muncul dialog gambar 16,di klik radio button “tampilkan” dan isi setiap kotak dengan data ini

Panjang = T1 = 1000

Lebar = T2″ = 800

Tebal = T3″ = 250

Panjang = K1 = 400

Lebar = K2 = 350

Pedestal Kolom = K4 =1500

Kedalaman Kolom = K3 = 600

Lapisan Pasir = L1 = 100

Lapisan Pemadatan = L2 = 200

Kemudian tekan tombol “Ok” dan lihat hasilnya

 

Gambar 17. Terjadi error saat eksekusi lisp di atas

 

Jalan satunya kita harus melakukan eksekusi baris perbaris atau manual, agar di ketahui letak kesalahan tiap barisnya, di blok lah gambar 10 mulai kalimat ini “(setq dcl_id (load_dialog “Pondt Revisi.DCL”))”, kemudian tekan “tombol selection”.

Di blok lagi pada di gambar di bawah in

Gambar 18.Contoh kode yang di blok

Gambar 19, Hasil kode yang di blok

Nah sekarang dengan cara manual sudah di ketahui letak kekeliruannya, ternyata terletak pada baris ke 7, coba anda perhatikan disana ada variable “T4″, yang tidak di ketahui asal usulnya sehingga kekeliruan program yang di buat oleh rekan kita sudah ketahuan.







  • bayu aji

    Selamat siang pak,

    Saya mencoba menulis coding persis seperti punya bapak,yang ingin saya tanyakan adalah:
    1.kenapa pada Imagenya warna latar belakang putih.
    2.penyelesaian untuk gambar no.18 bagaimana?
    3.saya tekan cancel tapi tetap saja load insertion point?
    4.apakah masih ada kekurang tepatan di coding diatas,atau saya salah ketik.
    Saya masih newbie jadi asal tulis codingan saja’mohon pencerahannya?

    Bayu aji