[Dynamic Block] Profile

profile

Seringkali kita menemui kendala untuk mempercepat proses pekerjaan. Salahsatunya mungkin ditemukan rekan-rekan yang biasa menggambar profile baja. Pada kesempatan ini kita akan membahas bentuk profile tampak samping. Bagaimana cara membuat gambar tersebut agar lebih mudah dan mempercepat proses pekerjaan kita. Fasilitas di AutoCAD yang bisa kita gunakan untuk hal ini adalah dynamic block. Disini kita tidak akan membahas bagaimana membuat block dan dynamic block tetapi hanya sebatas parameter-parameter yang dibutuhkan. Pada kasus ini kita ambil contoh profile L dengan ukuran 100 X 100 X 5 mm. Perhatikan gambar dibawah ini :

profile

Pada profile ini seringkali kita harus membuat sambungan menjadi bentuk mitter agar bentuk menjadi lebih baik. Seringkali kita gunakan command trim dan strech untuk menyelesaikan permasalah ini. Sebenarnya kita bisa selesaikan dengan dynamic block. Berikut cara pembuatannya.

1. Jadikan sebagi block dan edit menggunakan block editor untuk menjadi dynamic block

2. Masukan parameter linear untuk proses stretching dan untuk action pilih stretch action. Dan untuk pemilihan entity bisa lihat gambar dibawah ini.

stretch action

3. Lakukan analisa pergerakan dari action no.2. Misal kita stretch entity sejauh 10 mm berapa panjang gerakan yang dibutuhkan oleh garis putus-putus.

Pada contoh ini gerakan yang dibutuhkan oleh garis putus-putus sebesar 0.5 mm. Dengan kata 1 mm gerakan stretch No.2 berarti garis putus-putus harus bergerak sejauh 0.05 mm. Untuk hal ini bisa dipecahkan dengan stretch action dengan mengambil factor pengali (multipler) dan memilih entity garis putus-putus agar bisa bergerak bersamaan.

db result

Semoga yang sedikit ini bisa membantu meringankan pekerjaan.

File tutorial di atas bisa di download di sini.

 

Jakarta 30/3/09,

Afrizanirman

Kontes Review TentangCAD

writinghand

writinghand

Untuk meramaikan suasana, kami membuka satu kontes sederhana yang dapat diikuti oleh semua blogger. Kontes ini adalah ’kontes review’. Kontes menulis review atau ulasan. Apa yang direview? Apa saja boleh. Entah TentangCAD secara keseluruhan, forumnya, satu posting saja (yang mungkin menarik bagi anda), atau bahkan kontes ini. Hadiahnya mudah-mudahan cukup menarik. Keep on reading!

[Read more…]

Cara Menggambar Variable Pitch Wire Spring

hasil-akhir

Variable Pitch Wire Spring adalah pegas kawat dengan pitch (jarak kerenggangan) bervariasi.

hasil akhir

Untuk membuat model Spring di Pro Engineer sangatlah mudah, karena di ProE sudah tersedia fasilitas Helical Sweep

1. Membuat Variable Pitch Wire Spring menggunakan perintah Helical Sweep Insert> Helical Sweep> Protrusion>

2. Kemudian muncul dialog box, pada dialog box Attributes pilih, Variable , Thru Axis, Right Handed (untuk arah putaran helical kekanan). Done (done).

attributes

3. Pada dialog box Swp Profile, buat garis sumbu dan garis untuk trajectory seperti gambar (panjang 120, diameter 70), Done.

sweep profile

4. Pada dialog Box Pitch, masuk-kan nilai pitch untuk start trajectory 5 (5mm)

pitch

5. Pada dialog Box Pitch, masuk-kan nilai pitch untuk end trajectory 10 (10mm)

pitchend

6. Akan muncul tampilan seperti ini, kemudian click Done.

profileresult

7. Masuk ke dialog box Section, buat lingkaran dengan center point pada start trajectory, diameter 4, kemudian click Done

section

8. Pada dialog Box, click Preview, akan tampak gambar spring yang sudah jadi, kemudian click OK. Inilah hasil dari proses pembuatan model variable wire spring

preview

9. Kita juga bisa mengedit untuk menambahkan variable pitch di titik yang dikehendaki, dengan cara click kanan pada model tree, Edit Definition

edit def

10. Akan muncul dialog box, click Swp Profile, Define, Modify, Done. Akan masuk ke Sketch view seperti ini.

sketch view

11. Tambahkan titik di tempat yang dikehendaki pada garis trajectory menggunakan perintah Create Points. Kemudian Done.

create points

12. Masuk ke dialog box, click Pitch, Define, Add Points.

add points

13. Click point (titik) yang sudah dibuat, isi pitch value dengan angka 10 (10mm)

define pitch addpoint

14. Untuk merubah Value (angka) pitch, click Change Value, Click titik ujung pada trajectory, ubah value menjadi 5 (5mm).

addpitchvalue

15. Tampilan akan menjadi seperti ini, ujung bawah value nya 5, tengah value nya 10, ujung atas value nya 5, kemudian click Done, OK

hasil akhir

16. Ini hasil dari gambar variable pitch wire spring, di ujung dan pangkal 5mm dan ditengahnya 10mm.

Selamat Mencoba…..

