Lebih Jauh dengan Dinding (2)

Meskipun Revit telah menyediakan beberapa jenis dinding komposit, tidak ada jenis dinding bata yang umum digunakan di Indonesia. Kita akan membuat satu tipe dinding sendiri, agar model anda benar-benar dapat digunakan untuk proyek di Indonesia.

Aktifkan tool wall.

Klik tombol element properties pada option bar. Revit akan membuka sebuah dialog. Jika anda mengubah nilai pada kotak dialog pertama ini, maka anda hanya mengubah properti objek yang anda pilih. Properti seperti ini disebut sebagai instance properties.

Kita akan membuat jenis dinding baru, karena itu kita harus mengubah type properties.

Klik tombol edit/new di sebelah pilihan type. Dialog akan berubah menjadi properti type. Jika anda mengubah parameter yang ada di sini, tidak hanya objek yang anda pilih, semua objek dengan tipe yang sama akan berubah propertinya.

Klik duplicate di sebelah pilihan type. Kita tidak akan mengutak-atik tipe dinding yang ada. Untuk itu kita membuat satu jenis tipe baru. Ketikkan ‘Dinding Bata 150mm’ saat Revit meminta anda memberikan nama dinding baru ini.

Sekarang kita akan mendefenisikan lapisan struktur dinding ini.

Pada grup parameter construction, di sebelah parameter structure, klik Edit… Dialog edit assembly akan terbuka.

Langkah berikut adalah mendefenisikan assembly dinding kita. Klik tombol preview di kiri bawah dialog ini untuk melihat area preview.

Klik insert untuk menambahkan satu lapisan baru.

Klik up untuk memindahkan lapis tersebut ke paling atas. Ini adalah lapis eksterior anda. Klik insert sekali lagi, lalu klik down beberapa kali sampai lapis ini ada di paling bawah.

Sekarang kita akan mendefenisikan fungsi masing-masing lapis dan ketebalannya. Klik pada kolom thickness pada lapis paling atas.

Ubah nilainya menjadi 20, lalu lapis berikutnya berturut-turut 110, dan 20. Ubah pula pada kolom function masing-masing menjadi ‘Finish 1 [4]’, ‘structure [1]’, dan ‘Finish 2 [5]’.

Sekarang, kita akan mendefenisikan bagaimana masing-masing lapis ditampilkan.

Klik kolom material dari lapis paling atas. Saat ini material masih tertulis < by category >.

Klik tombol ‘…’ yang muncul. Kotak dialog akan terbuka. Kita akan mendefenisikan material dinding di sini.

Pilihlah material default di kolom name. Klik duplicate di bagian bawah kolom ini. Berikan nama ‘acian’.

Pada bagian shading non-aktifkan pilihan Update When AccuRender Selection Occurs. Ubahlah warnanya menjadi putih. Klik OK.

Material kedua yang akan kita defenisikan adalah pasangan bata.

Klik kolom material pada lapis kedua. Pilihlah material default di kolom name. Klik duplicate di bagian bawah kolom ini. Berikan nama ‘pasangan bata’.

Pada bagian shading non-aktifkan pilihan Update When AccuRender Selection Occurs. Ubahlah warnanya menjadi putih. (untuk Revit 2008 ke bawah. Revit 2009 tidak lagi menggunakan AccuRender, sehingga optionnya berbeda).

Sekarang pada bagian Cut Pattern ubahlah pattern menjadi ‘Brickwork’. Klik OK.

Defenisikan pula material lapis ketiga. Gunakan material acian yang digunakan pada lapis pertama.

Klik OK sampai semua dialog tertutup. Perhatikan pada type selector telah terdapat tambahan satu jenis dinding baru.

Ubahlah seluruh dinding anda menjadi dinding tipe baru ini. Lakukan dengan cara yang sama seperti pada latihan di bagian sebelumnya.

  • http://www.jogja168.com amien

    Nambah 1 lagi… :-D

    Thanks a lot mas edo :-)

  • Budi

    klo mendefinisikan dinding partisi kalsiboard gimana pak??

  • akbar falah

    membuat notasi dinding trasram gimana ya caranya?, notasinya kan seperti notasi bata tapi dicrosshatch

    • http://solusicad.com/ sugeng marjono

      Gunakan 2 jenis hatch (di mix)..
      Pasang arsir ansi 31 dengan angle 90 derajat dan ansi 32 normal