Revit Walkthrough

Kali ini kita akan bersenang-senang sedikit. Tidak membahas hal yang terlalu teknis, namun untuk visualisasi walkthrough di Revit.

Sebelum meneruskan, hasil visualisasi rendering di Revit memang kurang memuaskan. Dan butuh waktu cukup lama untuk renderingnya. Tapi sekarang kita coba hadapi fakta ini… kadang kita hanya butuh waktu singkat untuk mempersiapkan materi presentasi. Sekarang kita coba membuat video presentasi singkat dalam bentuk shading saja. Dalam conceptual design, seringkali visualisasi seperti ini cukup memadai.

Bukalah latihan anda untuk building maker tersebut. Lihat dari denah lt. dasar. Aktifkan tab View dari design bar. Aktifkan tool walkthrough. Kliklah beberapa kali memutari building anda seperti gambar ini. Jangan khawatir jika pathnya tidak smooth. Anda dapat mengubahnya kelak.

Klik finish pada option bar saat path anda sudah mengelilingi bangunan secara penuh.

Klik edit walkthrough dari option bar. Jika pilihan ini tidak muncul, pilihlah path anda melalui project browser, klik kanan pada walkthrough1, pilih show camera dari context menu.

Anda akan melihat grip-grip posisi kamera dan targetnya. Ubahlah target kamera seperti animasi berikut.

Pindahlah ke key frame dengan menekan tombol previous keyframe.

Ubahlah seluruh target kamera ke arah bangunan.

Masih dalam kondisi path terpilih, klik kanan mouse, dan pilihlah element properties dari context menu. Matikan option far clip active. Pastikan hal ini, karena jika tidak anda tidak akan melihat objek yang ada pada jarak cukup jauh.

Sekarang klik open dari option bar. Anda mulai dapat melihat objek bangunan anda di sini. Stretch grip di kiri-kanan dan atas-bawah boundary view jika perlu. Ini untuk memastikan bangunan anda terlihat seluruhnya.

Sekarang kita uji bagaimana animasi kita! Klik play pada option bar! Mudah saja untuk membuat animasi walkthrough.

Sekarang kita akan mengubah pathnya sedikit lagi, agar lebih menarik.

Bukalah view elevation North. Jika anda kehilangan selection untuk animation path, pilihlah melalui project browser. Klik edit walkthrough jika anda belum melihat animation control di option bar.

Pada pilihan control di option bar, pastikan anda menggantinya menjadi path. Ketikkan 300 pada kotak frame di option bar, lalu [enter]. Klik previous keyframe.

Klik grip pada posisi kamera, drag ke atas. Sekarang kamera kita akan bergerak naik turun! Lalukan pada grip-grip lain di bagian belakang bangunan.

Sekarang kita harus memodifikasi targetnya. Kembalikan pilihan control ke active camera. Drag grip target seperti di animasi sebelumnya. Hanya saja… kali ini ke arah bawah!

OK… mengatur path yang sesuai agak-agak tricky. Bisa dikatakan trial and error untuk memperoleh hasil yang cukup memuaskan. Cara termudah adalah membuka tiga window sekaligus dan mengaturnya seperti ini.

Dengan demikian anda dapat mengubah path secara vertikal dan horizontal dan langsung melihat efeknya pada walkthrough. Ujilah dan lakukan modifikasi path sampai anda puas.

Setelah puas, kita akan menyimpannya dalam bentuk file video. Exportlah (ya… anda tidak salah baca… export) dengan mengakses file>export>walkthrough.

Perhatikan bahwa anda dapat mengubah format movie ini menjadi hidden line/shading/raytrace (render). Kali ini kita coba saja dulu hidden line.

Berikan nama yang sesuai untuk file videonya, klik save.

Hanya dalam beberapa menit, anda sudah dapat merepresentasikan desain anda dengan animasi walkthrough. Saya pikir untuk conceptual desain sudah cukup baik… dan butuh waktu sangat singkat. Jika anda ingin menampilkannya dalam rendering yang lebih baik, dapat menggunakan AutoCAD atau 3ds Max untuk membuat animasinya.