—————

Profile Penulis:
Muhajir biasa di panggil Hajir…., Mulai mendalami CAD/CAM semenjak kuliah di Politeknik Manufaktur Bandung (PMS-ITB) jurusan Mechanical Drafting & Design, tahun 1993, awal mengenal CAD menggunakan Autocad release 10, yang tentunya jalan di DOS.
Awal karir tahun 1996 sebagai Mechanical designer di perusahaan Manufacturing, bekerja menggunakan software Autocad release 12, untuk membuat design Mold, Dies dan general mechanic.
Tahun 1998 pindah ke perusahaan Jepang dan mulai menggunakan software Pro Engineer (CAD, CAE), Unigraphic (CAD/CAM), Mastercam (CAM).
Dari tahun 2002 sampai sekarang Sebagai Workshop Department Head di perusahaan Pipa dan Fitting terbesar di Indonesia, mengunakan software Pro Engineer (CAD,CAE), Autocad (CAD), Mastercam (CAM) dan Unigraphic (CAD/CAM).

Menggunakan Express Tools: Modify

typing.jpg

typing.jpg

Melanjutkan pembahasan mengenai express tools. Di bagian ini kita akan membahas express tools untuk modify.

Multiple Stretch Object

Command line: MSTRETCH

Sebetulnya multiple stretch sudah bisa dilakukan dengan STRETCH biasa. Jadi tool ini tidak lagi istimewa. Yang dilakukan oleh stretch ini adalah, anda cukup mengaktifkan stretch satu kali saja, dan dapat langsung membuat beberapa polygon untuk stretch.

Pada contoh ini, tiga buah rectangle dibuat stretch polygon untuk masing-masing, hanya sekali mengaktifkan tool.

mstretch

Setelah distretch ke kanan, akan menjadi seperti ini.

result

MSTRETCH juga memungkinkan anda membuat crossing polygon seperti ini.

mscp

Sebetulnya, hal ini juga dapat dilakukan STRETCH biasa. Jadi sama sekali tidak istimewa, dan mestinya sudah hilang dari express tools.

Move/Copy/Rotate

Command line: MOCORO

Command linenya terdengar lucu :) Tapi tool ini boleh juga. Anda dapat memindahkan, meng-copy, dan langsung merotate objek tanpa harus mengaktifkan command lain.

Setiap anda selesai dengan satu tool, maka pilihan tools lain akan muncul.

mocoro

Extended Clip

Command line: CLIPIT

Clipit sebetulnya tidak jauh berbeda dengan XCLIP. Yaitu untuk memotong block atau xref berdasarkan boundary. Namun kelebihannya, ia dapat memotong berdasarkan lingkaran.

clipit

Convert Shape to Block

Command line: SHP2BLK

Tool ini akan menggantikan objek shape dengan block. Sudah pernah di bahas sebelumnya di express tool: block. Entah memang sengaja dimasukkan lagi ke modify, atau tidak sengaja.

DrawOrder by color

Command line: CDORDER

Tool ini digunakan untuk mengatur urutan objek dari atas ke bawah, berdasarkan warna objek. Saya tidak tahu apakah ini sering digunakan. Mungkin bagi yang menggunakan gambar AutoCAD untuk presentasi, atau membuat map atau fill area bisa berguna.

cdorder

Delete Duplicate Objects

Command line: OVERKILL

Tool ini sangat berguna untuk menghapus objek yang saling bertumpuk. Tujuannya agar kontrol tampilan lebih mudah, dan ukuran file lebih kecil. Bayangkan jika ada beberapa objek bertumpuk, sebagian punya color, lineweight yang berbeda. Saat dicetak susah ditebak hasilnya. Dan semakin sedikit geometrinya, tentu ukuran file lebih ringan.

Pada dasarnya, saat anda mengaktifkan overkill, pengaturan default sudah cukup baik. Namun anda mungkin ingin mengubah beberapa hal lain.

overkill

Flatten Objects

Command line: FLATTEN

Flatten digunakan untuk membuat gambar 2D dari model 3D. Hal ini sudah pernah dibahas sebelumnya.

