Melengkapi Model Arsitektur: Lantai

Sampai saat ini anda telah melengkapi denah layout dengan objek-objek arsitektur. Bukalah gambar tampak, pada grup elevations (building elevations): south.

Pada gambar ini tampak bahwa anda baru memiliki objek dinding, pintu, dan jendela. Di bagian ini kita akan melengkapi model ini dengan objek-objek arsitektur lain.

Objek-objek arsitektur seperti lantai, atap, tangga, railing, dan ceiling memiliki cara yang berbeda dalam pembuatannya. Objek-objek ini membutuhkan anda membuat sketch. Setiap kali anda mengaktifkan tool untuk membuat objek-objek tersebut, Revit akan beralih ke mode sketch. Pada design bar anda hanya dapat mengakses tool untuk membuat sketch.

Bukalah file yang anda buat sebelumnya. Kita akan menambahkan lantai pada model ini. Cara yang digunakan sedikit berbeda dengan meletakkan dinding.

Membuat Lantai pada Lantai Dasar

1 Bukalah denah lantai dasar.

Pada design bar, aktifkan floor. Anda akan masuk ke mode sketch. Perhatikan bahwa design bar memuat alat-alat yang berbeda dengan sebelumnya.

2 Aktifkan lines.

Aktifkan chain dari option bar. Buatlah poligon tertutup di bagian interior bangunan utama seperti gambar berikut ini.

Buatlah garis-garis ini pada sisi interior dinding. Garis-garis pembentuk poligon ini harus terhubung seluruhnya, dan tidak boleh saling bertumpuk.

3 Setelah selesai membuat poligon tertutup, klik Finish sketch pada design bar. Jika ada peringatan yang diberikan oleh Revit, klik No.

4 Kita akan menambahkan lantai miring di depan garasi. Aktifkan kembali floor.

Anda akan kembali ke mode sketch. Aktifkan mode lines pada design bar.
Ubah mode lines menjadi rectangle pada option bar.
Buat empat persegi di depan garasi seperti berikut ini.

5 Aktifkan slope arrow dari design bar.

Klik properties pada option bar.
Pastikan nilai height offset at tail adalah ‘0.0’, dan height offset at head adalah ‘-150.0’

6 Buatlah panah slope seperti gambar berikut.

7 Klik finish sketch dari design bar.

Periksalah desain anda pada 3D view.

Membuat Lantai pada Lantai Satu

Bukalah denah lantai satu. Kali ini kita akan membuat lantai dengan cara yang sedikit berbeda.

1. Aktifkan floor. Anda akan masuk ke mode sketch.

Pastikan pada design bar yang aktif adalah pick walls.
Periksa pula pada option bar, pilihan extend into wall (to core) aktif.

2. Klik tujuh dinding eksterior seperti yang ditunjukkan gambar berikut untuk membentuk lantai.

Pastikan garis yang muncul ada di sisi eksterior. Jika tidak, undo, dan ulangi kembali.

3. Gantilah mode pick walls dari design bar menjadi lines.

Aktifkan chain pada option bar.
Buatlah garis mengikuti dinding yang ditunjukkan berikut. Perhatikan bahwa dinding-dinding ini adalah dinding di lantai dasar. Lantai yang anda buat akan menjadi balkon di lantai satu.

4. Ingatlah bahwa anda harus membuat poligon tertutup untuk membentuk lantai. Sekarang kita akan merapikan pertemuan antara garis dengan trim.

Aktifkan trim dari toolbar.

Klik dua garis yang saling bertemu untuk memotongnya.

Lakukan untuk pertemuan garis yang tidak saling bertemu. Klik finish sketch dari design bar.

5. Anda akan melihat beberapa peringatan setelah mengakhiri pembuatan lantai ini. Kita akan coba urutkan satu-persatu.

Pertama, anda akan ditanya apakah anda ingin dinding yang dihighlight diattach (ditinggikan/direndahkan) sampai ke dasar lantai. Perhatikan gambar anda, anda akan melihat beberapa dinding dibedakan warnanya. Dinding-dinding ini akan diubah tingginya sesuai posisi lantai anda. Klik yes untuk peringatan ini.

Anda akan ditanya pula apakah anda ingin dinding yang bertumpuk dengan lantai dipotong. Klik yes juga untuk peringatan ini.

Terakhir, Revit akan memberikan peringatan beberapa dinding tidak dapat menemukan lantai di atasnya. Klik OK untuk mengabaikan peringatan ini.

6. Sekarang kita akan coba review apa saja yang ditanyakan Revit pada dialog tersebut. Aktifkan section dari design bar. Buatlah section seperti pada gambar berikut.

Bukalah section view dengan mengklik dua kali simbol section, atau klik dua kali section 1 pada project browser.

7. Dialog pertama menanyakan apakah anda ingin meng-attach dinding anda dengan lantai yang anda buat.
Perhatikan bahwa dinding yang anda attach ke lantai akan dikurangi tingginya sampai di bawah lantai.

Dialog kedua menanyakan apakah anda ingin bagian dinding yang bertumpuk dengan lantai dipotong.

Sekarang cobalah ubah ketinggian elevasi lantai satu menjadi 3500. Perhatikan apa yang terjadi pada kedua posisi ini.

Bukalah kembali denah lantai satu. Kita akan melakukan sedikit perubahan untuk membuat void pada lantai satu ini.

1. Pastikan tool modify aktif. Pilihlah lantai yang baru anda buat.

Jika anda ragu, gerakkan pointer anda ke bagian tepi lantai. Biarkan beberapa saat, tunggu sampai tooltips muncul. Klik kiri jika tooltips menyebutkan floor.

Jika tidak, tekan [tab] dan tunggu kembali tooltips. Anda mungkin harus menekan [tab] beberapa kali sampai dapat memilih lantai.  Klik edit dari option bar.

2. Edit sketch lantai anda seperti berikut. Ingatlah bahwa anda harus membuat sketch dalam bentuk poligon tertutup. Anda harus melakukan split dan trim untuk merapikan poligon anda.

3. Klik finish sketch dari design bar. Pilihlah yes saat Revit menanyakan apakah anda ingin dinding anda di-attach ke lantai.

4. Periksalah model anda pada 3D view.

  • 1 lgi… :-D

    Ayok… semangat… teman2 … :-D