Mengenal Fungsi IF pada Autolisp

Fungsi “IF” banyak sekali di gunakan pada setiap program, tujuannya tiada lain untuk lebih menekankan fungsi sebelumnya , khususnya pada setiap variable input yang biasa terdapat simbol “<0,0,0>”, simbol tersebut menandakan dalam keadaan default pemakai cukup menekan tombol enter saja, tetapi hasil dari variable tersebut biasanya kalau ngak “nil” atau “”, ini yang akan merepotkan untuk program selanjutnya, makanya disini fungsi if akan menset ke nilai “<0,0,0,>” makanya fungsi ini sangat bermanfaat.

Format utama dari fungsi “if” seperti ini

Gambar 1. Format utama dari fungsi if.

Bagaimana cara kerja if, uraiannya seperti ini fungsi if akan mendeteksi variable yang ada dalam kurung atau “(= 10 11)”, bila variable angka 10 nilainya sama dengan nilai varia ble angka 11, maka akan di jawab “(alert “Jawaban anda benar”)”, dan bila persamaan itu nilainya salah maka akan di jawab “(alert “jawaban anda salah”)”.

Selain ada dua pilihan jawaban, anda bisa memutuskan untuk satu jawaban saja, contohnya seperti ini

Gamabar 2. Fungsi if dengan satu jawaban atau pilihan.

Contoh fungsi if dengan fungsi and

Gambar 3. Fungsi if di gabung dengan fungsi and.

Beberapa contoh fungsi if di gabung dengan fungsi lain

Gambar 4. Beberapa contoh fungsi if di gabung dengan fungsi lain.