Autodesk Inventor Project

Project di Inventor pada dasarnya digunakan untuk manajemen folder. Karena saat bicara soal assembly, anda akan memiliki beberapa parts yang disimpan dalam file-file terpisah. Untuk assembly yang kompleks, anda bisa memiliki ratusan parts dalam satu assembly. Jika anda tidak me-manage folder ini dengan project, bayangkan berapa file parts jika anda membuat beberapa assembly dalam satu folder saja!

Tentu mencari part yang cocok untuk masing-masing assembly akan sangat merepotkan. Belum lagi hal ini juga mengakibatkan lamanya membuka kotak dialog open.


Cobalah pilih project-project yang berbeda di kotak dialog open. Jika anda sedang membuka file, tutuplah file terlebih dahulu. Anda tidak dapat berpindah project saat membuka file dari project lain. Seharusnya anda miliki beberapa project sample dan tutorial. Perhatikan bahwa mengubah project akan membuka folder yang berbeda.

Selain folder desain, ada beberapa hal lain yang juga diatur oleh project. Klik tombol project pada kotak dialog open.


Jika anda menggunakan vault untuk manajemen project, anda dapat mengintegrasikan project dengan Autodesk Vault. Berarti anda dapat memberikan akses pada user tertentu dalam mengerjakan project (mudah-mudahan saya akan sempat membahas Vault kelak).
Anda juga dapat membuat setting folder yang berbeda untuk design data, template, dan content center. Sehingga anda dapat mendefenisikan template, style, dan library yang berbeda untuk setiap project. Jika anda sering menggunakan standard yang berbeda, tentu hal ini akan sangat membantu.

Anda juga dapat mendefenisikan file yang disertakan dari project lain, misalnya sub-assembly yang akan anda assembly dengan desain anda sekarang.







  • DICKY

    bagaimana cara untuk mendapatkat sertifikat resmi dari autodesk sehingga saya berhak mengajarkan autodesk inventor.

    • http://tentangcad.com Edo

      Ya harus terdaftar sebagai karyawan ATC dulu :)