Bag. 1 – Dasar Membuat Part Mekanikal

Pada bagian ini, kita akan mencoba mengenali proses dasar dalam membuat part di Inventor.

Buatlah sebuah project baru agar part ini tidak bercampur dengan part dari project lain. Lebih detail tentang project, bisa dilihat di sini.

  • Klik Projects… pada kotak dialog open. Lalu klik new pada kotak dialog project.
  • Pilihlah ‘new single user project’, lalu klik next.
  • Berikan nama project ‘training’, ubahlah lokasi foldernya jika perlu. Klik Finish.
  • Jika Inventor menanyakan konfirmasi untuk membuat folder baru, Klik Yes.
  • Klik ganda project training dari daftar yang ada. Saat project aktif, anda akan melihat tanda centang (check) di sebelah nama project. Klik done pada kotak dialog project.

Saat anda kembali ke kotak dialog open, klik new pada bagian quick launch.

Untuk memastikan anda membuat part dalam ukuran metric, klik TAB metric pada dialog new file. Pilih template ‘standard (mm).ipt’. Klik OK.

Template dengan extension ipt (Inventor Part) adalah template untuk membuat part. Jika anda ingin membuat assembly kelak, anda akan menggunakan template dengan extension iam (Inventor Assembly). Setiap desain yang akan anda buat memiliki template sendiri. Anda akan mengenal template lainnya kelak.

Secara default, Autodesk akan langsung membuat satu sketch pada drawing. Kita akan mencoba melakukan sketch dasar dengan menggunakan sistem koordinat di Inventor. Klik dari Inventor menu, View> Toolbar> Inventor Precise Input.

Aktifkan line dari panel bar.
Ketikkan 0 (nol) pada field X, 0 pada field Y, [enter]. Sebuah titik koordinat akan didefenisikan pada titik 0,0 koordinat global.

Klik precise delta untuk mengaktifkannya. Jika anda tidak menggunakan precise delta, berarti anda seperti menggunakan koordinat global di AutoCAD, sementara dengan precise delta, seperti anda menggunakan koordinat relatif dengan format @x,y.

Berikan koordinat X dan Y berturut-turut seperti pada list berikut, dan tekan [enter] setiap anda selesai mengisi nilai X dan Y.
X: 10 Y:0,
X:0 Y:10,
X:-4 Y:0,
X:0 Y:-6,
X:-6 Y:0,
X:0 Y:-4.

Seharusnya gambar anda telah membentuk sket tertutup. Tekan [esc] untuk mengakhiri
line. Klik kanan di bagian kosong area drawing, klik finish sketch.

Inventor akan kembali ke part modeling. Tekan [F6] untuk melihat isometrik dari gambar anda. Pilih extrude dari panel bar. Berikan tinggi extrusion 15 mm. Klik OK.

Anda baru saja menyelesaikan satu part feature. Sekarang kita akan coba menambahkan satu part feature lagi.
Tekan dan tahan [F4], klik putarlah gambar anda sampai kurang lebih anda dapat melihat seperti ini.
Kita akan mengubah sedikit option untuk langkah berikutnya. Akseslah menu tools>application option. Klik TAB sketch, dan pastikan ‘autoproject edges for sketch creation and edit’ aktif. Klik OK.

Klik sketch dari toolbar Inventor.
Klik face/muka dari objek seperti pada gambar berikut.

Tekan [page up] untuk mengaktifkan look at. Look at akan memutar orientasi gambar anda. Klik face yang sama dengan yang anda pilih sebelumnya.

Aktifkan line, kita akan mencoba menggambar dengan cara lain, tidak dengan precise input. Snap di garis paling atas, sedikit ke kanan dari sisi paling kiri. Sebagai gambaran, kita akan membuat gambar seperti ini.

Jangan khawatirkan ukuran persisnya. Tariklah garis ke bawah, pastikan anda melihat simbol constraint perpendicular sebelum mengklik titik koordinat berikutnya. Lanjutkan sampai selesai.

Aktifkan general dimension. Kita akan membuat dimension constraint untuk memperoleh ukuran yang akurat.
Pilihlah garis yang anda buat sebelumnya. Letakkan garis dimensi di sebelah garis tersebut. Klik garis dimensi untuk mengubah ukurannya. Berikan ukuran 4 x 10 mm. Gunakan image berikut sebagai petunjuk (Jika anda tidak melihat animasi, klik gambar berikut untuk melihatnya).


Aktifkan constraint vertical.

Pilihlah mid point dari garis horizontal yang anda buat, dan garis horizontal paling atas. (Jika anda tidak melihat animasi, klik gambar berikut untuk melihatnya).

Tekan [esc] untuk mengakhiri constraint vertical.
Klik kanan, pilih finish sketch.

Kembali lihat bentuk isometrik dari model anda.

Aktifkan extrude. Pilihlah profile seperti gambar berikut.
Ubahlah mode extrude dari join menjadi cut, dan distance menjadi 2.

Jika anda tidak melihat arah extrude memotong model anda, klik tombol direction untuk mengubah arah extrude. Klik OK.







  • DIO

    OM,TULUNG,,

    SAYA CARIKAN TUTORIAL AUTOCAD DUNK OM…

    ADA TUGAS BANYAK NIE..DARI DOSEN Q…

    TULUNG DUNK OM…

    SAYA TUNGGU…

    BALEZ DI EMAIL GW YAH…

  • iren

    om bantulah orang ini……..
    setiap kali gambar semua constraint ga mau ngunci, jadi swaktu di extrude ato di loft menu operasi ga mau kluar, trus suka rusak gambarnya. walhasil aqk harus gambar dari pertama lagi.

    mohon dibimbing…..

  • http://shammalacca@yahoo.com sham

    good….

  • Jefrikojongian

    Mr. Author, punya buku Pelajaran Inventor buat yang benar2 pemula gak ? yang dilengkapi dengan pengertian dari masing-masing command (bisa membimbing sampai benar2 paham)………please…..contact me at jefrikojongian@rocketmail.com