The Magic of AutoCAD Template

Di bagian yang lalu, anda sudah mencoba menggunakan tools dasar AutoCAD. Anda dapat lihat bagaimana sebetulnya AutoCAD dapat diasumsikan sebagai meja gambar biasa. Namun tidak seperti meja gambar manual, anda tidak memutar-mutar garisan anda. Anda cukup mengetikkan untuk membuat gambar secara presisi.

Sebetulnya tidak salah jika asumsi seperti ini muncul. Namun rasanya rugi jika anda tidak memanfaatkan kelebihan menggambar secara digital, dan tetap berorientasi menggambar seperti di meja gambar biasa. Banyak permintaan untuk ‘cheat’ atau cara cepat penggunaan AutoCAD. Sebetulnya fungsi seperti ini tidak ada. Latihanlah yang membuat anda lebih ahli dan lebih cepat dalam melakukan penggambaran. Kemampuan anda ini kelak dapat digabungkan dalam berbagai fitur yang disediakan, untuk otomatisasi proses selanjutnya. Tidak ada cheat seperti di game. Namun kita dapat membuat beberapa magic. Magic ini dapat anda kembangkan sendiri. Supaya tidak bosan, di bagian ini anda akan sedikit bersenang-senang dengan menggunakan template yang disediakan. Anda akan dapat membuat gambar yang cukup profesional dengan mudah.

Template adalah file yang disediakan, atau anda buat sendiri, dan menyimpan berbagai hal yang sering anda gunakan. Anda belum mempelajari bagaimana membuat ‘reusable content’ alias library block. Anda juga belum mengenal layer dan styles. Jadi tidak perlu dipikirkan dulu bagaimana objek-objek ini dibuat. Di bagian ini anda akan melihat bagaimana template bisa sangat berguna. Bahkan meski anda baru menguasai cara menggunakan drawing tools, anda dapat membuat gambar teknik yang baik.

Downloadlah file template yang telah disiapkan ini. Extract file zip tersebut, dan simpanlah file dwt di folder yang anda inginkan. Jika anda ingin menyimpannya pada folder default, dapat meletakkannya di: X:\Documents and Settings\NAMAUSER\Local Settings\Application Data\Autodesk\AutoCAD xxxx\R xx.x\enu\Template. NAMAUSER adalah nama login anda di Windows. AutoCAD xxxx adalah versi AutoCAD anda, dan Rxx.x adalah release AutoCAD.

Bukalah AutoCAD, klik file>new dari menu. Pilihlah template fun with acad.dwt yang anda download ini. Klik open. Gambar ini masih kosong. Sama dengan saat anda membuat file baru dengan template lain. Kita akan membuat sebuah denah rumah sederhana dengan template ini.

Magic #1: Predefined Layers and Styles

Dari ribbon bar, gantilah layer anda menjadi centerlines.

layer.jpg

Sekarang, silahkan berimajinasi dalam membentuk centerlines dari dinding untuk denah bangunan anda. Anda dapat menggunakan gambar ini sebagai acuan, atau dapat membuat berdasarkan keinginan anda sendiri. Gunakan tools line.

CENTERLINES.jpg

Setelah centerline anda selesai, kita akan tambahkan dimension.

Magic #2: Quick Dimension dan dimension style

Ketikkan QDIM [enter] untuk mengaktifkan quick dimension. Pilihlah semua garis vertikal, lalu letakkan dimension di bawah. Lakukan juga hal yang sama untuk semua garis horizontal. Qdim adalah salah satu tools yang dapat mempercepat pekerjaan anda.

Style telah ditetapkan oleh template. Anda tidak perlu mengaturnya lagi.

[googlevideo]http://video.google.com/videoplay?docid=-3299370706757623098[/googlevideo]

Magic #3: Predefined Blocks

Langkah berikutnya adalah menambahkan kolom pada desain. Untuk kali ini, kita asumsikan saja semua menggunakan kolom praktis dengan ukuran 150×150 mm.

Untuk mempermudah, sekarang di drafting settings, di atas object snap, klik kanan, dan pilih settings.

snap settings.jpg

Pada dialog yang terbuka, nonaktifkan semua snap, dan aktifkan HANYA intersection.

Sekarang, tekan i, [enter]. I adalah command alias untuk insert block.

Klik pada salah satu intersection untuk meletakkannya. Sekarang klik satu kali untuk memilih kolom praktis tersebut, klik kanan, dan pilih copy dari context menu.

Klik pada setiap intersection untuk meletakkan hasil duplikat dari kolom ini.

[googlevideo]http://video.google.com/videoplay?docid=1462568237141799691[/googlevideo]

Sekarang, kembalikan setting object snap ke seperti sebelumnya.

*Tips: yang paling sering akan anda pakai adalah endpoint dan midpoint.

lakukan insert block lagi, gunakan D1, D2, D3, dan D4 sebagai pintu. W1 dan W2 sebagai jendela.

[googlevideo]http://video.google.com/videoplay?docid=-677412822549550445[/googlevideo]

*Tips: Anda dapat mengulangi perintah sebelumnya dengan menekan [enter]. Dengan demikian, anda tidak perlu mengetikkan i, dan dapat langsung menekan [enter].

Klik saja pada posisi yang anda inginkan. Gunakan teknik yang telah anda pelajari sebelumnya. Untuk modifikasi sederhana (rotate, move, dll) klik objek sekali, klik kanan pada grip yang ada, pilih modify tools yang sesuai. Setelah selesai, tekan [esc] untuk mengakhiri proses.

Menggunakan block, sangat mempermudah penggambaran. Terutama jika objek anda tipikal. Dan jika anda punya library yang sering dipakai, menyimpannya dalam template bisa sangat membantu.

Magic #4: Menggunakan Dynamic Block

Dynamic block dapat sangat membantu. Sama seperti sebelumnya, insert block dengan menekan i lalu [enter]. Kali ini anda akan menggunakan magic selanjutnya. Klik untuk memilih dinding, dan drag agar panjang dinding sesuai!

[googlevideo]http://video.google.com/videoplay?docid=2762774251755805545[/googlevideo]

Sampai saat ini, anda mungkin telah menyadari pentingnya template. Kita akan membahas bagaimana membuat berbagai reusable content di tutorial ini kelak.