Bag. 9 – Placed Features

Untuk melengkapi desain part Inventor, anda dapat menambahkan pada part anda dengan placed features.

Placed feature adalah feature yang diberikan pada part yang ada, tanpa membuat sketch. Ada beberapa jenis placed features, seperti hole, fillet, chamfer, shell, dan sebagainya. Meskipun fitur-fitur ini memiliki fungsi yang berbeda, namun cara penggunaannya sebetulnya mirip. Jika anda selalu mengikuti rambu-rambu yang diberikan Inventor, anda akan selamat sampai di tujuan!

Inilah langkah-langkah yang perlu anda perhatikan:

Setiap placed feature akan membuka sebuah kotak dialog. Perhatikan bahwa selection akan aktif secara default pada pilihan yang harus anda pilih.

Selection ini berwarna merah, artinya anda belum memilih apapun. Pada tool hole, anda harus memilih face yang akan dilubangi. Klik pada gambar face tersebut. Pada beberapa tool, anda hanya dapat memilih satu selection sekali waktu. Untuk tipe ini, selection akan berwarna putih dan berpindah ke selection berikutnya. Di fitur lain, anda dapat memilih beberapa selection sekaligus, dan selection hanya berubah warna menjadi putih. Anda harus mengklik sendiri selection selanjutnya. Jika anda tidak memilih apapun (panah selection tetap merah), tombol OK akan berwarna abu-abu, dan tidak dapat di klik.

Dialog placed feature memiliki beberapa option. Umumnya dilengkapi dengan simbol grafis sehingga mempermudah anda untuk mengetahui jenis pilihan yang tersedia. Jika anda masih ragu, biarkan pointer mouse anda beberapa waktu. Tooltips akan muncul dan memberikan keterangan tambahan tentang option tersebut.

Seringkali pilihan pada dialog Inventor tersembunyi. Anda harus mengklik tanda >> untuk melihat pilihan lainnya. Perhatikan juga pada TAB yang ada pada dialog tersebut. Perhatikan dan pelajari satu-persatu dan jangan terburu-buru dalam mengisi option yang ada.

Inventor akan selalu menunjukkan preview bagaimana bentuk feature anda dengan option yang anda pilih. Setelah anda yakin, anda dapat mengklik OK.

Sekarang kita akan lihat secara sepintas beberapa placed features.

Hole Feature
Hole feature digunakan untuk membuat lubang. Meskipun anda dapat membuat hole dengan membuat sketch dan mengextrudenya sebagai cut, hole memiliki beberapa kelebihan. Antara lain, anda dapat menggunakan ukuran lubang standard dan simbol thread. Ukuran ini juga akan langsung dikenali Inventor saat anda membuat anotasi gambar untuk di sheet kelak.


Shell
Shell digunakan untuk membuat ‘kulit’ dari desain part anda.


Fillet
Fillet digunakan untuk membuat sudut bulat/fillet pada desain anda.

Chamfer
Chamfer, sama seperti fillet digunakan untuk memodifikasi sudut part anda. Hanya saja jika fillet berbentuk lengkung, chamfer berbentuk bevel.


Rasanya setelah anda menguasai sketch, constraint, workplane, dan keberanian untuk mengutak-atik placed feature, anda sudah memiliki bekal cukup banyak untuk mulai membuat desain part anda sendiri. Banyaknya parameter pada placed feature, tidak mungkin dibahas seluruhnya. Lagipula, jika anda menemukannya sendiri, biasanya anda akan ingat lebih lama ketimbang anda mempelajarinya melulu dengan mengikuti materi yang ada.

Selamat mencoba!