Bag. 10 – Inventor Drawing

Setelah anda selesai membuat desain part, anda akan butuh untuk merepresentasikannya dalam bentuk cetak. Untuk membuat drawing, anda perlu membuat satu file drawing. Inventor memiliki dua jenis file drawing, yaitu .idw (Inventor Drawing) dan .dwg (siapa yang tidak tahu format file ini?). idw merupakan native file Inventor, sementara dwg belum lama ini ditambahkan juga oleh Autodesk. Tidak ada masalah yang mana yang anda gunakan, proses penggunaannya dan hasilnya sama saja. Bedanya, tentu, dwg dapat anda buka di AutoCAD tanpa konversi format file lagi.

Buatlah sebuah file drawing baru. Pada contoh ini saya membuat file baru dengan template ISO.idw. Anda akan melihat satu sheet, secara default template ISO membuat satu sheet berukuran A3.


Perhatikan bahwa anda juga akan melihat tools yang berbeda pada panel.

Untuk pertama kali, anda harus membuat base view. Base view merupakan gambar yang menjadi acuan dari gambar proyeksi lainnya. Aktifkan base view dari panel.

Pada dialog yg terbuka, explorelah file part yang ingin anda tampilkan. Saya ambil dari project samples yang terinstall pada instalasi Inventor. Part yang saya pilih adalah part basevssource.ipt.

Setelah part tersebut anda load, gerakkan pointer anda pada sheet. Jangan klik terlebih dahulu! Anda mungkin harus menggeser dialog drawing view agar tidak menutupi sheet anda.

Default dari view adalah Front (XY). Kali ini saya tidak ingin view front ini sebagai base view. Gantilah pada dialog, view menjadi Top.


Pastikan pada scale skala anda 1:1. Untuk part yang lebih besar, mungkin anda perlu menggantinya kelak. Tapi kali ini 1:1 cukup baik.


Gerakkan kembali pointer anda ke atas sheet. Posisikan drawing sampai pada posisi yang anda inginkan. Klik mouse anda. Kotak dialog akan segera tertutup, dan drawing anda sudah diletakkan pada sheet.

Sekarang kita akan tambahkan projected view, yaitu view yang diproyeksikan dari base view. View ini akan berkaitan dengan base view yang anda buat sebelumnya. Aktifkan projected view, pilih base view pada sheet. Gerakkan pointer ke atas, setelah drawing frame sesuai pada posisinya, klik mouse anda. Gerakkan pointer ke kanan untuk meletakkan projected view ke dua, klik mouse lagi. Sekarang klik kanan, dan pilih create dari context menu.

Mudah saja bukan?

Setelah itu anda dapat menambahkan view lain. Saya anjurkan untuk mencoba-coba tools yang ada. Saya yakin cukup mudah untuk dipelajari sendiri.

Sebagai contoh, section. Aktifkan section, dan pilihlah gambar di kiri atas gambar anda. Tariklah garis section, dan klik kanan. Pilih continue dari context menu. Periksalah option pada dialog yang muncul. Jika telah sesuai, letakkan pada bagian sheet yang kosong.







  • Kasiyanto

    Sama-sama belajar Inventor