Membuat Dinding Exterior

Sekarang di bagian ini akan mulai membahas membuat model bangunan. Sekali lagi, ini adalah seri tutorial. Jadi yang belum mengikutinya dari awal, dapat mencoba membaca tutorial Revit untuk pemula ini dari awal. Di bagian ini kita akan mencoba membuat model rumah tinggal. Yang akan kita lakukan adalah membuatnya dengan cara konvensional yang biasa dilakukan arsitek, yaitu dari denah. Kita akan mulai mendesain dari dinding ekterior terlebih dahulu.

Bukalah denah Lantai Dasar dengan mengklik ganda pada project browser. Pada denah ini anda akan melihat empat anotasi view. Kita akan menggambar di dalam area tersebut.

Pada tab basic di design bar. Aktifkan wall.

Pada type selector, pastikan tipe dinding anda Basic Wall: Generic – 200mm. Pastikan pula pilihan chain aktif.

Ubahlah tinggi dinding anda sampai ke elevasi atap.

Klik kiri kira-kira di tengah-tengah antara keempat simbol elevation view. Geser pointer anda ke kiri.

Perhatikan bahwa sekali lagi listening dimension akan muncul membantu anda. Gerakkan pointer anda sampai listening dimension menunjukkan 3500, klik kiri.

Gerakkan pointer anda vertikal ke atas. Kali ini cobalah ketikkan ‘7500’. Perhatikan bahwa listening dimension berubah menjadi text field. Tekan [enter].

Dengan cara yang telah anda pelajari pada langkah 3 dan 4, teruskan dinding exterior anda seperti gambar berikut ini.

Tekan [esc] untuk menghentikan peletakan dinding.

Ubahlah ketinggian dinding sampai ke ‘Lantai Satu’ melalui option bar. Teruskan dinding eksterior anda sampai menjadi seperti ini.

Kerjakan di bagian atas terlebih dahulu, tekan [esc] dan lanjutkan ke bagian bawah.

Kembali ubah elevasi dinding menjadi ke ‘Atap’. Selesaikan dinding eksterior anda seperti berikut ini.

Kita akan mengintip sedikit apa yang sudah anda kerjakan sampai saat ini. Klik tombol 3D pada toolbar.

Perhatikan bagaimana pengaruh mengubah properti ketinggian dinding saat anda bekerja tadi.


Kita akan menyelesaikan dinding eksterior. Anda akan belajar sedikit trik tambahan untuk meletakkan dinding.

Bukalah denah Lantai Dasar dengan mengklik ganda dari project browser.

Aktifkan wall dari tab Basic. Pastikan bahwa ketinggian dinding anda sampai ke level ‘Atap’.

Buatlah dinding di bagian paling atas bangunan anda seperti gambar berikut. Ikuti snap yang dituntun oleh Revit untuk ukuran lainnya.

Zoom ke dinding paling kiri, kedua dari atas denah anda. Dengan pointer anda tepat di atas dinding tersebut, geser ke arah kanan. Perhatikan bahwa Revit akan mengacu ke face, bukan centerline dinding! Tentu ini agak mengganggu, jika anda terbiasa menggunakan centerline sebagai acuan.

Dari menu Revit, pilihlah Settings>Temporary Dimension… ubahlah acuan untuk wall menjadi centerlines.

Ulangi penggambaran dinding. Sekali lagi listening dimension akan muncul, kali ini dari centerlines. Ketik ‘2500’.

Selesaikan dinding anda seperti gambar berikut.

Sekarang anda akan belajar mengubah properti ketinggian dinding yang sudah anda letakkan sebelumnya.

Pastikan tool modify pada design bar aktif. Tekan [ctrl] (tahan) dan klik tiga dinding yang ditunjukkan di bawah ini.

Klik properties pada option bar. Kotak dialog element properties akan terbuka. Ubahlah nilai top constraint dari Up to level: Atap menjadi Up to level: Lantai Satu.

Klik OK. Periksalah model anda pada 3D view.

  • http://jogja168.com amien

    Mantap….. nambah 1 lagi… :-D