Membuat Exploded View

Saya mulai bertanya-tanya kenapa baru ada satu yang memberikan komentar pada artikel-artikel di blog ini. Itupun bukan pada artikel CAD. Apa yang datang ke sini sekedar nyasar, atau sekedar liat-liat saja, atau memang tidak ada yang perlu dikomentari… karena memang tidak pernah dipraktekkan. Tidak ada yang protes memberikan cara alternatif yang lebih baik, atau komplain karena apa yang ditulis di sini salah. Apa mungkin memang tidak bisa dikomentari (error)? Kalau memang error, saya minta tolong untuk laporkan ke saya untuk saya teruskan ke pihak Blogger.

Mulai bagian ini saya tidak lagi akan menggunakan penomeran untuk tutorial Inventor. Karena saya anggap memang sudah tidak perlu lagi berurutan.

Jika anda ingin mencetak gambar assembly, caranya sama persis dengan mencetak parts. Anda dapat mengaturnya pada drawing. Bicara soal representasi assembly, anda mungkin ingin gambar assembly anda ditampilkan secara exploded. Alias partnya dilepas-lepas, namun tetap merepresentasikan bagaimana posisi part itu pada assembly. Di Inventor, anda dapat melakukannya dengan exploded view.

Pastikan bahwa project anda tutorial_files. Buatlah file baru dengan menggunakan template standard (mm).ipn.

Dari panel bar, klik create view. Inventor akan membuka dialog untuk memilih file. Pilihlah assembly yang anda buat pada latihan sebelumnya. Untuk explosion method, pilihlah manual. Automatic dapat anda coba sendiri untuk beberapa assembly lain kelak. Seringkali automatic memberikan hasil yang tidak sesuai dengan yang anda harapkan.

Sekarang pilihlah tweak component dari panel bar. Perhatikan bahwa sekarang yang aktif adalah direction. Klik pada bagian atas dari nozzle. Sekarang anda telah mendefenisikan sumbu X, Y, dan Z untuk komponen tersebut.

Selection yang aktif berpindah ke part. Pilihlah part nozzle.

Perhatikan arah axis yang anda tetapkan. Kita akan menggesernya pada sumbu Z, pastikan Z yang aktif. Ketikkan 150 di bawah tombol ini, dan tekan [enter]. Ganti orientasi dengan mengklik tombol X. Ketik 75, lalu tekan Enter. Klik clear untuk mereset selection.

Lakukan hal yang sama untuk knob. Pindah ke atas sejauh 75 mm.


Terakhir, untuk part assy_link. Kita tidak dapat melihatnya karena di dalam body. Tidak masalah. Letakkan saja direction pada nozzle. Lalu pilih part tersebut melalui browser. Gerakkan keluar (arah Z) sejauh 150 mm.

Simpanlah file ini, jangan ditutup dulu. Buatlah file drawing baru. Insert file ipn yang baru anda buat ke drawing tersebut sebagai base view.


Agar lebih menarik, kita akan coba juga tambahkan baloon. Aktifkan panel annotation.

Aktifkan auto balloon (klik segitiga kecil di sebelah balloon).


Klik base view yang baru anda buat. Pilihlah setiap part, bisa dengan mengklik satu-persatu atau mengklik dan dragnya. Part yang terpilih akan di highlight.

Klik placement pada dialog, lalu ubah placementnya menjadi around. Gerakkan pointer anda sampai lokasi baloon ada sesuai, lalu klik mouse anda.


Terakhir, klik part list dari panel bar. Pilihlah base view anda. Klik OK.
Letakkan tabel part list anda di sudut title block.


Kembalilah ke file ipn anda. Klik animate pada panel bar. Klik play button untuk melihat animasinya. Anda dapat juga mengklik record untuk menyimpannya ke file video. Ini sangat menyenangkan jika anda butuh membuat presentasi bukan?







  • Ahmad B.

    wah keren nih artikelnya… thank bgt ya… lumayan ngebantu belajar inventor

  • ali

    Artikelny bagus bgt Mas Edo…,,saya pribadi baru mulai belajar inventor,dan artikel ini sangat2 membantu bagi saya,saya akan terus mempraktekkannya…