Multiply Copy

Command line: COPYM

Sepintas terdengar hanya untuk mengkopi objek berkali-kali. Hal ini sudah bisa dilakukan oleh copy bawaan standar AutoCAD. Namun COPYM punya beberapa kelebihan: repeat, divide, measure, dan array.

Array dan repeat kurang saya sukai. Array biasa rasanya lebih mudah dipahami. Repeat mungkin cukup berguna, namun rasanya jarang terpakai oleh saya. Repeat akan mengulangi copy dengan jarak yang sama seperti sebelumnya. Ya, jadi mirip array juga.

Divide dan measure mungkin bisa saya beri nilai plus. Sebelumnya memang sudah ada, tapi hanya untuk block. Dengan COPYM, objek apapun bisa dipakai, tanpa harus dibuat jadi block dulu.

Extended Offset

Command line: EXOFFSET

Extended offset mirip dengan offset biasa. Saya lihat satu-satunya perbedaan adalah bisa mengubah variabel GapType ’on the fly’, selama tool aktif. Namun saya selalu gagal melakukannya. Sebagai catatan, dengan offset biasa, anda harus mengubah OFFSETGAPTYPE lebih dulu, sebelum mengaktifkan offset. Normal adalah 0 (sama dengan objek asli), 1 untuk membuat hasil dengan fillet pada setiap corner, dan 2 untuk chamfer.

Saya tidak tahu apakah memang file LISP-nya bermasalah atau memang salah pembuatan aplikasinya. Kelebihan lain tidak ada yang menurut saya patut dipertimbangkan. Offset biasa masih dapat melakukannya dengan baik.

Memindahkan License untuk Produk Autodesk

binary-code.jpg

binary-code.jpg

Sebuah pertanyaan muncul di forum. Yang ditanyakan, apakah jika kita memiliki software AutoCAD original, dapat dipindahkan ke komputer lain? Bagaimana caranya?

Jawaban pendeknya: Bisa, dengan portable license utility.

Di sini kita akan coba bahas cara memindahkan license ini. Dan ini berlaku untuk semua produk Autodesk, tidak hanya AutoCAD.

[Read more…]

TentangCAD Genap Berusia 1 Tahun!

gift2

gift2Tepat hari ini, domain TentangCAD genap berusia 1 tahun. Hari ini yang dianggap sebagai hari lahir situs ini.

Meski kalau anda lihat sudah ada posting yang lebih tua dari 19 maret 2008, itu waktu masih menggunakan layanan blogger.

Selamat ulang tahun TentangCAD!

[Read more…]

Menggunakan Express Tools: Selection, Draw, dan Web Tools

fsoff

Di bagian ini, akan dibahas tiga kategori sekaligus untuk express tools. Yaitu selection tools, draw, dan web tools. Di tiga kategori ini, jumlah tool relatif sedikit, jadi kita bahas sekaligus di tulisan ini.

Selection Tools

Di bagian selection, anda dapat menggunakan tool lain untuk mempercepat pemilihan objek. Cukup membantu, meski AutoCAD sudah memiliki filter selection dan quick select.

Get Selection Set

Command Line: GETSEL

Tool satu ini dapat membantu anda memilih objek berdasarkan dua kategori dengan cepat. Yaitu berdasarkan layer dan tipe objek. Anda dapat memilih semua objek di layer tertentu dengan cepat. Atau memilih semua objek dengan tipe block, atau memilih semua lines di layer tertentu. Betul, hal ini juga dapat dilakukan oleh QSELECT, namun cara ini cukup cepat.

Command: getsel
Select an object on the Source layer <*>: klik layer yang ingin anda filter, atau tekan [ENTER] jika anda ingin memilih objek di semua layer.
Select an object of the Type you want <*>: klik objek yang ingin anda filter, atau tekan [ENTER] jika anda ingin memilih semua objek layer tersebut.
Collecting all INSERT objects in the drawing…
164 objects have been placed in the active selection set.

Saat saya mencobanya, saya melihat bahwa selection sudah dibuat, namun semua objek langsung di un-select. Jadi saat saya ingin melakukan move atau copy, saya harus mengetikkan P (digunakan untuk memilih selection sebelumnya – previous) untuk memanggil ulang selection set tersebut. Bug? Saya tidak tahu.

[Read more…]

Menggunakan Express Tools: Dimension

typing-0001.jpg

typing.jpg

Kelompok express tools berikut yang dibahas adalah dimension.

Leader Tools

Anda sering menggunakan leader? Di AutoCAD 2008 sudah ada multileader yang lebih baik. Tapi jika anda sering menggunakan leader, mungkin akan berguna.

Kalau menurut help file, express tool untuk leader di sini terutama ditujukan untuk file-file yang dibuat di AutoCAD R.13. Di masa itu, anda sudah dapat membuat leader. Tapi multiline text yang ada tidak berhubungan dengan leadernya. Anda memindahkan text, leadernya akan tetap cuek pada posisinya.

Attach Leader to Annotation

Command line: QLATTACH

Attach akan menghubungkan satu leader dengan satu multiline text. Anda tidak dapat menghubungkan satu leader dengan single line text.

Dettach Leader to Annotation

Command line: QLDETACHSET

Detach akan melepaskan leader dari multiline text. Setelah di detach, maka anda dapat memindahkan text dan leader tidak mengikuti posisi text yang baru.

Global Attach Leader to Annotation

Command line: QLATTACHSET

Sebetulnya ini sama saja dengan QLATTACH. Namun anda dapat memilih langsung beberapa leader dan multi line text. Kelemahannya, multi line text harus anda letakkan di dekat ujung leader. Jika terlalu jauh, akan diabaikan.

Dimstyle Export dan Dimstyle Import

Command line: DIMEX dan DIMIM

Yang ini cukup menarik. Anda dapat mengimport dimension style dari satu file DWG ke file DWG lain dengan design center. Dan untuk menjaga standar, yang terbaik adalah menggunakan template. Namun cara ini mungkin anda perlukan jika kedua cara itu tidak dapat anda gunakan. Anda dapat mengexport konfigurasi dimension style ke file text dengan DIMEX, dan mengimportnya dengan DIMIM!

Reset Dim Text Value

Command line: DIMREASSOC

Dimension seharusnya menunjukkan ukuran dari dua titik acuan, atau panjang suatu garis. Atau untuk menunjukkan ukuran lainnya. Namun kadang pengguna yang putus asa sedikit ‘cheating’ dan mengedit nilai dimensinya. Sehingga tidak menunjukkan ukuran sebenarnya.

Dengan tool ini, anda dapat memilih semua dimensi dan mengembalikan text yang sudah diedit ke kondisi awal dengan cepat.

Menggunakan Express Tools: Layout Tools

acuan.jpg

Kelompok selanjutnya dari express tools. Kelompok tool satu ini digunakan untuk modifikasi dan manajemen layout. Layout digunakan semakin banyak oleh para pengguna AutoCAD. Jika anda belum memanfaatkannya, sudah waktunya anda mulai berpikir untuk menggunakannya. It’s the best practice for managing drawings!

Align Space

Command line: ALIGNSPACE

Align space digunakan untuk menyamakan posisi dua titik acuan di model pada viewport dengan dua titik acuan di layout. Skala akan menyesuaikan titik-titik acuan ini. Pada contoh berikut, dua titik acuan pada model adalah 1 dan 2. Sementara pada layout 3 dan 4.

acuan.jpg

Titik-titik pada model akan dipindahkan ke titik 3 dan 4, berikut skalanya disesuaikan.

hasil.jpg

Synchronize Layout

Command line: VPSYNC

Jika anda sudah memiliki satu layout yang sudah sesuai, dan anda ingin menambahkan satu viewport lagi yang skalanya sama, dan menyambung pada viewport master, dapat menggunakan tool ini.

vpsync master.jpg

Setelah anda aktifkan, pilih viewport pertama sebagai master. Lalu pilih viewport kedua untuk disesuaikan. Maka viewport kedua akan di skala dan diposisikan sesuai posisi viewport master.

vpsync 2nd.jpg

List Viewport Scale

Command line: VPSCALE

OK, menurut saya tool satu ini juga tidak terlalu berguna. Setelah mengaktifkan tool ini anda dapat memilih viewport dan melihat skala yang digunakan pada command line. Sejak AutoCAD 2008, jika anda memilih viewport, skala viewport telah dapat anda lihat di status bar.

Command:
VPSCALE
Select edge of viewport.1 found
Command:
PS:MS == 1:200

Merge Layout

Command line: LAYOUTMERGE

Tool satu ini digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih layout pada satu layout saja. Saya kurang tahu kenapa hal ini diperlukan. Tapi mungkin jika anda berubah pikiran dan ingin mengubah ukuran kertas yang lebih besar.

layoutmerge.jpg

Anda dapat menggabungkannya ke satu layout. Semua viewport akan diletakkan pada layout yang anda defenisikan. Untuk membedakannya, layout yang digabungkan diletakkan dalam satu rectangle dan diberi label nama layout tersebut.